By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pemkab Pati Aktifkan Inspeksi SPPG Demi Keamanan MBG
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemkab Pati Aktifkan Inspeksi SPPG Demi Keamanan MBG

MBGTerkini

Pemkab Pati Aktifkan Inspeksi SPPG Demi Keamanan MBG

Adrian
By
Adrian
4 months ago
Share
4 Min Read
Foto : Ilustrasi MBG (Sumber : Inversi.id)
Foto : Ilustrasi MBG (Sumber : Inversi.id)
SHARE

Inversi Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru dengan penguatan pengawasan di tingkat daerah. Pemerintah Kabupaten Pati secara resmi mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) MBG guna memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi sesuai dengan regulasi ketat yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Contents
Inspeksi Mendadak: Komitmen Penegakan Standar di PatiSinergi Pesantren dan Tata Kelola yang AkuntabelSinkronisasi Nasional: Larangan Intervensi dan Pengawasan BerlapisMenjaga Sentimen Positif Publik di Angka 72,8 Persen

Langkah ini diambil untuk menjaga integritas program di tengah target ambisius pemerintah menjangkau 82,3 juta penerima manfaat pada akhir tahun ini.

Inspeksi Mendadak: Komitmen Penegakan Standar di Pati

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa pengaktifan Satgas MBG merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan transparansi dan kualitas pangan yang terjaga.

Saat meresmikan SPPG Yayasan Masda Putra Abadi di Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo, Jumat (6/2/2026), Chandra menginstruksikan jajarannya untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara berkala.

“Kami akan melakukan sidak ke SPPG-SPPG yang dilaporkan masyarakat. Pengawasan ini penting untuk memastikan bahwa standar nutrisi, sanitasi, dan manajemen operasional berjalan tanpa penyimpangan,” tegas Chandra.

Ia memberikan apresiasi khusus terhadap SPPG Yayasan Masda Putra Abadi yang dinilai telah memenuhi kriteria ideal, mulai dari sarana pengolahan yang modern hingga sistem pembuangan air limbah yang higienis. Selain aspek teknis, SPPG ini juga didorong menjadi model teladan dalam pemanfaatan bahan baku lokal guna menggerakkan ekonomi kerakyatan di sekitar unit pelayanan.

Sinergi Pesantren dan Tata Kelola yang Akuntabel

Keterlibatan institusi pendidikan berbasis agama seperti Pondok Pesantren Maslakhul Huda dalam mengelola SPPG memberikan dimensi baru dalam program ini.

Pengasuh pondok sekaligus Rektor IPMAFA, Abdul Ghaffar Rozin, menekankan bahwa SPPG merupakan representasi pengabdian masyarakat yang harus dijaga marwahnya.

“SPPG ini adalah wajah pesantren dan kampus. Apa yang diterima dari pemerintah harus dibelanjakan sebaik-baiknya untuk penerima manfaat melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel,” ujar Rozin.

Baca Juga :

Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Kota Bogor 2025, Anak Muda Mendominasi
Dengerin Ini, Hidup Makin Seru! Playlist Musik Anak Muda 2025

Dirinya juga menggarisbawahi pentingnya mitigasi risiko keamanan pangan, mulai dari verifikasi bahan baku hingga rantai distribusi ke sekolah-sekolah.

Sinkronisasi Nasional: Larangan Intervensi dan Pengawasan Berlapis

Ketegasan di tingkat lokal Pati sejalan dengan instruksi pusat dari Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. Dalam forum sosialisasi nasional, Nanik mengingatkan bahwa mitra SPPG dilarang keras mengintervensi otoritas Pengawas Gizi, terutama dalam penyusunan menu.

BGN menerapkan sistem pengawasan “Tiga Pilar”:

  • Pengawas Gizi: Memegang kendali penuh atas standar nutrisi dan higienitas.
  • Pengawas Keuangan: Memastikan anggaran Rp10.000 per porsi terserap optimal untuk bahan baku berkualitas.
  • Asisten Lapangan: Mengawal kelayakan infrastruktur dan alat dapur di lapangan.

Nanik memperingatkan bahwa penyimpangan anggaran atau penggunaan bahan baku berkualitas rendah (nomor dua) akan berujung pada sanksi penghentian operasional (suspend). Hal ini merujuk pada beberapa insiden keamanan pangan di Magelang dan Boyolali yang dipicu oleh ketidaklayakan peralatan penyimpanan (chiller) dan rendahnya disiplin higienitas.

Menjaga Sentimen Positif Publik di Angka 72,8 Persen

Dinamika pengawasan yang ketat di daerah seperti Pati dan Bukitmalintang merupakan upaya nyata untuk menjaga kepercayaan publik. Berdasarkan survei Indikator Politik per Januari 2026, sebanyak 72,8 persen penerima manfaat menyatakan puas dengan program MBG.

Namun, pengamat politik dan Founder Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, mencatat bahwa angka kepuasan tersebut bersifat dinamis. “Tingkat kepuasan masyarakat sangat bergantung pada kemampuan otoritas, baik pusat maupun daerah, dalam mengelola isu-isu negatif seperti potensi keracunan atau penurunan kualitas pangan,” jelasnya.

Dengan diaktifkannya Satgas di berbagai daerah dan peningkatan peran aktif tokoh masyarakat serta akademisi, pemerintah optimistis bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya akan mencapai target kuantitatif 82,3 juta jiwa, tetapi juga menjadi standar baru bagi pemenuhan gizi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
TAGGED:InspeksiMBGPATIPemkabPemkab PatiSPPG
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyerukan agar mitra tidak lepas tanggung jawab terhadap pelaksanaan operasional dapur Satuan Pelaksana Pelayanan Gizi (SPPG) (Sumber : bgn.go.id) BGN Pastikan Transparansi Anggaran dan Kualitas Nutrisi Program MBG
Next Article Menlu RI Kecam Langkah Israel di Tepi Barat, Dinilai Percepat Aneksasi Ilegal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

4 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index