By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Kirab Budaya Batu Tulis 2026, Mahkota Binokasih Jadi Sorotan di Kota Bogor
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kirab Budaya Batu Tulis 2026, Mahkota Binokasih Jadi Sorotan di Kota Bogor

Travel

Kirab Budaya Batu Tulis 2026, Mahkota Binokasih Jadi Sorotan di Kota Bogor

Jack
By
Jack
4 weeks ago
Share
3 Min Read
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyambut Mahkota Binokasih Sanghyang Paké di Bale Pakuan Padjadjaran, Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Mahkota Binokasih Sanghyang Paké tiba di Bale Pakuan Padjadjaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/5/2026), sebagai bagian dari rangkaian Kirab Budaya ke-6 bertajuk “Nitis Wanci Batu Tulis” yang akan berlangsung pada Jumat (8/5/2026) malam.

Kedatangan pusaka bersejarah tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor. Rombongan pembawa mahkota berasal dari Karaton Sumedang Larang yang turut mengawal salah satu simbol penting peradaban Sunda itu.

Dedie mengatakan kehadiran Mahkota Binokasih Sanghyang Paké menjadi momen bersejarah bagi Kota Bogor karena memiliki hubungan erat dengan perjalanan Kerajaan Pajajaran dan Karaton Sumedang Larang.

“Bogor mendapatkan sebuah kesempatan yang istimewa, karena memang kedekatan antara Bogor dengan Sumedang, terlebih lagi dengan kesejarahan dan juga latar belakang bahwa pada saat Kerajaan Pajajaran berpindah ke Sumedang, beberapa artefak, termasuk benda-benda prasasti sejarah, semuanya sekarang ada di Karaton Sumedang Larang,” kata Dedie.

Ia menjelaskan Mahkota Binokasih Sanghyang Paké merupakan lambang kebesaran Kerajaan Pajajaran yang dahulu digunakan oleh para raja Sunda. Pusaka tersebut terbuat dari emas 18,8 karat dengan berat sekitar delapan kilogram.

Mahkota itu juga dikenal sebagai salah satu peninggalan penting dalam sejarah Tatar Sunda yang memiliki nilai budaya tinggi. Berdasarkan penelitian Kementerian Kebudayaan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, usia mahkota tersebut disebut sezaman dengan era Kerajaan Majapahit.

Menurut Dedie, kehadiran Mahkota Binokasih di Kota Bogor menjadi pengingat akan panjangnya perjalanan peradaban Sunda yang sarat nilai sejarah dan budaya.

Ia berharap Kirab Budaya “Nitis Wanci Batu Tulis” dapat mempererat hubungan antardaerah di Jawa Barat sekaligus menumbuhkan semangat pelestarian budaya Sunda di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Gumaran Pati Mahapatih Karaton Sumedang Larang Rd. Lily Jamhur Soemawilaga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kota Bogor terhadap rombongan pengawal Mahkota Binokasih Sanghyang Paké.

Baca Juga :

Arti Mimpi Bertemu dengan Pacar yang Sudah Meninggal
Daftar Pimpinan Negara Dunia yang Ucapkan Selamat kepada Prabowo

“Ini merupakan sebuah momentum magis. Dengan adanya Kirab Milangkala Tatar Sunda ini, akan muncul fenomena baru, bagaimana keberadaan Mahkota Binokasih Sanghyang Paké bisa kembali mengikat tali kekerabatan di antara kita, bahwa kita merupakan satu saudara,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan budaya tersebut mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sejarah, budaya, dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

Kirab Budaya ke-6 “Nitis Wanci Batu Tulis” dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam mulai pukul 19.30 WIB. Rute kirab dimulai dari Museum Pajajaran Batutulis hingga menuju Lawang Suryakancana, Kota Bogor.

You Might Also Like

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang
Senja di AWT 2026 Sajikan Wisata Alam, Budaya, hingga Fashion Show Anak Muda
Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia
BBTF 2026 Jadi Ajang Promosi Destinasi Wisata Indonesia ke Dunia
Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Saat Idul Adha, Pendaki Ilegal Diincar
TAGGED:BogorKirab BudayaMahkota Binokasih
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Dapur Program Makanan Bergizi (MBG) (Sumber : https://bgn.go.id/) Unhas Proyeksikan Diri! Pusat Unggulan Logistik Program MBG Indonesia Timur
Next Article ASEAN Belum Sepakat Soal Pemilu Myanmar, Krisis Politik Jadi Sorotan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Tiga Juta Penumpang Diperkirakan Padati Bandara Saat Libur Idul Adha 2026

1 week ago
Travel

Libur Idul Adha 2026, Ancol Dipadati Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

1 week ago
Travel

Pemkot Bandung Percepat Penataan Bandung Zoo, Lelang Ulang Ditarget Rampung Akhir Mei

1 week ago
Travel

Kemenpar Siapkan 136 Mooring Buoy demi Jaga Status UNESCO Raja Ampat

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index