By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Kemenpar Siapkan 136 Mooring Buoy demi Jaga Status UNESCO Raja Ampat
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemenpar Siapkan 136 Mooring Buoy demi Jaga Status UNESCO Raja Ampat

Travel

Kemenpar Siapkan 136 Mooring Buoy demi Jaga Status UNESCO Raja Ampat

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
3 Min Read
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Pariwisata berencana memasang sebanyak 136 mooring buoy atau pelampung tambat di kawasan Raja Ampat sebagai langkah menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempertahankan status UNESCO Global Geopark.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pemasangan pelampung tambat dilakukan untuk melindungi ekosistem terumbu karang yang selama ini rentan rusak akibat aktivitas kapal wisata, khususnya kapal penyelam.

“Itu untuk menjaga sistem ekonomi dari terumbu karang di sana, karena sekarang itu banyak sekali kapal berlayar di sana untuk diving tapi jangkarnya di mana-mana,” kata Widiyanti usai mengikuti Rakornas Pariwisata 2026 di Jakarta, Rabu.

Menurut Widiyanti, hasil peninjauan yang dilakukan sebelumnya menunjukkan masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibenahi bersama oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian/lembaga terkait, hingga pelaku industri pariwisata setempat.

Salah satu fokus utama yakni penguatan daya dukung destinasi wisata perairan di Raja Ampat, terutama karena tingginya aktivitas wisata diving dan lalu lintas kapal di kawasan tersebut.

Selain masalah jangkar kapal, isu sampah juga menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjaga keberlanjutan destinasi wisata unggulan Indonesia itu.

Widiyanti menyebut pemerintah tengah berupaya mencegah kapal-kapal yang singgah di Raja Ampat membuang sampah sembarangan ke laut. Ia juga mendorong pengelola kawasan dan pemerintah daerah memasang jaring di area sungai guna mengurangi sampah yang masuk ke wilayah daratan dan pesisir.

“Itu butuh usaha yang luar biasa dan pasti biaya juga operasionalnya. Jadi perlu distrategikan bersama, ini karena sampah kan isu nasional sekarang. Jadi kita mendata dan mudah-mudahan ke depan kita bisa membangun pariwisata di Raja Ampat secara bertanggung jawab,” kata dia.

Sebelumnya, Widiyanti juga menegaskan bahwa status UNESCO Global Geopark bukan sekadar pengakuan internasional, melainkan bentuk komitmen jangka panjang terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Baca Juga :

Tim Penyidik Kejati Jabar Geledah Gedung Pemkab Karawang, Terkait Dugaan Rusilagh Tanah Pemkab dengan PT Intiland
Marinir TNI AL Matangkan Akurasi Tembakan untuk Tampil Maksimal di RIMPAC 2026

Karena itu, menurutnya, sinergi antara perlindungan alam, penguatan tata kelola kawasan, dan pemberdayaan masyarakat lokal menjadi kunci agar manfaat pariwisata dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga masa depan Raja Ampat sebagai salah satu destinasi wisata terbaik dunia.

“Tugas kita bersama untuk Raja Ampat adalah memastikan keindahan ini tetap hidup, lestari, dan memberi manfaat bagi generasi hari ini maupun masa depan,” katanya.

Sementara itu, tim asesor dari UNESCO dijadwalkan datang ke Indonesia pada Agustus 2026 untuk melakukan validasi ulang terhadap status geopark Raja Ampat.

Proses tersebut dinilai sangat penting guna memastikan Raja Ampat tetap mempertahankan status UNESCO Global Geopark sebagai destinasi wisata kelas dunia.

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara
TAGGED:kemenparMenteri Pariwisata
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Baim Wong Buka Suara soal Film Semua Akan Baik-Baik Saja Disebut Menipu Penonton
Next Article Pengamat: Penyesuaian BBM Non-Subsidi Wajar Mengikuti Pasar, APBN Fokus Lindungi Rakyat Kecil
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

2 weeks ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Event

Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index