By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

Jack
By
Jack
5 days ago
Share
5 Min Read
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa bersama Gubernur Bali Wayan Koster tinjau pameran perjalanan wisata BBTF 2026 di Badung. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatan selama tiga hari dengan capaian transaksi yang diperkirakan mencapai Rp6,9 triliun. Pameran industri pariwisata terbesar di Indonesia tersebut kembali menjadi ajang strategis untuk mempertemukan pelaku wisata nasional dengan pembeli dari berbagai negara.

Ketua Panitia BBTF 2026, I Putu Winastra, mengatakan nilai transaksi yang tercatat memang menjadi indikator positif, namun keberhasilan sebuah pameran pariwisata tidak hanya diukur dari nominal bisnis yang dihasilkan selama acara berlangsung.

“Perkiraan nilai transaksi sebesar Rp6,9 triliun, meskipun ini hasil yang menggembirakan tapi nilai transaksi saja tidak menggambarkan keberhasilan pasar perjalanan, dampaknya terus berlanjut melalui perjanjian bisnis, ekspansi pasar, kemitraan strategis, pengembangan produk, dan peningkatan arus pengunjung ke Indonesia,” kata Ketua Panitia BBTF 2026 I Putu Winastra di Kabupaten Badung, Sabtu.

Winastra yang juga menjabat sebagai Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali menjelaskan bahwa selama penyelenggaraan BBTF pada 28-30 Mei 2026, pasar Asia dan Australia masih menjadi penyumbang terbesar dalam transaksi pembelian paket wisata maupun kerja sama bisnis.

Selain itu, ajang tersebut juga berhasil membuka peluang baru dari kawasan Afrika Selatan yang mulai menunjukkan minat tinggi terhadap destinasi wisata Indonesia.

“Dari Afrika Selatan beberapa negara datang ke sini, mereka sangat kagum dengan situasi seperti ini, melihat Bali masih tetap menjadi destinasi yang aman dan menarik untuk dikunjungi,” ujarnya.

Meski mengalami penurunan dibandingkan capaian BBTF 2025 yang membukukan transaksi Rp7,84 triliun, angka tahun ini dinilai masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan penyelenggara.

Menurut Winastra, perubahan tren pasar menjadi salah satu faktor yang memengaruhi capaian transaksi. Jika sebelumnya fokus utama penjualan banyak diarahkan ke pasar jarak jauh seperti Eropa dan Amerika, kini perhatian lebih banyak tertuju ke kawasan Asia Pasifik sebagai respons terhadap dinamika geopolitik global.

Selain menghasilkan transaksi bisnis yang signifikan, BBTF 2026 juga memberikan gambaran mengenai kondisi industri pariwisata saat ini. Penyelenggara mencatat setidaknya ada tiga realitas yang terlihat selama pameran berlangsung.

Baca Juga :

Loyalis Jokowi: Bukan Rahasia Umum Ada Syarat Staycation Demi Perpanjangan Kontrak
AI Dijadikan Modus Penipuan Voice Phishing Ala Customer Service, Gunakan Suara Mirip Robot

Pertama, tingkat kepercayaan wisatawan internasional terhadap Bali dan Indonesia masih terjaga di tengah ketatnya persaingan destinasi wisata dunia. Kedua, ekspektasi pelaku industri perjalanan terus berkembang dengan tuntutan profesionalisme yang semakin tinggi. Ketiga, daya saing destinasi ke depan akan sangat bergantung pada kesiapan dalam menghadapi perubahan tren pasar global.

Keberhasilan penyelenggaraan BBTF 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. Ia menilai pameran tersebut berhasil menampilkan wajah pariwisata Indonesia yang lebih beragam dan tidak hanya berpusat pada Bali.

Dalam ajang tersebut, berbagai destinasi wisata dari luar Bali turut diperkenalkan kepada operator tur internasional yang berasal dari 44 negara.

“BBTF ini luar biasa karena tidak hanya menjual Bali, kalau orang bilang bahwa jangan Bali, Bali, Bali terus, ini saya melihat bagaimana destinasi-destinasi di luar Bali, ada NTB, Belitung, tadi desa-desa wisata dari berbagai daerah dibawa oleh BI, kemudian provinsi lain Jakarta, Manado, luar biasa sekali ini menunjukkan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan kelas dunia,” tuturnya.

Ni Luh Puspa juga mengapresiasi kreativitas pelaku industri wisata Indonesia yang mampu menawarkan beragam paket perjalanan menarik sehingga berhasil menghasilkan nilai transaksi yang besar selama pameran berlangsung.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menilai BBTF telah menjadi salah satu instrumen promosi yang efektif dalam memperkuat daya tarik sektor pariwisata Bali dan Indonesia secara keseluruhan.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi Bali akan memberikan dukungan lebih besar pada penyelenggaraan BBTF ke-13 yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mendatang. Bahkan, Koster berharap seluruh kabupaten dan kota di Bali dapat terlibat aktif untuk mempromosikan potensi wisata masing-masing.

“Siapkan dari sekarang, evaluasi apa yang kurang, tahun 2027 harus lebih kaya kontennya, saya akan dukung, kolaborasikan dengan bupati/wali kota supaya lebih lebih merasa bertanggung jawab terhadap pariwisata Bali jangan cuma menjadi penikmat PHR saja,” ujar Koster.

Dengan capaian transaksi yang tetap tinggi dan semakin luasnya pasar yang dijangkau, BBTF 2026 kembali menegaskan perannya sebagai salah satu ajang promosi pariwisata Indonesia yang berpengaruh di tingkat internasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan kunjungan wisatawan pada masa mendatang.

You Might Also Like

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar
Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu
Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia
Denpasar Fashion Street 2026 Angkat Kain Perca Jadi Fashion Elegan dan Bernilai Tinggi
Bank Sumut Sponsori AFF U19/2026, Erick Thohir: Komitmen Nyata Bangun Talenta Muda Indonesia
TAGGED:BaliPameranTravelTravel Fair
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article KNVB Berbagi Ilmu di Timika, Pelatih dan Talenta Muda Papua Dapat Pelatihan Khusus
Next Article Timnas Indonesia Masuk EA Sports FC, Erick Thohir Sebut Industri Olahraga Naik Kelas
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Event

Rupiah Borobudur Playon 2026 Targetkan 4.000 Pelari di Kawasan Candi Borobudur

1 week ago
Event

Pemkab Kudus Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Caping Kalo 2026

2 weeks ago
Event

Jateng Fair 2026 Targetkan 300 Ribu Pengunjung, Hadirkan Konser hingga Zona MMA

2 weeks ago
Event

Pemkab Tanah Laut Andalkan Trail Run Batakan untuk Promosi Wisata Alam

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index