By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pemkab Kudus Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Caping Kalo 2026
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemkab Kudus Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Caping Kalo 2026

Event

Pemkab Kudus Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Caping Kalo 2026

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
4 Min Read
Tari Lajur Caping Kalo.
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Kabupaten Kudus terus berupaya menjaga kelestarian budaya lokal melalui penyelenggaraan Festival Tari Lajur Caping Kalo 2026 tingkat kabupaten yang digelar di Alun-alun Kudus, Jawa Tengah, Minggu.

Festival budaya tersebut menjadi salah satu langkah nyata untuk mempertahankan eksistensi kerajinan caping kalo sekaligus mengenalkan tari tradisional khas Kudus kepada generasi muda.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Teguh Riyanto, mengatakan kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga eksistensi kerajinan caping kalo sekaligus memperkenalkan tari khas daerah kepada generasi muda,” kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Teguh Riyanto di Alun-alun Kudus, Jawa Tengah, Minggu.

Ia menjelaskan festival tersebut menjadi wadah apresiasi sekaligus pengembangan kreativitas seni tari tradisional, baik untuk kalangan pelajar maupun masyarakat umum.

“Festival ini bertujuan melestarikan dan memperkenalkan Tari Lajur Caping Kalo, khususnya caping kalo sebagai warisan budaya tak benda Kabupaten Kudus kepada generasi muda dan masyarakat luas,” ujarnya.

Festival Tari Lajur Caping Kalo 2026 terselenggara melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kudus dan Yayasan Karya Bakti Nojorono. Kompetisi dibagi menjadi tiga kategori, yakni tingkat SMP/sederajat, SMA/sederajat, dan kategori umum.

Antusiasme peserta cukup tinggi. Tercatat sebanyak 92 tim mengikuti tahap seleksi sejak 23 Februari hingga 11 Mei 2026. Rinciannya terdiri dari 24 tim kategori SMP, 19 tim kategori SMA, dan 49 tim kategori umum.

Seleksi dilakukan melalui pengiriman video penampilan tari. Dari proses tersebut, masing-masing kategori memilih empat tim terbaik untuk tampil di babak final secara langsung.

Baca Juga :

Mantan Karyawan Melaporkan Pemilik Rental Mobil di Tanjung Priok atas Dugaan Penganiayaan dan Penyekapan
Jadwal Tayang, Sinopsis dan Pemain Film Perjalanan Pembuktian Cinta

Untuk kategori SMP, finalis terdiri dari SMPN 2 Gebog, SMPN 1 Jati, SMPN 2 Kudus, dan SMPN 2 Kaliwungu. Sementara kategori SMA diikuti SMAN 1 Kudus, SMAN 1 Mejobo, SMAN 2 Bae, dan SMKN 1 Kudus.

Adapun kategori umum diisi oleh PKK Kecamatan Kota, Dinas PKPLH, UKM Seni Kampus UMK, dan Itekes Cendekia Utama.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung pelestarian budaya caping kalo melalui festival tersebut.

Ia berharap caping kalo semakin dikenal luas dan menjadi identitas budaya khas Kudus yang membanggakan masyarakat daerah.

“Caping kalo ini diharapkan nanti menjadi rekor MURI. Masyarakat walaupun tidak ikut menari, paling tidak memakai caping kalo sebagai bentuk nguri-uri budaya Kudus,” ujarnya.

Menurut Sam’ani, caping kalo merupakan hasil karya masyarakat lokal yang dibuat dari anyaman bambu dan tali aren dengan tingkat ketelitian tinggi. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung produk budaya lokal agar tetap lestari sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi warga.

Selain membahas budaya, Sam’ani juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan semangat toleransi di Kabupaten Kudus.

“Mari kita jujur, hindari korupsi, dan bersama-sama menjaga Kudus sebagai kota yang toleran dan harmonis,” ujarnya.

Ia juga mendorong penggunaan caping kalo dalam berbagai aktivitas masyarakat sebagai simbol kecintaan terhadap budaya daerah sekaligus upaya melestarikan warisan leluhur.

You Might Also Like

Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta
TAGGED:FestivalKudusTari Lajur Caping Kalo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Prabowo Siapkan Calon Bos BUMN Lewat Presidential Future Leaders Program 2026
Next Article Negosiasi Iran dan AS Masuki Tahap Final, Trump Sebut Perang Segera Berakhir
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

3 weeks ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

3 weeks ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

3 weeks ago
Event

Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index