INVERSI.ID – Pergelaran Jateng Fair 2026 siap kembali digelar pada 26 Juni hingga 5 Juli 2026 di kawasan PRPP Semarang dengan target mencapai 300 ribu pengunjung selama 10 hari pelaksanaan.
Ajang tahunan yang dikenal sebagai salah satu magnet ekonomi dan hiburan terbesar di Jawa Tengah itu tahun ini mengusung tema “Action for Transformation”.
Direktur Utama PT PRPP Jateng, Shafigh Pahlevi Lontoh, mengatakan konsep Jateng Fair 2026 tidak hanya berfokus pada hiburan dan pameran, tetapi juga menghadirkan isu lingkungan, olahraga, ekonomi kreatif, hingga inovasi daerah.
Menurut Shafigh, target ratusan ribu pengunjung dipasang setelah melihat lonjakan antusiasme masyarakat pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Pada Jateng Fair 2025, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 108.360 orang atau meningkat hingga 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kebijakan tiket gratis disebut menjadi salah satu faktor utama meningkatnya minat masyarakat.
Tak hanya ramai pengunjung, perputaran ekonomi selama gelaran 2025 juga mencapai Rp4,5 miliar yang berasal dari transaksi UMKM, kuliner, pameran bisnis, hingga layanan publik.
Melihat tren positif tersebut, PRPP kini menghadirkan konsep Jateng Fair yang lebih modern dan tematik. Seluruh bale pameran bahkan dipastikan terisi dengan tingkat okupansi tenant mencapai lebih dari 74 persen sejak sebulan sebelum pembukaan acara.
Sebanyak 13 kabupaten dan kota di Jawa Tengah dipastikan ikut berpartisipasi. Selain itu, pihak penyelenggara juga bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) untuk menghadirkan pameran inovasi teknologi dan produk unggulan daerah.
Tahun ini, Jateng Fair juga menghadirkan sejumlah zona baru untuk memperluas segmentasi pengunjung.
Bale Sumbing akan disulap menjadi “Jateng Kids Wonderland” yang menghadirkan wahana permainan sekaligus edukasi anak. Sementara Bale Sindoro bakal menjadi lokasi “Jawara Arena Tarung Bebas” dengan pertandingan MMA, termasuk kategori atlet perempuan.
Isu lingkungan turut menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Jateng Fair 2026 melalui program “Jateng Fair Green Life”.
Berbagai kegiatan berbasis keberlanjutan telah disiapkan, seperti plogging atau aksi memungut sampah sambil berlari dan berjalan kaki di kawasan PRPP dan Grand Maerakaca pada 4 Juli 2026.
Selain itu, kegiatan “Mangrove Akbar” juga akan digelar pada 28 Juni 2026 sebagai bagian dari kampanye pelestarian kawasan pesisir.
Dari sisi hiburan, Jateng Fair 2026 membidik generasi muda lewat konser musik lintas genre dengan menghadirkan sejumlah musisi nasional seperti Ndarboy Genk, Guyon Waton, Aftershine, Endank Soekamti, Perunggu, hingga Superman Is Dead.
Antusiasme masyarakat mulai terlihat dari penjualan tiket konser yang telah mencapai 2.282 lembar. Penampilan Superman Is Dead menjadi salah satu pertunjukan yang paling banyak diminati sejauh ini.