ZAPOPAN— Korea Selatan mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penting setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Republik Ceko 2-1 pada laga Grup A di Estadio Guadalajara, Zapopan, Meksiko, Kamis (11/6) waktu setempat.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Taeguk Warriors dalam perburuan tiket ke babak 16 besar. Lebih menarik lagi, kemenangan tersebut diraih setelah pelatih Korea Selatan membuat keputusan mengejutkan dengan menarik keluar sang kapten sekaligus bintang utama, Son Heung-min, ketika skor masih imbang 1-1.
Masuk sebagai salah satu favorit untuk lolos dari Grup A bersama tuan rumah Meksiko, Korea Selatan tampil dominan sejak awal pertandingan. Namun, meski menguasai permainan, mereka justru tertinggal lebih dulu pada menit ke-59. Gol Republik Ceko lahir melalui sundulan Ladislav Krejci yang memanfaatkan lemparan jauh Vladimir Coufal.
Tertinggal satu gol membuat Korea Selatan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya datang delapan menit kemudian ketika gelandang Hwang In-beom sukses menyamakan kedudukan setelah menerima umpan terobosan cerdas dari Lee Kang-in. Momentum kemudian berbalik sepenuhnya ke kubu Asia. Pada menit ke-80, pemain pengganti Oh Hyeon-gyu mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan umpan silang Hwang In-beom dari sisi kanan.
Salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan dalam laga ini adalah keputusan pelatih Korea Selatan menarik keluar Son Heung-min sekitar 23 menit sebelum pertandingan berakhir.
Saat itu skor masih 1-1 dan Korea Selatan sedang berusaha mencari gol kemenangan. Keputusan tersebut sempat mengejutkan banyak pengamat karena Son merupakan pemain paling berbahaya di lini depan.
Namun, langkah itu diyakini telah direncanakan sejak awal. Faktor cuaca panas, kelembapan tinggi, dan kondisi ketinggian di Meksiko menjadi pertimbangan utama tim pelatih.
Son yang kini berusia 33 tahun tampil sangat aktif sepanjang pertandingan. Penyerang yang menjalani Piala Dunia keempatnya itu terus melakukan sprint dan menjadi target utama umpan-umpan panjang Korea Selatan.
Meski gagal mencetak gol, Son beberapa kali mengancam gawang Republik Ceko. Pada menit ke-38, tembakan kaki kanannya melambung di atas mistar. Semenit kemudian, sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti hanya melebar tipis.
Pelatih Korea Selatan tampaknya memilih menjaga kebugaran sang kapten untuk pertandingan berikutnya yang lebih berat melawan tuan rumah Meksiko.
Rekor Positif Korea Selatan
Kemenangan atas Republik Ceko menjadi kemenangan keempat Korea Selatan dalam laga pembuka Piala Dunia setelah sebelumnya berhasil melakukannya pada edisi 2002, 2006, dan 2010.
Menariknya, pada dua kesempatan sebelumnya saat menang di laga pembuka, yakni tahun 2002 dan 2010, Korea Selatan berhasil melaju hingga fase gugur.
Tim peringkat atas Asia tersebut kini diperkuat sejumlah pemain yang berkarier di liga-liga top Eropa seperti Son Heung-min, Kim Min-jae, Lee Kang-in, Hwang In-beom, dan Hwang Hee-chan.
Bagi Republik Ceko, kekalahan ini menjadi pukulan dalam upaya mereka kembali bersinar di panggung dunia. Tim yang diperkuat gelandang berpengalaman Tomas Soucek dan bek Vladimir Coufal sebenarnya tampil disiplin dan sempat unggul terlebih dahulu.
Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan saat Korea Selatan meningkatkan tekanan pada babak kedua. Republik Ceko sendiri kembali tampil di Piala Dunia setelah lama absen dan berharap mengulang prestasi generasi emas mereka yang pernah mencapai final Euro 1996 dan semifinal Euro 2004.