By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Sejak April, Bahlil Sudah Kasih Kode! Publik Tak Perlu Kaget Jika Pertamax Disesuaikan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sejak April, Bahlil Sudah Kasih Kode! Publik Tak Perlu Kaget Jika Pertamax Disesuaikan

EkonomiTerkini

Sejak April, Bahlil Sudah Kasih Kode! Publik Tak Perlu Kaget Jika Pertamax Disesuaikan

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 hours ago
Share
3 Min Read
Momen pada Jumat, 17 April 2026, ketika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, untuk menyampaikan pembahasan mengenai penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax Series. (Foto, Antara/Putu Indah)
SHARE

JAKARTA – Wacana penyesuaian harga BBM non-subsidi, termasuk Pertamax, sejatinya bukanlah kabar yang muncul secara tiba-tiba. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bahkan telah memberikan sinyal sejak dua bulan lalu bahwa harga bahan bakar komersial berpotensi mengikuti perkembangan harga minyak dunia dan dinamika geopolitik global.

Pada 8 April 2026, Bahlil secara terbuka menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengkaji berbagai kemungkinan terkait harga BBM non-subsidi di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Saat itu, konflik geopolitik dan fluktuasi harga minyak mentah dunia mulai memberikan tekanan terhadap biaya penyediaan energi nasional.

“Kita lihat perkembangan dunia. Semua opsi tentu dikaji dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat dan fiskal negara,” kata Bahlil kala itu.

Meski sinyal penyesuaian sudah disampaikan sejak awal April, pemerintah tidak serta-merta mengambil langkah menaikkan harga. Sebaliknya, pemerintah memilih menahan harga Pertamax dan sejumlah BBM non-subsidi lainnya selama hampir dua bulan penuh.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk bantalan kebijakan yang sengaja diberikan pemerintah agar masyarakat memiliki ruang waktu untuk beradaptasi. Di tengah lonjakan harga energi global, pemerintah memilih menyerap sebagian tekanan tersebut demi menjaga stabilitas ekonomi domestik dan daya beli masyarakat.

Pada 21 April, Bahlil kembali memberikan isyarat bahwa evaluasi harga BBM non-subsidi masih terus dilakukan. Pernyataan itu memperkuat pesan bahwa pemerintah sejak awal tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian apabila kondisi pasar internasional terus bergerak naik.

Karena itu, jika pada akhirnya terjadi penyesuaian harga Pertamax, kebijakan tersebut sesungguhnya merupakan bagian dari mekanisme energi komersial yang telah disampaikan kepada publik jauh-jauh hari. Berbeda dengan BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar yang mendapat perlindungan APBN, Pertamax merupakan produk non-subsidi yang harga jualnya memang mengikuti pergerakan biaya keekonomian.

Di sisi lain, pemerintah tetap memastikan perlindungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui keberlanjutan subsidi energi. Menteri Bahlil berulang kali menegaskan bahwa BBM subsidi dan LPG 3 kilogram tetap menjadi prioritas perlindungan negara.

Dengan demikian, jeda waktu hampir dua bulan yang diberikan pemerintah dapat dipandang sebagai bentuk kehati-hatian sekaligus upaya menjaga stabilitas sosial-ekonomi. Di tengah tekanan global yang belum mereda, publik diharapkan dapat menyikapi kebijakan energi secara lebih bijak dan memahami perbedaan antara energi bersubsidi yang dilindungi negara dan BBM komersial yang mengikuti mekanisme pasar.

Baca Juga :

Sejarah Rokok Indonesia, dari Pedagang Portugis hingga Kebun Tembakau di Banten
Usaha Kuliner di Kepanjen! Bertahan di Tengah Lonjakan Harga Bahan Pokok

You Might Also Like

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka
Son Ditarik Keluar Saat Imbang, Korea Selatan Justru Menang Dramatis atas Rep. Ceko
Dari Kolombia ke Pahlawan Meksiko! Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
PD 2026 Langsung Panas! Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0, Tiga Kartu Merah Bikin Heboh
Usai Temui Presiden di Istana, Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik
TAGGED:BBM Non SubsidiMenteri ESDM Bahlil LahadaliaPertamax Series
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Son Ditarik Keluar Saat Imbang, Korea Selatan Justru Menang Dramatis atas Rep. Ceko
Next Article Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Pelaku Tambang Sumringah! Kebijakan Baru ESDM Dinilai Jaga Produksi Tetap Jalan

Prabowo Perintahkan Harga Subsidi Tetap, Bahlil Pasang Badan untuk Rakyat

Fakta Mengejutkan! MBG Hidupkan UMKM, Tapi Dirusak Korupsi Pejabat

Pertalite Aman Sampai Akhir Tahun! Purbaya: BBM Subsidi Tak Akan Naik

Bertemu Prabowo di Istana, Chatib Basri Buka Suara soal Rumor Menteri Keuangan

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Aturan Baru FIFA di PD 2026, VAR Makin Berkuasa dan Pemain Bisa Langsung Kartu Merah

17 hours ago
Pildun 2026Terkini

10 Wonderkid Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026, Yamal Tak Tertandingi

22 hours ago
OlahragaPildun 2026Terkini

Son Bungkam Ceko? Korsel Bidik Start Sempurna di Piala Dunia 2026

1 day ago
OlahragaPildun 2026Terkini

Vuvuzela Dilarang! Piala Dunia 2026 Dipastikan Lebih Hening

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index