By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Ekonomi

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 minutes ago
Share
3 Min Read
Sosok Markamah, warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, disambangi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat merealisasikan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). (Foto, dok/Kementerian ESDM)
SHARE

PURWOREJO – Senyum bahagia terpancar dari wajah Markamah (53), warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, saat rumah sederhananya akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang diserahkan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Jumat pekan lalu (19/6/2026).

Bagi Markamah, bantuan tersebut bukan sekadar pemasangan listrik, melainkan awal dari kehidupan yang lebih layak setelah berbulan-bulan harus menumpang aliran listrik dari rumah saudaranya.

“Senang sekali, sangat senang. Terima kasih kepada Bapak Presiden, kepada Bapak Menteri yang telah membantu saya di sini. Saya senang sekali, semoga bermanfaat bagi saya dan keluarga saya,” ujar Markamah usai menerima bantuan.

Selama ini, Markamah yang tinggal bersama anak perempuan dan cucunya harus bergantung pada sambungan listrik milik kerabat di sebelah rumah. Setiap bulan ia membayar sekitar Rp20.000 untuk ikut menikmati aliran listrik tersebut.

Namun kondisi itu jauh dari ideal. Saat hujan turun, aliran listrik kerap terganggu bahkan padam total sehingga rumahnya kembali gelap gulita. “Kalau hujan ya mati lampu. Hampir tiap kali hujan pasti mati lampu,” tuturnya.

Kini, setelah mendapatkan sambungan listrik mandiri melalui program BPBL, Markamah tak lagi dihantui kekhawatiran kehilangan penerangan ketika cuaca buruk datang. Meski sederhana, kehadiran listrik menjadi harapan baru bagi keluarganya.

“Sekarang paling buat lampu sama ngecas ponsel. Kalau televisi belum punya,” katanya.

Kisah Markamah menjadi gambaran nyata bagaimana program pemerataan energi pemerintah menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil. Kehadiran listrik bukan hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang lebih baik bagi pendidikan anak-anak, aktivitas ekonomi keluarga, serta kualitas hidup masyarakat desa.

Dalam kunjungannya ke Purworejo, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperluas akses listrik hingga menjangkau seluruh masyarakat yang belum menikmati layanan energi secara layak.

Baca Juga :

Suka Mandi Air Hangat? Pahami 5 Dampak Buruknya Bagi Kesehatan Tubuh
Mahasiswa Diajak Kenali Peluang Kerja di Balik Layar Industri Sepak Bola

Menurut Bahlil, listrik bukan hanya soal infrastruktur, melainkan bentuk keadilan sosial yang harus dirasakan seluruh warga negara.

Ia mengaku memahami betul arti penting listrik karena pernah mengalami masa kecil tanpa penerangan di kampung halamannya di Papua.

“Saya juga lahir tidak ada listrik. Saya SD kelas 6 baru ada listrik. Belajarnya pakai lampu pelita,” ungkap Bahlil.

Pengalaman itulah yang mendorongnya mempercepat program listrik desa dan BPBL di berbagai daerah.

“Saya ingin perasaan yang saya rasakan dulu sebagai anak yang lahir di kampung yang tidak ada listrik, tidak boleh lagi dirasakan oleh generasi berikutnya,” tegasnya.

Bagi Markamah dan banyak warga lainnya, hadirnya listrik gratis dari negara bucan hanya menghadirkan cahaya di rumah, tetapi juga menyalakan harapan akan masa depan yang lebih terang.

You Might Also Like

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan
Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
TAGGED:Bahlil LahadaliaBPBLListrik DesaMarkamahMenteri ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Afrika Selatan Tumbangkan Korea Selatan dan Cetak Sejarah ke Babak Knock Out
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

5 days ago
EkonomiTerkini

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

5 days ago
Ekonomi

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

5 days ago
EkonomiTerkini

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index