By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Antusiasme Tinggi, Lebih dari 725 Ribu Lokasi Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Antusiasme Tinggi, Lebih dari 725 Ribu Lokasi Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat

Terkini

Antusiasme Tinggi, Lebih dari 725 Ribu Lokasi Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat

Jack
By
Jack
13 hours ago
Share
3 Min Read
Kabah. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Agama (Kemenag) melaporkan tingginya partisipasi masyarakat dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026 yang digelar bertepatan dengan fenomena Rashdul Qiblat pada 15 dan 16 Juli 2026. Program tersebut diikuti oleh 725.669 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, mengatakan jumlah peserta yang terdaftar menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat untuk melakukan verifikasi arah kiblat menggunakan metode astronomi.

“Kami mencatat ada 725.669 titik lokasi yang didaftarkan ikut dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat di Jakarta, Jumat.

Menurut Arsad, ratusan ribu titik tersebut berasal dari berbagai jenis lokasi. Sebanyak 67.867 merupakan masjid, 576.309 rumah, 49.680 mushala, 233 restoran, 114 hotel, serta 31.466 lokasi lainnya.

Gerakan nasional ini memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat, yaitu peristiwa astronomi ketika posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah. Fenomena tersebut hanya terjadi dua kali dalam setahun dan menjadi salah satu metode paling akurat untuk memverifikasi arah kiblat.

Pada momen tersebut, bayangan benda yang berdiri tegak lurus di permukaan bumi akan mengarah secara presisi ke Ka’bah. Karena itu, masyarakat dapat memanfaatkan bayangan tersebut sebagai panduan dalam memastikan ketepatan arah kiblat.

Pada tahun 2026, fenomena Rashdul Qiblat berlangsung pada 15 dan 16 Juli pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA. Untuk melakukan verifikasi, masyarakat hanya perlu menyiapkan tongkat atau benda yang dipasang tegak lurus di area terbuka, kemudian mengamati arah bayangan yang terbentuk.

Arah yang ditarik dari ujung bayangan menuju pangkal tongkat menjadi petunjuk posisi Ka’bah dan dapat digunakan sebagai acuan dalam mengecek arah kiblat secara ilmiah.

“Alhamdulillah Gerakan Nasional Rashdul Kiblat ini disambut antusias dengan keikutsertaan ratusan ribu pendaftar yang ingin mempraktikkan langsung metode ini,” katanya.

Baca Juga :

Menkeu Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Melambat Tipis akibat Dampak Bencana di Sumatera
Semarang Zoo Bidik 60 Ribu Pengunjung saat Lebaran, Siapkan Animal Show Baru

Selain membantu masyarakat memastikan ketepatan arah kiblat, Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026 juga bertujuan meningkatkan pemahaman publik mengenai ilmu falak sebagai bagian penting dalam pelayanan keagamaan.

Kementerian Agama berharap kegiatan ini menjadi sarana edukasi yang mampu memperluas literasi masyarakat tentang ilmu falak sekaligus meningkatkan akurasi arah kiblat di masjid, mushala, rumah, hingga berbagai fasilitas umum di seluruh Indonesia.

You Might Also Like

Asap Ancam Ganggu Final Piala Dunia 2026
Antrean BBM Di Sumut Mulai Diurai! ESDM Tambah Armada Truk Tangki Distribusi
Juara Piala Dunia 2026 Kantongi Rp895 Miliar, FIFA Pecahkan Rekor Hadiah Terbesar
Jangan Rugikan Tanah Adat! Bahlil Pastikan Warga Blok Masela Dapat Skema Ganti Untung
Sepanjang 2026, Komnas Perempuan Terima 1.833 Pengaduan, DKI Jakarta Paling Banyak
TAGGED:KiblatVerifikasi Arah Kiblat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif
Next Article Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif

IHSG Masih Tertekan, Kenaikan Harga Minyak Hingga Utang Luar Negeri Jadi Sorotan

ASN Disorot DPR! PR Besar Kementerian PANRB Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Listrik Warga Jadi Prioritas! Revisi RKAB Batu Bara Utamakan Pasokan PLN

Urusan Batu Bara Murni Bisnis PLN, Kenapa Oposisi Sibuk Serang Menteri ESDM?

Pecah Telur! Blok Masela Resmi Dimulai, Proyek Raksasa Gas Akhirnya Bergerak

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Bergabung dengan WAICO, Indonesia Siap Ambil Peran Strategis di Era Kecerdasan Buatan

13 hours ago
Internasional

Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas

13 hours ago
Internasional

AS Gempur Bandara Iranshahr, Infrastruktur Listrik Iran Lumpuh dan Warga Terluka

14 hours ago
OlahragaTerkini

Usai Mitchel Baker, Kini Luke Vickery Resmi Gabung Timnas Indonesia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index