By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bergabung dengan WAICO, Indonesia Siap Ambil Peran Strategis di Era Kecerdasan Buatan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bergabung dengan WAICO, Indonesia Siap Ambil Peran Strategis di Era Kecerdasan Buatan

Terkini

Bergabung dengan WAICO, Indonesia Siap Ambil Peran Strategis di Era Kecerdasan Buatan

Jack
By
Jack
13 hours ago
Share
5 Min Read
Ilustrasi AI. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Artifisial Global atau World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), sebuah organisasi internasional yang diinisiasi China untuk memperkuat kolaborasi global di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Keikutsertaan Indonesia ditandai dengan penandatanganan dokumen pembentukan WAICO oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Shanghai, Kamis (16/7). Penandatanganan tersebut dilakukan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapat Terbatas pada 13 Juli lalu.

“Penandatanganan ini dilakukan atas arahan Presiden Prabowo untuk mendorong pembangunan ekonomi yang mempercepat agenda pembangunan berkelanjutan dari PBB, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia,” kata Airlangga dalam keterangan tertulis di Shanghai, Kamis (16/7).

Sebanyak 29 negara turut menandatangani dokumen pendirian WAICO. Penandatanganan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi dunia, di antaranya Menteri Luar Negeri China Wang Yi, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Kecerdasan Artifisial dan Pengembangan Digital Kazakhstan Zhaslan Madiyev, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Laos Thongsavanh Phomvihane, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar, Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Rusia Maxim Oreshkin, serta perwakilan dari Brasil, Afrika Selatan, Pakistan, dan sejumlah negara lainnya.

Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, yang menunjukkan besarnya perhatian komunitas internasional terhadap tata kelola AI di masa depan.

Airlangga menegaskan Indonesia memandang kerja sama internasional sebagai langkah penting untuk memastikan perkembangan AI berjalan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi seluruh dunia.

“Indonesia perlu terlibat langsung dalam kerja sama internasional dan tata kelola global tentang AI untuk pengembangan yang sehat dan ke arah yang bermanfaat, aman, dan adil untuk kepentingan seluruh umat manusia, sesuai dengan tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB,” tambah Menko Airlangga.

Dalam dokumen bertajuk Agreement on the Establishment of the World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), seluruh negara penandatangan sepakat membentuk WAICO sebagai organisasi internasional antarpemerintah yang bersifat independen serta memiliki status sebagai badan hukum internasional. Negara-negara yang menandatangani perjanjian tersebut otomatis menjadi anggota pendiri organisasi.

WAICO dibentuk dengan berlandaskan tujuan Piagam PBB serta mengedepankan prinsip konsultasi yang inklusif, kontribusi bersama, manfaat bersama, dan pendekatan yang berpusat pada manusia atau human-centric approach.

Baca Juga :

Upgrade Your Vibe: Playlist Musik Paling Hits Buat Gen Z, Lokal & Global!
DKI Jakarta Antisipasi Musim Kemarau 2024, Upaya Bersama Atasi Polusi Udara

Selain memperkuat kerja sama internasional, organisasi ini juga bertujuan menciptakan tata kelola AI global yang aman, adil, dan dapat dipercaya sehingga perkembangan teknologi kecerdasan buatan mampu memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia.

Airlangga menilai posisi Indonesia sebagai anggota pendiri menjadi langkah strategis untuk memastikan negara berkembang memiliki ruang yang setara dalam menentukan arah kebijakan AI global.

“Penandatanganan dokumen perjanjian pendirian WAICO hari ini adalah tonggak penting bagi kita semua. Melalui wadah ini, Indonesia berkomitmen untuk mengambil peran aktif menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi secara global (bridging the AI divide) dan pengelolaan AI agar lebih aman (safe), tepercaya (trustworthy), dan beretika (ethical),” tambah Airlangga.

Sebelum prosesi penandatanganan, delegasi negara peserta terlebih dahulu mengikuti pertemuan bersama Presiden China Xi Jinping dan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.

Pembentukan WAICO menjadi bagian dari rangkaian World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 yang digelar di Shanghai. Konferensi tersebut telah diselenggarakan sejak 2018 sebagai ajang mempertemukan pelaku industri, akademisi, pemerintah, hingga pembuat kebijakan dalam membahas perkembangan teknologi AI.

Pada penyelenggaraan tahun ini, WAIC 2026 berlangsung di tiga lokasi berbeda di Shanghai dengan menghadirkan sekitar 1.400 pembicara dari berbagai negara. Forum tersebut juga diikuti sembilan penerima Nobel dan Turing Award, para pemimpin perusahaan teknologi, serta pembuat kebijakan dari berbagai belahan dunia.

Sebanyak 1.100 perusahaan turut berpartisipasi dengan menampilkan sekitar 3.000 inovasi dan teknologi terbaru, termasuk lebih dari 300 produk yang diperkenalkan untuk pertama kalinya di tingkat global.

Sejumlah perusahaan teknologi besar asal China seperti Huawei, Alibaba, dan Baidu turut ambil bagian. Selain itu hadir pula perusahaan AI seperti MiniMax, StepFun, dan Zhipu AI.

Di bidang robotika dan otomasi, beberapa perusahaan yang ikut berpartisipasi antara lain Unitree, Fourier Intelligence, AgiBot, Zero Degree, Oriental Computing, Muxi, Tianshu Zhixin, hingga Moore Threads yang menampilkan berbagai inovasi di sektor komputasi dan pengembangan chip.

Pemerintah China menyebut 2026 sebagai awal era penerapan AI Agent, yakni teknologi kecerdasan buatan yang tidak lagi sekadar mampu berkomunikasi, tetapi juga dapat menjalankan berbagai tugas secara mandiri sehingga meningkatkan produktivitas.

Selain itu, perkembangan embodied AI atau kecerdasan buatan dalam bentuk fisik juga menjadi sorotan. Teknologi ini mulai diterapkan melalui robot humanoid yang kini telah digunakan untuk mendukung aktivitas di pabrik dan gudang, bukan lagi hanya sebagai demonstrasi teknologi.

You Might Also Like

Asap Ancam Ganggu Final Piala Dunia 2026
Antrean BBM Di Sumut Mulai Diurai! ESDM Tambah Armada Truk Tangki Distribusi
Juara Piala Dunia 2026 Kantongi Rp895 Miliar, FIFA Pecahkan Rekor Hadiah Terbesar
Jangan Rugikan Tanah Adat! Bahlil Pastikan Warga Blok Masela Dapat Skema Ganti Untung
Sepanjang 2026, Komnas Perempuan Terima 1.833 Pengaduan, DKI Jakarta Paling Banyak
TAGGED:aiChinaIndoensia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas
Next Article Sambut HUT ke-500 Jakarta, Pemprov Siapkan Perayaan Lintas Agama dan Budaya
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif

IHSG Masih Tertekan, Kenaikan Harga Minyak Hingga Utang Luar Negeri Jadi Sorotan

ASN Disorot DPR! PR Besar Kementerian PANRB Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Listrik Warga Jadi Prioritas! Revisi RKAB Batu Bara Utamakan Pasokan PLN

Urusan Batu Bara Murni Bisnis PLN, Kenapa Oposisi Sibuk Serang Menteri ESDM?

Pecah Telur! Blok Masela Resmi Dimulai, Proyek Raksasa Gas Akhirnya Bergerak

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas

13 hours ago
Terkini

Antusiasme Tinggi, Lebih dari 725 Ribu Lokasi Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat

13 hours ago
Internasional

AS Gempur Bandara Iranshahr, Infrastruktur Listrik Iran Lumpuh dan Warga Terluka

14 hours ago
OlahragaTerkini

Usai Mitchel Baker, Kini Luke Vickery Resmi Gabung Timnas Indonesia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index