By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Minyak Dunia Tembus US$100 Lagi! Indonesia Masih Survival Mode
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Minyak Dunia Tembus US$100 Lagi! Indonesia Masih Survival Mode

EkonomiTerkini

Minyak Dunia Tembus US$100 Lagi! Indonesia Masih Survival Mode

Nicholas
By
Nicholas
17 seconds ago
Share
3 Min Read
Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menyatakan ketidakpastian geopolitik internasional, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih menjalankan strategi survival mode. (Foto, Antara/Putu Indah Savitri)
SHARE

JAKARTA – Lonjakan harga minyak dunia hingga menembus US$100 per barel menjadi sinyal bahwa gejolak energi global masih jauh dari usai. Di tengah ketidakpastian geopolitik internasional, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan Indonesia masih menjalankan strategi survival mode untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus meminimalkan dampak terhadap perekonomian dalam negeri.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan pasar energi global yang bergerak sangat dinamis akibat konflik geopolitik di berbagai kawasan. Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi kunci agar pasokan energi nasional tetap aman meski tekanan dari luar negeri terus berubah.

“Hingga saat ini, strategi kita masih sama, yaitu dalam kondisi ‘survival mode’. Artinya, kita selalu siap mengantisipasi gejolak atau dinamika perubahan yang cepat,” ujar Dwi Anggia, dikutip dari Antara, Senin (27/7/2026).

Menurut Anggia, strategi tersebut telah diterapkan sejak krisis energi global pada Februari 2026. Pemerintah berharap situasi internasional segera membaik, meski perkembangan konflik global masih sulit diprediksi.

Sebagai langkah mitigasi, Kementerian ESDM memperkuat diversifikasi sumber impor energi, mulai dari minyak mentah, bahan bakar minyak (BBM), hingga liquefied petroleum gas (LPG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat dan dunia usaha apabila terjadi gangguan pasokan dari salah satu negara pemasok.

“Pemerintah juga terus memitigasi dan memperkuat stok energi untuk memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat,” kata Anggia.

Harga minyak dunia sebelumnya melonjak tajam pada perdagangan Kamis (23/7/2026). Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) sempat naik lebih dari enam persen hingga berada di atas US$92 per barel, sementara minyak Brent melonjak lebih dari enam persen dan menembus US$100 per barel, level tertinggi sejak awal Juni 2026.

Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran, sehingga pasar khawatir terhadap potensi terganggunya pasokan energi global.

Meski demikian, pemerintah melihat lonjakan harga minyak juga memberikan tambahan penerimaan negara. Indonesia yang masih memproduksi sekitar 600 ribu barel minyak per hari berpotensi memperoleh peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari penjualan minyak mentah.

Baca Juga :

Sosok dan Fakta Satrio Mukti, Casis Bintara Polri Jadi Korban Begal hingga Jari Putus
Pemprov Jatim Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi dengan Operasi Modifikasi Cuaca

“Secara APBN akan menaikkan pendapatan negara dari sisi PNBP penjualan minyak mentah,” ujar Anggia.

Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak mulai bergerak turun seiring meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Harga Brent kembali berada di kisaran US$90 per barel, sedangkan WTI turun ke sekitar US$84 per barel. Kendati demikian, pemerintah menilai kondisi global masih penuh ketidakpastian sehingga strategi kesiapsiagaan tetap harus dijalankan.

Di tengah dinamika tersebut, pemerintah mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk menyikapi fluktuasi energi global secara bijak. Upaya penghematan energi, diversifikasi sumber pasokan, serta penguatan cadangan nasional menjadi langkah penting agar Indonesia tetap tangguh menghadapi gejolak pasar energi dunia tanpa mengganggu stabilitas pasokan di dalam negeri.

You Might Also Like

Karimun Masuk PSN! Tangki BBM Raksasa Disiapkan, Stok Energi Makin Aman
Fakta PHK Samarinda ! Disnaker: Proyek Tambang Berakhir, Bukan Sebab RKAB
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian
DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat
BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia
TAGGED:bbmDwi AnggiaKementerian ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Karimun Masuk PSN! Tangki BBM Raksasa Disiapkan, Stok Energi Makin Aman
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

Febrie Adriansyah Sebut Penetapan Tersangka TPPU Bentuk Kriminalisasi

Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK Usai Ditetapkan Tersangka, Datang Tanpa Rompi Tahanan

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Menlu Iran Ancam Tindak Lanjut Serangan Ukraina terhadap Kapal Dagang di Laut Kaspia

1 day ago
Internasional

Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri

2 days ago
Internasional

Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth

2 days ago
Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index