By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Fakta PHK Samarinda ! Disnaker: Proyek Tambang Berakhir, Bukan Sebab RKAB
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta PHK Samarinda ! Disnaker: Proyek Tambang Berakhir, Bukan Sebab RKAB

EkonomiTerkini

Fakta PHK Samarinda ! Disnaker: Proyek Tambang Berakhir, Bukan Sebab RKAB

Nicholas
By
Nicholas
13 seconds ago
Share
3 Min Read
(Ilustrasi) Peningkatan masalah pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pertambangan di Samarinda, Kalimantan Timur, menurut pemerintah daerah karena berakhirnya proyek tambang dan langkah efisiensi perusahaan. Meski demikian, Pemda setempat berusaha mencarikan jalan keluar bagi para korban PHK. (Foto, generateAI/Dede)
SHARE

JAKARTA – Meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pertambangan di Samarinda, Kalimantan Timur, memunculkan berbagai spekulasi yang mengaitkannya dengan kebijakan penyesuaian kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Namun, data dan penjelasan dari pemerintah daerah menunjukkan penyebab utama PHK yang terjadi berasal dari berakhirnya proyek tambang dan langkah efisiensi perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum, menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat sekitar 560 pekerja yang terdampak PHK. Menurutnya, kondisi tersebut terutama dipicu oleh perusahaan yang menghentikan operasional karena close project serta melakukan penyesuaian internal.

“Berdasarkan data kita sekitar 560 orang yang PHK. Tapi memang rata-rata perusahaan itu karena memang close project dan kemudian juga adanya efisiensi dari perusahaan tersebut,” ujar Yuyum.

Merespons kondisi tersebut, Disnaker Samarinda menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu para pekerja kembali memperoleh pekerjaan. Salah satunya melalui penyelenggaraan job fair yang terbuka bagi lulusan baru maupun tenaga kerja berpengalaman.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperluas pelatihan vokasi untuk mendorong alih profesi ke sektor nonpertambangan, seperti servis telepon seluler, servis sepeda motor injeksi, menjahit, tata rias, hingga usaha kuliner. Program tersebut dijalankan bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta lembaga pelatihan kerja swasta, termasuk pendampingan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi calon wirausaha.

Di tingkat nasional, Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) menyampaikan bahwa penyesuaian target produksi minerba memang memberi tekanan terhadap sebagian pelaku industri. Ketua Dewan Penasehat Perhapi Rizal Kasli mengatakan sejumlah perusahaan batu bara dan nikel telah melakukan pengurangan tenaga kerja.

Namun demikian, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan pengaturan kuota produksi dilakukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan sektor pertambangan, stabilitas harga komoditas, serta kebutuhan pasar domestik.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pemerintah juga membuka kesempatan bagi perusahaan untuk mengajukan revisi RKAB selama periode 1–31 Juli 2026 apabila membutuhkan penyesuaian produksi.

“Kalau mengajukan, ya Juli, paling lambat tanggal 31 Juli. Tetapi tentang berapa dan lain sebagainya, ya tergantung lah itu nanti,” kata Tri.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Cheryl Tanzil, Politisi PSI Sekaligus Pendukung Prabowo Subianto
Kapolsek Tareran Dukung Atlet Muda Desa Koreng: Flauni Dalengkade Juara Lari 100 Meter Kejurda Atletik U-18 Sulawesi Utara!

Menurut Tri, penyesuaian kuota produksi belum tentu berbanding lurus dengan penurunan pendapatan perusahaan. Ia menilai harga batu bara yang masih relatif tinggi serta nilai tukar rupiah turut menjaga penerimaan perusahaan tambang yang berorientasi ekspor.

“Kalau misalnya melihat dari produksi batu bara sampai dengan 15 Mei, itu ternyata produksi kita relatif turun, tetapi secara penerimaan enggak begitu turun-turun, aman,” ujarnya.

Pemerintah berharap mekanisme revisi RKAB dapat menjadi salah satu instrumen bagi perusahaan yang memerlukan penyesuaian produksi, sekaligus menjaga keseimbangan antara keberlanjutan industri, kebutuhan energi dalam negeri, dan kondisi ketenagakerjaan. Di sisi lain, penjelasan Disnaker Samarinda menunjukkan bahwa penyebab PHK di daerah tersebut dipengaruhi oleh berakhirnya proyek dan kebijakan efisiensi perusahaan, sementara pemerintah daerah terus menyiapkan langkah mitigasi untuk membantu pekerja yang terdampak.

You Might Also Like

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian
DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat
BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia
Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan
Menlu Iran Ancam Tindak Lanjut Serangan Ukraina terhadap Kapal Dagang di Laut Kaspia
TAGGED:Disnaker KaltimPHK SamarindaRKAB Batubara
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Janice Tjen Duet dengan Juara Bertahan Zhang Shuai di Mubadala DC Open 2026, Aldila Jadi Unggulan Kedua
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

Febrie Adriansyah Sebut Penetapan Tersangka TPPU Bentuk Kriminalisasi

Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK Usai Ditetapkan Tersangka, Datang Tanpa Rompi Tahanan

Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Bongkar Aktor Intelektual dan Aliran Dana

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri

2 days ago
Internasional

Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth

2 days ago
Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran

4 days ago
Internasional

Rusia Klaim Serang Pusat Logistik dan Fasilitas Drone Ukraina dalam Operasi Terbaru

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index