By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Film Jumbo Bikin KPAI Salut, Animasi Lokal Gak Kaleng-Kaleng, Tapi…
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Film Jumbo Bikin KPAI Salut, Animasi Lokal Gak Kaleng-Kaleng, Tapi…

Film

Film Jumbo Bikin KPAI Salut, Animasi Lokal Gak Kaleng-Kaleng, Tapi…

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Eh, pada udah nonton ‘Jumbo’ belom nih? Film animasi buatan anak Indonesia ini lagi hype banget di bioskop! Saking kerennya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) aja sampe kasih applause!

Ketua KPAI, Ibu Ai Maryati Solihah, bilang film ‘Jumbo’ ini bukan cuma sekadar kartun biasa. Katanya, banyak banget nilai edukasi yang bisa dipetik, plus bisa banget buat ngembangin imajinasi anak-anak. Keren, kan?

“Menurut saya film Jumbo ini syarat dengan nilai edukasi. Dan bagian dari imajinasi anak-anak,” kata Ibu Ai waktu ngobrol bareng Pro 3 RRI, Rabu (23/4/2025).

Nggak cuma dari ceritanya yang relate sama kehidupan anak-anak, kualitas gambar sama suaranya juga diacungi jempol! Kata Ibu Ai, “Kualitas audio visualya juga nggak kaleng-kaleng!” Wah, jadi makin penasaran pengen nonton, ya?

Tapi, guys, ada pesan penting nih dari KPAI buat para orang tua. Biarpun filmnya bagus, tetep dampingin adik atau keponakan kalian pas nonton, ya! Soalnya, ada beberapa adegan yang butuh penjelasan lebih lanjut biar nggak salah paham.

“Di film itu ada cerita, anak-anak bisa minta tolong sama hantu. Nah di situ orang tua harus menjelaskan kepada anak-anaknya,” jelas Ibu Ai.

Menurut KPAI, selama ini kita seringnya cuma nyari hiburan doang pas nonton film. Padahal, film itu juga punya potensi buat nyampein nilai-nilai positif. Nah, film ‘Jumbo’ ini diharapkan bisa jadi “tamparan” buat para pembuat film di Indonesia biar lebih merhatiin unsur edukasi dalam karyanya.

“Perfilman kita perspektif perlindungan anaknya masih belum terlalu optimal. Film Jumbo ini akan menjadi shocking therapy yang akan membantu para sineas kita dalam menghasilkan karya-karyanya ke depan,” ujar Ibu Ai penuh harap.

Buat yang belum tau, ‘Jumbo’ ini adalah film animasi panjang pertama yang 100% buatan Indonesia! Disutradarai sama Ryan Adriandhy, film ini nyeritain tentang Jumbo, seorang anak yang sering jadi korban bullying di sekolahnya.

Baca Juga :

Keren Abis! Anak Muda Indonesia Bersinar di Forbes 30 Under 30 Asia 2025
STRATEGI SUKSES MUDA: UBSI Tawarkan 3 Jalur Beasiswa

Hebatnya lagi, film ini sukses banget! Sejak tayang perdana di bioskop tanggal 31 Maret 2025, udah lebih dari 6 juta penonton yang dibuat terharu dan terhibur sama petualangan Jumbo.

Gimana, makin tertarik buat nonton ‘Jumbo’ kan? Buruan ajak temen, adik, atau keluarga ke bioskop! Selain seru, film ini juga banyak pesan positifnya lho! Jangan lupa, buat yang bawa anak kecil, tetep dampingin dan kasih penjelasan ya biar makin meaningful nontonnya!

You Might Also Like

Badut Gendong Perluas Semesta Qodrat, Hadirkan Teror Baru yang Lebih Gelap
‘Nobody Loves Kay’ Bukan Sekadar Film E-sports, Ini Cerita Tentang Ambisi dan Mental Anak Muda
Desta Mahendra Tulis Lagu “Ndokasin” untuk Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Desta sampai Sariawan Demi Peran Dono di Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Baim Wong Buka Suara soal Film Semua Akan Baik-Baik Saja Disebut Menipu Penonton
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Band Legendaris Alice Cooper Balik Reunian Setelah 50 Tahun Lebih, Ada Apa Nih?
Next Article Marshmallow Halal Kok Ada BABI-nya? BPOM & BPJPH Bongkar Skandal Makanan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Film

Moving Season 2 Mulai Produksi, Kang Full Janji Lebih Spektakuler

2 weeks ago
Film

Soal Film Pesta Babi, Yusril Minta Publik Tonton dan Berdiskusi Secara Kritis

3 weeks ago
Film

Isu Pelarangan Film Pesta Babi Disorot DPR, Puan Minta Penjelasan Resmi

3 weeks ago
Press Conference Film Dokumenter Timnas Garuda “The Longest Wait”. (Foto: Dok. NOC Indonesia)
FilmOlahraga

Menanti 9 Dekade: Kisah Balik Layar Perjuangan Timnas Garuda Diangkat ke Film Dokumenter “The Longest Wait”

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index