By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Isu Pelarangan Film Pesta Babi Disorot DPR, Puan Minta Penjelasan Resmi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Isu Pelarangan Film Pesta Babi Disorot DPR, Puan Minta Penjelasan Resmi

Film

Isu Pelarangan Film Pesta Babi Disorot DPR, Puan Minta Penjelasan Resmi

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
2 Min Read
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) menjawab pertanyaan wartawan di kompleks parlemen, Senayan. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta komisi terkait di parlemen untuk segera menindaklanjuti polemik larangan nonton bareng atau nobar film “Pesta Babi” yang belakangan ramai menjadi perbincangan publik.

Puan menegaskan DPR akan meminta klarifikasi dan penjelasan dari sejumlah pihak terkait agar persoalan tersebut dapat dipahami secara utuh.

“Harus ditindaklanjuti dengan baik dan karenanya kami juga di DPR akan meminta komisi terkait meminta penjelasan hal itu,” kata Puan usai memimpin rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

Meski begitu, Puan mengaku belum mengetahui secara detail isi maupun alur cerita film “Pesta Babi” yang kini menuai polemik di masyarakat.

Namun, ia mendengar bahwa judul maupun konten film tersebut dianggap mengandung unsur sensitif sehingga memicu perdebatan di ruang publik.

Menurut Puan, apabila memang terdapat muatan yang dinilai tidak baik atau berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, maka hal tersebut perlu diantisipasi secara tepat dan proporsional.

“Isi film itu saya juga tidak tahu, namun kami akan tindaklanjuti di DPR,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai turut memberikan tanggapan terkait polemik tersebut. Ia menegaskan bahwa pelarangan pemutaran film maupun kegiatan nobar tidak boleh dilakukan secara sepihak tanpa dasar hukum yang jelas.

Pigai menilai pembatasan terhadap karya film hanya dapat dilakukan melalui mekanisme hukum sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :

BI Siapkan Langkah Berani untuk Jaga Rupiah dan Dorong Kredit di 2026
‘Color-Blocking’ Cara Anak Muda Tampil Berani dengan Padu Padan Warna

Karena itu, menurut dia, pihak yang tidak memiliki kewenangan hukum tidak dibenarkan melarang pemutaran film di ruang publik.

Polemik mengenai film “Pesta Babi” kini menjadi perhatian publik dan memunculkan perdebatan soal batas kebebasan berekspresi, sensitivitas sosial, hingga kewenangan dalam pembatasan karya seni di Indonesia.

You Might Also Like

Badut Gendong Perluas Semesta Qodrat, Hadirkan Teror Baru yang Lebih Gelap
‘Nobody Loves Kay’ Bukan Sekadar Film E-sports, Ini Cerita Tentang Ambisi dan Mental Anak Muda
Desta Mahendra Tulis Lagu “Ndokasin” untuk Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Desta sampai Sariawan Demi Peran Dono di Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Baim Wong Buka Suara soal Film Semua Akan Baik-Baik Saja Disebut Menipu Penonton
TAGGED:FilmNobarPesta BabiPuan Maharani
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Makan Bergizi Gratis Makin Masif, Kemenkes Sebut 60 Juta Porsi Dibagikan Tiap Hari
Next Article Sekjen Kemendagri Minta Pemda Stabilkan Harga Cabai dan Pastikan Distribusi Beras Lancar
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Heboh Harga Pertamax, Padahal dari Awal Tak Pernah Disubsidi

Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik

Konflik AS-Iran Mereda, Menkeu Sebut APBN Berpeluang Lebih Longgar

Gaya Sultan, Mental Subsidi? Netizen Semprot Pengeluh Pertamax

Bahlil Usulkan Anggaran Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik pada RAPBN 2027

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Film

Moving Season 2 Mulai Produksi, Kang Full Janji Lebih Spektakuler

4 weeks ago
Film

Soal Film Pesta Babi, Yusril Minta Publik Tonton dan Berdiskusi Secara Kritis

1 month ago
Hiburan

‘Nobody Loves Kay’ Jadi Ajang Pembuktian Aya Eks JKT48 di Dunia Film

1 month ago
Press Conference Film Dokumenter Timnas Garuda “The Longest Wait”. (Foto: Dok. NOC Indonesia)
FilmOlahraga

Menanti 9 Dekade: Kisah Balik Layar Perjuangan Timnas Garuda Diangkat ke Film Dokumenter “The Longest Wait”

2 months ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index