INVERSI.ID – Nama Amadeo Yesa menjadi perbincangan publik sejak berhasil mencatatkan diri sebagai peraih nilai tertinggi UTBK SNBT 2023 se-Indonesia. Alumnus SMA Katolik Rajawali ini meraih nilai fantastis 827,94 dari total 803.852 peserta, sebuah pencapaian yang menginspirasi banyak pelajar di Tanah Air.
Prestasi demi prestasi terus diraihnya hingga melangkah ke jenjang pendidikan tinggi. Saat ini, Amadeo tercatat sebagai mahasiswa Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, salah satu kampus teknik terbaik di Indonesia. Di kampusnya, pria yang akrab disapa Deo itu pun berhasil menjaga prestasi dengan membukukan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 dari skala 4,00, sebuah angka yang nyaris sempurna.
Keberhasilan ini bukan hanya buah dari kecerdasan alami, tetapi juga hasil konsistensi dan disiplin belajar yang ia bangun sejak lama. Dalam berbagai kesempatan, Deo tak segan membagikan tips belajar yang selama ini membantunya meraih sederet prestasi gemilang.
Dari UTBK Tertinggi hingga IPK 3,95 di ITS
Keberhasilan meraih nilai UTBK tertinggi 2023 menjadi pijakan awal bagi Deo untuk melangkah lebih jauh. Berbekal minat besar pada dunia sains dan teknologi, ia memilih Teknik Informatika ITS sebagai jurusan impiannya.
“Sejak kecil saya sudah suka matematika, jadi rasanya menyenangkan belajar sesuatu yang dekat dengan logika dan angka,” ujarnya dalam wawancara resmi yang dirilis situs ITS pada Minggu (20/7/2025).
Minatnya pada matematika juga membantunya mencetak skor fantastis di subtes Penalaran Matematika UTBK, yaitu 952,23, salah satu skor tertinggi sepanjang sejarah ujian tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, Deo juga pernah meraih medali perak Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Kimia, membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan multidisiplin yang mumpuni.
Kunci Sukses: Konsistensi Lebih Penting daripada Kebut Semalam
Salah satu hal yang membuat publik penasaran adalah rahasia belajar Amadeo Yesa yang membawanya pada prestasi-prestasi besar. Dalam setiap kesempatan, Deo selalu menekankan pentingnya belajar secara konsisten daripada mengandalkan sistem kebut semalam.
“Saya lebih memilih untuk belajar sedikit demi sedikit setiap hari, dibandingkan langsung banyak tapi hanya sesekali,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pola belajar yang konsisten membuat materi lebih mudah diserap dan dipahami secara mendalam. Sebaliknya, belajar mendadak justru membuat pelajaran cepat hilang dari ingatan dan meningkatkan stres.
Selain itu, Deo juga rajin mengerjakan latihan soal, bukan hanya untuk menguji kemampuan tetapi juga untuk menemukan bagian mana dari materi yang masih lemah. Metode ini membuatnya bisa fokus memperbaiki kekurangan dan mengoptimalkan kekuatan di bidang-bidang tertentu.
“Kalau sudah terbiasa dengan pola soal dan tahu kelemahan kita, ujian jadi terasa lebih mudah,” imbuhnya.
Clash of Champions: Panggung Adu Cerdas yang Membesarkan Nama
Nama Amadeo makin dikenal publik ketika tampil sebagai salah satu kontestan pada ajang Clash of Champions (CoC) Season II, sebuah kompetisi adu kecerdasan yang digelar platform bimbingan belajar daring.
Penampilannya yang tenang namun penuh strategi di panggung CoC membuat banyak pelajar terinspirasi dan ingin mengikuti jejaknya. Deo membuktikan bahwa kecerdasan bukan hanya tentang hafalan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan menyelesaikan masalah dengan cepat.
Pesan untuk Generasi Muda: Jangan Takut Gagal
Di balik prestasi yang terus bersinar, Deo juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju sukses tidak selalu mulus. Ia juga pernah mengalami kegagalan dan rasa putus asa. Namun, ia menegaskan bahwa kegagalan hanyalah bagian dari proses belajar.
“Yang penting bukan tidak pernah gagal, tapi selalu mau bangkit lagi setelah gagal,” katanya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk tidak takut mencoba hal-hal baru, berani bermimpi besar, dan tetap rendah hati meski sudah berada di puncak.
“Setiap orang punya waktunya masing-masing untuk sukses, jadi fokus saja pada proses dan terus belajar,” tutupnya.
Inspirasi dari Amadeo Yesa untuk Pelajar Indonesia
Perjalanan Amadeo Yesa membuktikan bahwa kesuksesan bukan datang secara instan. Konsistensi, kedisiplinan, kecintaan pada ilmu, dan keberanian menghadapi tantangan adalah kunci yang membawanya sampai ke titik ini.
Dari nilai UTBK tertinggi se-Indonesia, IPK nyaris sempurna di ITS, hingga panggung Clash of Champions, Amadeo menjadi inspirasi nyata bagi pelajar Indonesia untuk tidak hanya bermimpi, tetapi juga berusaha mewujudkannya.
Bagi Anda para pelajar yang ingin mengikuti jejaknya, ingatlah pesan Deo: belajarlah dengan konsisten, jangan takut gagal, dan jangan lupa untuk selalu rendah hati. Karena sejatinya, setiap proses belajar adalah investasi masa depan.