INVERSI.ID – TurunMinum Grassroots Football Festival siap digelar di Lapangan Yonif 315 Garuda, Kota Bogor, pada Sabtu, 26 Juli 2025. Turnamen ini akan mempertandingkan kelompok usia U8, U10, dan U12, dan menjadi ajang pengembangan bakat sepak bola usia dini sekaligus sarana kolaborasi antar sekolah sepak bola. Di tahun ini, TurunMinum bekerja sama dengan SSB Abinaya sebagai tuan rumah lokal.
Acara ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem olahraga anak-anak dan memberikan pengalaman kompetisi yang sehat serta menyenangkan. Tidak hanya sebagai ajang bertanding, festival ini hadir membawa nuansa edukatif dan kolaboratif untuk anak-anak, pelatih, hingga orang tua.
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Coach Rahmad Darmawan, juga turut memberikan dukungan positif terhadap TurunMinum Grassroots Football Festival. Dalam pernyataannya, ia mengajak masyarakat untuk hadir dan menyemarakkan acara ini.
“Assalamualaikum wr. wb. Salam olahraga, salam sepakbola. Saya Coach Rahmad Darmawan mengajak warga Bogor dan sekitarnya untuk hadir dalam acara TurunMinum Grassroots Football Festival Kota Bogor pada 26 Juli 2025 di Lapangan Yonif 315. Sukseskan acara dan hadiri, semarakan,” ujarnya.
Membangun Karakter Anak Melalui Sepak Bola
Festival ini bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah. Di balik setiap pertandingan, ada proses pembentukan karakter dan nilai-nilai penting yang ditanamkan sejak dini seperti kerja sama tim, rasa percaya diri, disiplin, dan sportivitas. Hal inilah yang menjadi dasar dari komitmen TurunMinum untuk membentuk ekosistem olahraga akar rumput yang sehat dan inklusif.
“Setiap kota punya potensi luar biasa di usia dini, dan Bogor menjadi kota penting dalam gerakan grassroots kami,” kata Nichollas, Koordinator TurunMinum.
Kegiatan ini merupakan kali kedua diselenggarakan setelah sukses digelar di Kota Depok. Antusiasme peserta, orang tua, dan pelatih yang tinggi pada gelaran sebelumnya menjadi motivasi utama untuk terus memperluas jangkauan turnamen ini ke berbagai kota lainnya di Indonesia.
Format Turnamen dan Kegiatan Pendukung
TurunMinum Grassroots Football Festival Kota Bogor akan diikuti oleh 24 tim dari berbagai sekolah sepak bola di wilayah Bogor. Masing-masing kategori usia yakni U8, U10, dan U12, akan diikuti oleh delapan tim yang dibagi ke dalam dua grup. Sistem pertandingan menggunakan format saling bertemu (round robin), memastikan setiap tim mendapatkan banyak kesempatan bermain dan belajar langsung di lapangan.
Tak hanya kompetisi, festival ini juga menghadirkan suasana ramah keluarga dan komunitas, dengan berbagai kegiatan pendukung seperti, area komunitas dan booth interaktif, ruang dukungan orang tua dan zona kuliner lokal untuk mendukung UMKM sekitar.
Dengan konsep yang lebih inklusif, festival ini dirancang sebagai ruang terbuka untuk semua kalangan, bukan hanya bagi peserta dan pelatih, tetapi juga untuk masyarakat umum yang ingin mendukung dan menikmati suasana turnamen sepak bola di Bogor.
Peran Orang Tua dan Komunitas
TurunMinum percaya bahwa keberhasilan pengembangan bakat anak tidak hanya bergantung pada pelatih atau lembaga pendidikan, tetapi juga dukungan kuat dari keluarga dan lingkungan. Oleh karena itu, festival ini mengajak orang tua untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari ekosistem pembelajaran.
“Festival ini seperti ruang belajar bersama, anak-anak bermain dan berkompetisi, sementara orang tua dan komunitas belajar saling mendukung dan membangun,” jelas Nichollas.
TurunMinum juga membuka ruang kolaborasi untuk komunitas lokal dan pegiat olahraga agar terlibat dalam kegiatan ini. Konsep grassroots bukan hanya tentang anak-anak yang bermain bola, tetapi juga tentang bagaimana seluruh ekosistem lokal tumbuh bersama melalui olahraga.
Arah Masa Depan Sepak Bola Usia Dini
Melalui ajang seperti ini, TurunMinum menaruh harapan besar terhadap masa depan sepak bola usia dini di Indonesia. Dengan pendekatan yang menyenangkan, konsisten, dan berbasis komunitas, potensi besar anak-anak Indonesia bisa lebih terarah dan berkembang secara berkelanjutan.
“Kami ingin setiap anak punya kenangan positif dari sepak bola. Bukan trauma karena kalah atau dimarahi, tapi semangat untuk belajar dan terus berkembang,” tambah Nichollas.
Kedepannya, TurunMinum menargetkan lebih banyak kota dan SSB lokal untuk menjadi bagian dari inisiatif ini. Festival ini tidak hanya akan terus hadir di kota-kota besar, tapi juga menyasar daerah-daerah yang memiliki potensi besar namun belum banyak terekspos.
Ajakan untuk Hadir dan Terlibat
Bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya, TurunMinum Grassroots Football Festival adalah kesempatan langka untuk menyaksikan semangat dan bakat anak-anak di lapangan hijau. Suasana festival yang meriah, kompetisi yang sehat, dan interaksi antar komunitas akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Acara ini akan berlangsung mulai pagi hingga sore hari. Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal agar bisa menikmati seluruh rangkaian kegiatan. Tidak dipungut biaya alias gratis untuk umum, dan terbuka bagi siapa saja yang mencintai olahraga dan ingin mendukung gerakan akar rumput sepak bola nasional.***