By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: UMY Jadi Tuan Rumah Pertukaran Budaya Indonesia-Amerika Lewat Program NSLI-Y
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » UMY Jadi Tuan Rumah Pertukaran Budaya Indonesia-Amerika Lewat Program NSLI-Y

Pendidikan

UMY Jadi Tuan Rumah Pertukaran Budaya Indonesia-Amerika Lewat Program NSLI-Y

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
5 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menggelar kegiatan pertukaran budaya yang mempertemukan generasi muda Indonesia dan Amerika Serikat. Melalui American Corner UMY, kampus ini menjadi tuan rumah program National Security Language Initiative for Youth (NSLI-Y) yang diadakan pada Senin (21/7/2025).

Contents
Mengenal Budaya dari Wiru Jarik hingga Tari TradisionalMemperkuat Hubungan Indonesia-Amerika Lewat Generasi Muda

NSLI-Y merupakan program beasiswa yang sepenuhnya didanai oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Program ini dirancang untuk mengenalkan siswa SMA asal Amerika pada bahasa, budaya, dan kehidupan sosial di negara-negara mitra strategis, termasuk Indonesia. Tujuannya tidak hanya memperkuat kemampuan bahasa asing peserta, tetapi juga menumbuhkan pemahaman lintas budaya yang lebih mendalam.

Tahun ini, 13 siswa Amerika Serikat berpartisipasi dalam program di Yogyakarta. Mereka telah tinggal di Indonesia selama empat minggu untuk belajar bahasa Indonesia, mengenal budaya lokal, dan berinteraksi dengan masyarakat. Dalam kunjungan ke UMY, para peserta mendapatkan pengalaman mendalami filosofi Wiru Jarik, mempelajari gerakan tari tradisional Jawa, dan berdiskusi tentang nilai-nilai budaya Indonesia.

Mengenal Budaya dari Wiru Jarik hingga Tari Tradisional

Direktur American Corner UMY, Novy Diana Fauzie, S.S., M.A., menekankan bahwa pemahaman budaya tidak cukup hanya di permukaan. Melalui pengalaman praktik, peserta NSLI-Y diajak memahami filosofi di balik tradisi yang telah diwariskan selama ratusan tahun.

“Pemahaman lintas budaya seperti ini sangat penting agar kita tidak hanya mengenal budaya satu sama lain secara permukaan, tetapi juga memahami nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Bahkan, masyarakat Indonesia sendiri belum tentu memahami makna di balik wiru pada kain jarik, dan hari ini teman-teman dari Amerika Serikat belajar langsung tentang hal itu,” ujar Novy.

Dalam sesi ini, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sentaka Mudya UMY memandu peserta mempraktikkan Wiru Jarik. Setiap lipatan kain dijelaskan maknanya, mulai dari kesederhanaan hingga penghormatan pada tradisi leluhur. Selain itu, peserta juga mempelajari tarian tradisional Jawa, lengkap dengan gestur tangan dan pola langkah yang melambangkan kesopanan serta harmoni hidup.

Beberapa siswa Amerika tampak antusias saat mencoba menirukan gerakan tarian. “Awalnya sulit karena setiap gerakan harus pelan dan penuh kontrol, tapi ini pengalaman yang sangat menarik,” ungkap Emily Carter (17), salah satu peserta NSLI-Y. Ia menambahkan bahwa belajar langsung dari mahasiswa Indonesia membuat proses ini lebih menyenangkan dan interaktif.

Selain tarian dan wiru jarik, para peserta juga berdiskusi dengan mahasiswa UMY mengenai kehidupan sehari-hari di Indonesia, termasuk kebiasaan kuliner, etika sosial, hingga tren anak muda. Interaksi ini memberi perspektif baru bagi kedua belah pihak. Mahasiswa UMY mendapatkan wawasan tentang kehidupan remaja di Amerika, sementara siswa NSLI-Y memahami budaya Indonesia lebih dalam dari sekadar yang mereka baca di buku.

Memperkuat Hubungan Indonesia-Amerika Lewat Generasi Muda

Pertukaran budaya seperti NSLI-Y memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar kegiatan belajar. Jenny Nguyen, Emerging Voices Program Assistant dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, menegaskan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang dalam hubungan bilateral kedua negara.

Baca Juga :

Dibobol Geng Ransomware, Komut Bank BSI Pastikan Data Nasabah Aman
Fakta-fakta Timnas Indonesia Menang Lawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

“Adanya wadah untuk saling mempelajari ide dan budaya adalah alasan kami mendukung program pertukaran seperti NSLI-Y. Di masa depan, generasi muda Indonesia dan Amerika akan memegang peran penting dalam mempererat hubungan kedua negara,” kata Jenny.

Selain itu, ia mendorong mahasiswa UMY untuk aktif mengikuti program pertukaran dan beasiswa yang difasilitasi Kedutaan AS, seperti Fulbright dan Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI). Program-program ini membantu generasi muda membangun jaringan internasional, mengasah kepemimpinan, dan memahami isu global secara lebih komprehensif.

Manfaat dari kegiatan seperti ini tidak hanya dirasakan peserta internasional, tetapi juga mahasiswa lokal. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan komunikasi lintas budaya, melatih bahasa Inggris, dan memperluas wawasan global. Hal ini sangat penting di era persaingan internasional di mana soft skill dan pemahaman budaya global menjadi nilai tambah yang dicari dunia kerja.

Dalam jangka panjang, program seperti NSLI-Y mendukung misi diplomasi budaya Indonesia. Siswa-siswa Amerika yang pulang membawa pengalaman positif akan menjadi “duta” tidak resmi yang membantu membangun citra baik Indonesia di kancah internasional. Mereka juga diharapkan tetap menjaga hubungan dengan teman-teman Indonesia yang mereka temui, sehingga jejaring kolaborasi masa depan bisa terbuka lebih luas.

Dengan keberhasilan penyelenggaraan NSLI-Y di UMY, kampus ini semakin memantapkan posisinya sebagai pusat pertukaran budaya global. Melalui kolaborasi dengan American Corner, mahasiswa UMY mendapatkan kesempatan emas untuk menjadi bagian dari interaksi internasional yang konstruktif. Dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas kampus akan memperkuat peran Indonesia dalam menjalin kerja sama budaya dan pendidikan di masa depan.

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:Amerika SerikatindonesiaNSLI-YPertukaran BudayaUMYUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article SMA Negeri 2 Cibinong Tambah Rombel Hingga 50 Siswa, Ruang Kelas Jadi Sumpek
Next Article Kesempatan Emas Beasiswa Kuliner ke Singapura untuk Pelajar Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index