Hai Inversi! SMA Kesatuan Bangsa lagi-lagi bikin bangga dunia pendidikan Indonesia. Tahun ini, delapan siswa terbaik mereka sukses melangkah ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 di Malang, Jawa Timur, dan pulang dengan segudang prestasi yang bikin kagum!
“Alhamdulillah, prestasi ini sangat membanggakan dan semoga bisa jadi motivasi buat siswa lain juga,” ujar Bayu Ariadi, Kepala SMP Kesatuan Bangsa sekaligus pendamping tim Bina Talenta, Selasa (14/10).
Medali Emas Sampai Perunggu, Semua Komplit!
Deretan nama pemenangnya bikin merinding bangga. Ada Billy Adnan Khalifah yang berhasil gasak medali emas bidang Kebumian. Disusul sama Bening Saoma Palupi dengan medali perak di bidang Kebumian, plus Alvario Wirananda Permana yang juga sukses bawa pulang medali perak Biologi.
Nggak berhenti di situ, Aloysius Gonzaga Duta Setyawan dan Leonardus Lintang Panji Utama juga ikut nyumbang prestasi keren dengan medali perunggu Kimia dan Matematika. Terus ada juga Rangga Anargya Ananta dan Lie Nichollas Darrian yang jadi finalis nasional, tetep bikin nama sekolah makin harum.
Nggak Instan, Semua Berkat Mental Baja
Menurut Bayu Ariadi, semua pencapaian ini jelas bukan hasil instan. Sebelum berangkat ke ajang paling bergengsi itu, mereka sempat dapet motivasi langsung dari Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, dan juga Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih.
Pesannya simpel tapi ngena: prestasi itu datang dari semangat juang, integritas, dan dedikasi buat terus bawa nama daerah ke level nasional. Keren banget, kan?
Sebagai bukti kalau kerja keras mereka dihargai, para siswa SMA dan SMP Kesatuan Bangsa juga baru aja nerima penghargaan dari Dinas Pendidikan Provinsi DIY pada 18 September 2025.
“Penghargaan ini jadi bukti kalau sekolah konsisten banget bikin budaya belajar yang unggul sekaligus punya karakter,” tambah Bayu.
Sekolah Unggulan yang Bikin Bangga
Keberhasilan ini makin negesin kalau SMA Kesatuan Bangsa emang pantas disebut sebagai salah satu sekolah unggulan. Bukan cuma ngejar nilai, tapi juga konsisten ngasih ruang buat siswanya berkembang biar bisa bersaing secara global.
“Semoga semangat juang anak-anak OSN 2025 ini bisa jadi inspirasi buat pelajar lain di seluruh Indonesia,” tutup Bayu penuh harapan.
Jadi, jelas banget kalau perjuangan mereka bukan cuma soal medali, tapi juga bukti kalau anak muda Indonesia bisa bersinar di kancah nasional bahkan dunia.