Halo Inversi! Bagi anak muda Sulawesi Selatan yang bercita-cita kuliah tapi terhalang biaya, ada kabar keren banget! Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar lewat program Online Scholarship Competition (OSC) siap jadi jembatan buat pelajar berprestasi supaya tetap bisa lanjut pendidikan tinggi tanpa pusing mikirin biaya kuliah.
Tantangan Pendidikan di Sulsel
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sulsel, Amran, ngasih highlight penting: setiap tahun ada sekitar 11 ribu siswa SMA/sederajat lulus di Sulsel. Tapi sayangnya, banyak di antara mereka yang gagal lanjut kuliah. Bukan karena gak punya kemampuan, tapi karena terkendala masalah ekonomi.
“Padahal banyak anak-anak kita yang pintar dan punya prestasi. Sayang banget kalau berhenti cuma karena biaya,” kata Amran, Kamis (16/10/2025).
Makanya, program beasiswa kayak OSC ini jadi penyelamat. Pemerintah Provinsi Sulsel juga mendorong sekolah-sekolah, terutama kepala sekolah, untuk aktif banget menyebarkan info beasiswa ke siswa, khususnya yang lagi di kelas XII. Jadi, gak ada lagi cerita “gak tahu” atau “ketinggalan info”.
Konsistensi UMI Sejak 2019
Rektor UMI, Prof. Dr. Hambali Thalib, cerita kalau kerjasama UMI dengan Medcom.id lewat OSC udah jalan sejak 2019. Setiap tahunnya, UMI konsisten dapat jatah 20 kuota beasiswa OSC, dan mahasiswa penerimanya sekarang tersebar di 13 fakultas dengan 65 program studi (prodi).
“Alhamdulillah, ini bukti konsistensi kita untuk bantu anak-anak muda melanjutkan kuliah. Ke depan, forum ini akan terus berlanjut supaya makin banyak pelajar terbantu,” kata Prof. Hambali saat acara try out OSC di Aula Al Jibra UMI Makassar.
Bayangin aja, sejak awal program, udah ada puluhan bahkan ratusan mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi yang akhirnya bisa duduk di bangku kuliah dan meraih mimpi.
Ternyata, UMI gak cuma ngandalkan program OSC aja. Mereka juga punya program beasiswa internal yang rutin disalurkan ke masyarakat, khususnya di 36 desa binaan yang tersebar di 23 kabupaten Sulsel dan bahkan merambah ke 6 provinsi di Kawasan Timur Indonesia.
Artinya, komitmen UMI bukan hanya sekadar “kuliah buat mahasiswa di kampusnya,” tapi juga memberdayakan masyarakat lebih luas lewat pendidikan. Dengan pendekatan ini, UMI ingin membuktikan kalau pendidikan bisa jadi motor perubahan sosial dan pembangunan daerah.
Harapan Buat Generasi Muda
Beasiswa OSC UMI jelas bukan cuma soal uang kuliah gratis. Lebih dari itu, ini adalah peluang emas buat anak muda Sulsel yang pengen membuktikan diri, bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti bermimpi.
Amran menegaskan, dengan adanya jalur-jalur beasiswa, sekarang yang dibutuhkan adalah keberanian dan keseriusan pelajar buat ikut seleksi. “Kalau kalian punya prestasi, ayo manfaatkan kesempatan ini. Karena peluang itu ada, tinggal kalian yang ambil,” katanya.
Program OSC ini diharapkan bisa memicu semangat anak muda buat terus mengejar pendidikan tinggi. Di era kompetisi global kayak sekarang, punya gelar sarjana bukan cuma prestise, tapi juga modal besar untuk bisa bersaing di dunia kerja dan menciptakan perubahan.
Lewat kerjasama UMI Makassar dan Medcom.id, beasiswa OSC hadir sebagai jawaban nyata atas tantangan pendidikan di Sulsel. Program ini jadi bukti kalau pendidikan bukan sekadar hak istimewa, tapi hak semua orang. Tinggal bagaimana kita, khususnya generasi muda, berani ambil kesempatan dan memanfaatkannya.
Dengan semangat ini, Sulsel siap melahirkan generasi emas yang bukan cuma berprestasi di kampus, tapi juga jadi motor perubahan di masyarakat. Jadi, buat kamu anak-anak Sulsel, sudah siap jadi bagian dari penerus bangsa lewat jalur beasiswa OSC?