JAKARTA — Minggu, 2 November 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) kembali menjadi saksi kemegahan konser BLACKPINK dalam rangkaian tur dunia bertajuk BLACKPINK WORLD TOUR: DEADLINE. Setelah sukses menggelar hari pertama pada Sabtu (1/11), konser hari kedua pada Minggu (2/11) menghadirkan atmosfer yang lebih emosional, interaktif, dan penuh kejutan. Ribuan BLINK dari berbagai penjuru Indonesia dan negara tetangga memadati stadion sejak pagi, menandai antusiasme luar biasa terhadap grup asal Korea Selatan yang beranggotakan Jennie, Jisoo, Lisa, dan Rosé.
Sebagai jurnalis yang meliput langsung dari lokasi, saya menyaksikan bagaimana konser ini bukan hanya pertunjukan musik, tetapi juga perayaan budaya pop global yang menyatukan ribuan hati dalam satu irama.
Penukaran tiket dan wristband dimulai pukul 10.00 WIB. Di luar stadion, antrean mengular hingga ke area parkir timur. Para penggemar mengenakan atribut khas BLACKPINK seperti lightstick, kaos tur, dan poster bergambar idola mereka. Beberapa komunitas fanbase lokal menggelar aktivitas seperti photobooth, kuis berhadiah, dan pembagian merchandise.
“Ini konser pertama saya, dan saya rela datang dari Medan demi Jennie,” ujar Rani (21), salah satu BLINK yang saya temui di antrean. Semangat seperti ini terlihat di hampir setiap sudut stadion.
Konser dimulai tepat pukul 18.30 WIB. Panggung utama menampilkan layar LED raksasa dengan tata cahaya dinamis yang mengubah suasana stadion menjadi arena futuristik. BLACKPINK membuka pertunjukan dengan “Pink Venom,” disambut teriakan histeris dari penonton.
Selama lebih dari dua jam, mereka membawakan deretan lagu hits seperti “Kill This Love,” “DDU-DU DDU-DU,” “How You Like That,” “Shut Down,” dan “Forever Young.” Masing-masing anggota juga tampil solo: Rosé dengan “Gone,” Lisa dengan “Money,” Jennie dengan “You & Me,” dan Jisoo dengan “Flower.” Koreografi mereka presisi, energik, dan penuh karisma.
Salah satu kekuatan konser hari kedua adalah interaksi intens antara BLACKPINK dan penonton. Jennie menyapa dengan bahasa Indonesia, “Terima kasih sudah datang! Kami cinta kalian!” Lisa menerima hadiah dari fans di barisan depan, bahkan sempat selfie singkat dengan penonton. Jisoo membaca banner bertuliskan “Jisoo, you’re my flower in the storm,” dan tersenyum haru. Rosé mengajak penonton bernyanyi bersama dalam lagu “Stay,” menciptakan momen yang sangat intim.
“BLACKPINK bukan hanya tampil, mereka hadir sepenuhnya,” ujar Dita (24), BLINK asal Bandung yang saya wawancarai usai konser.
Promotor iMe Indonesia bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memastikan kelancaran konser. Sebanyak 1.500 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, dan TNI dikerahkan. Area konser dilengkapi dengan zona istirahat, toilet bersih, dan petugas medis yang siaga.
Aturan barang bawaan juga diterapkan ketat. Kamera profesional, tablet, dan alat perekam dilarang masuk. Penonton diimbau untuk tidak melakukan siaran langsung selama konser berlangsung.
Booth merchandise resmi BLACKPINK kembali menjadi pusat perhatian. Produk seperti lightstick, poster, kaos, dan photocard laris manis. Fanbase lokal seperti BLINK Indonesia dan komunitas regional mengadakan berbagai aktivitas seru. Ada sesi kuis berhadiah, photobooth dengan background konser, dan pembagian stiker serta postcard bertema DEADLINE.
Menjelang akhir konser, BLACKPINK menyanyikan “Forever Young.” Penonton berdiri, bernyanyi, dan melambaikan lightstick. Layar LED menampilkan montage perjalanan tur mereka, dan banyak penonton terlihat menangis haru. Sebelum meninggalkan panggung, mereka berkata, “Terima kasih Jakarta! Sampai jumpa lagi!” dan melemparkan ciuman ke arah penonton. Momen ini menjadi penutup sempurna dari konser yang tak hanya megah, tapi juga menyentuh hati.
BLACKPINK berhasil menciptakan malam yang tak terlupakan. Konser ini bukan hanya pertunjukan musik, tetapi juga perayaan cinta antara artis dan penggemar. Dengan panggung megah, penampilan spektakuler, dan interaksi hangat, BLACKPINK membuktikan bahwa mereka adalah ikon global yang mampu menyatukan ribuan orang dalam satu semangat.
Kehadiran ribuan BLINK, dukungan penuh dari aparat keamanan, dan kerja keras promotor menjadikan konser ini sebagai contoh sukses penyelenggaraan event internasional di Indonesia. Day 2 telah selesai dengan gemilang—dan meninggalkan kenangan yang akan terus dikenang oleh para penggemar dan peliput seperti saya.