By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bekuk Thailand di Final, Australia Tambah Koleksi Trofi ASEAN Boys Championship
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bekuk Thailand di Final, Australia Tambah Koleksi Trofi ASEAN Boys Championship

Olahraga

Bekuk Thailand di Final, Australia Tambah Koleksi Trofi ASEAN Boys Championship

Jack
By
Jack
4 weeks ago
Share
4 Min Read
Pesepak bola Timnas Thailand U-19 Surachai Booncharee (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Australia U-19 Peter Gerard Antoniou (kedua kiri). (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Tim nasional Australia U-19 sukses keluar sebagai juara ASEAN Boys Championship 2026 atau yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF U-19. Gelar tersebut diraih setelah menaklukkan Thailand dengan skor 2-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu malam.

Kemenangan Australia ditentukan lewat dua gol yang tercipta pada babak pertama dan penghujung pertandingan. Gol pembuka lahir melalui sundulan Alexander Lech Garbowski pada menit ke-41 setelah memanfaatkan umpan lambung dari sepak pojok yang dilepaskan Lawrence Wong.

Memasuki babak kedua, Thailand berupaya mengejar ketertinggalan. Namun, solidnya pertahanan Australia membuat sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Saat laga memasuki masa tambahan waktu, Australia berhasil memastikan kemenangan melalui gol yang dicetak Beckham Backer pada menit 90+7. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan 2-0 dan membawa skuad asuhan Richard Garcia mengangkat trofi juara.

Keberhasilan ini semakin menegaskan dominasi Australia di ajang kelompok umur Asia Tenggara. Gelar tahun 2026 menjadi trofi keenam yang berhasil diraih Negeri Kanguru pada turnamen tersebut.

Sebelumnya, Australia juga pernah menjadi kampiun pada edisi 2006, 2008, 2010, 2016, dan 2019. Catatan itu menjadikan Australia sebagai negara dengan koleksi gelar terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala AFF U-19.

Pelatih Australia Richard Garcia mengaku bangga dengan pencapaian para pemainnya. Menurut dia, keberhasilan meraih gelar juara tidak lepas dari kerja keras serta kedisiplinan seluruh anggota tim sepanjang turnamen.

“Semua karena kerja keras semua pemain,” katanya.

Di sisi lain, Thailand harus puas mengakhiri turnamen sebagai runner-up. Meski gagal meraih gelar kali ini, tim Gajah Perang Muda tetap menjadi salah satu kekuatan besar di level usia muda Asia Tenggara dengan koleksi lima gelar juara yang diraih pada 2002, 2009, 2011, 2015, dan 2017.

Baca Juga :

Mengapa Sinema di Indonesia Terobsesi dengan Hantu Perempuan? Menelusuri Jejak Gender, Budaya, dan Ketakutan Kolektif
6 Cara Mengatasi Keputihan Gatal, No 4 Paling Penting

Sementara itu, tuan rumah Indonesia menutup turnamen dengan hasil positif setelah mengamankan posisi ketiga. Tim Garuda Muda berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang digelar di stadion yang sama pada Sabtu sore.

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto mengaku bersyukur timnya mampu menunjukkan performa yang baik saat menghadapi Kamboja. Ia menilai para pemain telah berjuang maksimal untuk meraih kemenangan dan mengakhiri turnamen dengan hasil membanggakan.

Namun demikian, Nova menegaskan bahwa partisipasi Indonesia di ASEAN Boys Championship 2026 bukan semata-mata mengejar hasil akhir. Turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi untuk melihat kualitas tim yang sedang dipersiapkan menghadapi agenda yang lebih besar.

“Masih banyak yang harus kita benahi dan tentunya evaluasi demi evaluasi akan juga terus kita lakukan demi bisa lebih baik lagi ke depannya. Semoga hasil ini bisa kita bawa ke depan untuk mengikuti kualifikasi Asia di Laos ,” katanya.

Nova menambahkan, berbagai aspek permainan masih perlu diperbaiki agar Timnas Indonesia U-19 dapat tampil lebih kompetitif pada Kualifikasi Piala Asia mendatang. Hasil di turnamen ini diharapkan menjadi modal berharga bagi para pemain untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan yang lebih berat di level Asia.

Dengan berakhirnya ASEAN Boys Championship 2026, Australia kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola usia muda di kawasan. Sementara Indonesia membawa pulang banyak pelajaran penting sebagai bekal untuk menatap kompetisi berikutnya.

You Might Also Like

Dibantai Belgia 4-1, AS Tinggalkan Piala Dunia dengan Luka Mendalam
Tangis Ronaldo Pecah! Spanyol Singkirkan Portugal Plus Mimpi Sang Legenda
Gugur di Wimbledon 2026, Aldila Sutjiadi Fokus Siapkan Misi Baru di US Swing
Trump Bikin Heboh! Saat FIFA Dinilai Tunduk pada Superioritas AS
Haaland Singkirkan Selecao dan Bawa Norwegia ke Perempat Final Piala Dunia 2026
TAGGED:AustraliaPiala AFF U19Thailand
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tom Cruise hingga Lisa BLACKPINK Goncang Piala Dunia 2026
Next Article Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Drama di Azteca! Inggris Ukir Sejarah, Taklukkan Meksiko di Kandang Keramatnya

1 day ago
Olahraga

PSN Ngada Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup B Piala Presiden 2026

2 days ago
Olahraga

Pasuruan United Puncaki Klasemen Sementara Grup A Piala Presiden 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Penalti Emas Mbappe Bungkam Paraguay, Prancis Melaju ke Perempat Final

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index