By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
4 Min Read
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. (Foto: Kemenpar)
SHARE

INVERSI.ID – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan bahwa wisata gastronomi memiliki konsep yang lebih luas dibandingkan wisata kuliner pada umumnya. Jika wisata kuliner berfokus pada aktivitas mencicipi makanan, gastronomi mengajak wisatawan memahami sejarah, budaya, tradisi, hingga filosofi yang melatarbelakangi setiap hidangan.

Menurut Ni Luh, setiap makanan tradisional memiliki cerita unik yang menjadi bagian dari identitas budaya suatu daerah. Karena itu, pengalaman gastronomi tidak hanya menghadirkan kenikmatan rasa, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya kepada wisatawan.

“Kami juga ingin mengajak wisatawan mengenal dan memahami cerita di balik setiap hidangan, karena setiap makanan memiliki sejarah dan nilai budaya yang unik,” kata Ni Luh dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Ia menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan wisata gastronomi sebagai salah satu kekuatan utama sektor pariwisata. Keberagaman kuliner dari Sabang hingga Merauke menjadi aset berharga yang tidak dimiliki banyak negara lain.

Berbagai makanan tradisional di Indonesia tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga menyimpan filosofi, sejarah panjang, serta warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Bagi Indonesia, gastronomi juga memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Ekosistem gastronomi melibatkan banyak pihak, mulai dari petani, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pengrajin pangan lokal, hingga pelaku bisnis kuliner yang tersebar di berbagai daerah.

Karena itu, penguatan sektor wisata gastronomi diyakini mampu memperluas manfaat ekonomi pariwisata secara lebih merata. Wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati makanan, tetapi juga berinteraksi dengan budaya lokal, lingkungan, serta kehidupan masyarakat setempat.

“Kami ingin menguatkan posisi gastronomi Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pelengkap perjalanan wisata, tetapi menjadi alasan utama wisatawan datang ke Indonesia,” ujarnya.

Ni Luh juga menyoroti perubahan tren wisata global yang saat ini semakin mengarah pada pencarian pengalaman autentik dan berbasis budaya lokal. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menjadikan kuliner Nusantara sebagai magnet utama kunjungan wisatawan.

Baca Juga :

Anak Muda Indonesia Unjuk Gigi di Panggung Dunia, Shanghai Piano Festival 2025
Tips Aman Mencoba Fitur FF Beta Testing APK

Menurutnya, kekayaan gastronomi Indonesia dapat mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama di destinasi wisata sekaligus meningkatkan pengeluaran selama perjalanan.

Dalam kesempatan tersebut, Ni Luh turut mengapresiasi penyelenggaraan Grab Bintang 5 Awards 2026 yang dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan pelaku usaha kuliner sekaligus memperkuat posisi gastronomi Indonesia di sektor pariwisata nasional.

Ajang penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi pelaku usaha kuliner, tetapi juga membantu mendorong pertumbuhan industri gastronomi sebagai salah satu sektor yang berkontribusi terhadap perekonomian dan pariwisata nasional.

Program tersebut juga selaras dengan prioritas Kementerian Pariwisata yang saat ini fokus mengembangkan pariwisata berkualitas melalui tiga pilar utama, yakni wisata bahari, wisata kebugaran atau wellness tourism, dan wisata gastronomi.

Ketiga sektor tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkesan, berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi wisatawan maupun masyarakat di destinasi wisata.

Selain itu, Wamenpar Ni Luh memberikan apresiasi terhadap kategori “Wonderful Indonesia Favorite Flavor” yang menjadi bagian dari penghargaan tersebut. Kategori ini memberikan penghormatan kepada pelaku usaha kuliner di destinasi prioritas yang berhasil menghadirkan cita rasa khas Nusantara dan menjadi favorit wisatawan.

“Kategori ini diharapkan semakin memotivasi para pelaku usaha kuliner untuk terus mengembangkan kekayaan gastronomi daerahnya, karena warisan kuliner Indonesia memiliki nilai yang tinggi dan menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan,” kata Ni Luh.

Melalui pengembangan wisata gastronomi, pemerintah berharap kuliner Indonesia tidak hanya dikenal sebagai pelengkap perjalanan, tetapi berkembang menjadi alasan utama wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang, menikmati, dan mengenal lebih dalam kekayaan budaya Nusantara.

You Might Also Like

Menpar: Wellness Tourism Jadi Fokus Baru Pariwisata Indonesia Berdaya Saing Global
Konektivitas Makin Luas, Bandara Ngurah Rai Tambah Rute Penerbangan ke NTT dan Sultra
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Komuter ?
Liburan ke Banyuwangi? Ini Deretan Event Seru Menjelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026
Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
TAGGED:kemenparKulinerWisata Gastronomi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bekuk Thailand di Final, Australia Tambah Koleksi Trofi ASEAN Boys Championship
Next Article Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian

DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal

1 month ago
Travel

Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo

1 month ago
Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

1 month ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index