By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final Meski Trump Optimistis
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final Meski Trump Optimistis

Internasional

Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final Meski Trump Optimistis

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
4 Min Read
Ilustrasi - Amerika Serikat dan Iran. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Iran hingga kini belum mengambil keputusan akhir terkait memorandum kesepakatan yang diusulkan dalam perundingan dengan Amerika Serikat. Sejumlah aspek penting dalam rancangan perjanjian tersebut masih berada dalam tahap evaluasi dan pembahasan di berbagai level pemerintahan.

Informasi itu disampaikan oleh sumber yang mengikuti perkembangan negosiasi antara Teheran dan Washington. Menurutnya, proses peninjauan masih berlangsung sehingga belum ada keputusan resmi yang diumumkan kepada publik.

“Iran belum mengumumkan keputusan final mengenai memorandum kesepakatan yang diusulkan,” kata sumber tersebut kepada kantor berita Fars.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah Iran saat ini masih melakukan kajian mendalam terhadap berbagai aspek yang terkandung dalam proposal tersebut, mulai dari sisi politik, hukum, hingga teknis.

“Ia menambahkan bahwa peninjauan terhadap aspek politik, hukum, dan teknis dari proposal yang diajukan masih terus berlangsung.”

Laporan kantor berita Fars menyebutkan bahwa pembahasan rancangan kesepakatan tidak hanya dilakukan oleh para ahli, tetapi juga melibatkan pengambil keputusan di tingkat tinggi yang memiliki kewenangan menentukan arah kebijakan negara.

Trump Sebut Kesepakatan Segera Ditandatangani

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan optimisme terkait proses negosiasi tersebut. Melalui akun media sosial Truth Social pada Sabtu (13/6), Trump menyebut kesepakatan dengan Iran dijadwalkan akan ditandatangani pada Minggu.

Optimisme serupa juga datang dari Pakistan yang saat ini berperan sebagai mediator dalam upaya diplomasi antara kedua negara. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan bahwa peluang tercapainya kesepakatan sangat terbuka dan proses finalisasi berpotensi selesai dalam waktu dekat.

Baca Juga :

Hasil Quick Count Pilpres 2024 versi Cyrus Network dapat Dilihat di Sejumlah Media
Biodata dan Profil Reva Fidela, Member Generasi 8 Umumkan Akan Lulus dari JKT48

Peran Pakistan dinilai cukup penting dalam menjembatani komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat yang selama bertahun-tahun diwarnai ketegangan politik dan keamanan.

Meski demikian, Iran memberikan sinyal berbeda. Teheran menegaskan bahwa tidak ada rencana penandatanganan kesepakatan pada Minggu sebagaimana yang disampaikan sejumlah pihak.

Pemerintah Iran mengakui bahwa peluang tercapainya kesepakatan tetap terbuka, namun proses tersebut kemungkinan baru dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan setelah seluruh pembahasan rampung.

Fokus Perundingan Iran dan Amerika Serikat

Upaya diplomasi yang dimediasi Pakistan mencakup sejumlah isu strategis yang selama ini menjadi sumber ketegangan antara kedua negara.

Pembahasan tersebut antara lain berfokus pada langkah-langkah penghentian permusuhan antara Teheran dan Washington, pembukaan kembali Selat Hormuz bagi aktivitas pelayaran internasional, hingga penyelesaian isu terkait program nuklir Iran.

Selat Hormuz sendiri memiliki peran vital dalam perdagangan energi dunia karena menjadi salah satu jalur utama pengiriman minyak dan gas internasional.

Sejumlah pejabat Iran sebelumnya menyatakan bahwa sebagian besar substansi dalam rancangan kesepakatan telah memperoleh persetujuan dari kedua pihak. Namun demikian, mereka juga menilai proses negosiasi berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

Iran bahkan menuduh Amerika Serikat kerap mengubah posisi dalam perundingan dan mengeluarkan pernyataan yang dianggap tidak konsisten sehingga memperlambat kemajuan pembicaraan menuju kesepakatan final.

Meski masih terdapat sejumlah perbedaan pandangan, proses diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat terus berlanjut dengan harapan dapat menghasilkan kesepakatan yang mampu meredakan ketegangan dan menciptakan stabilitas yang lebih baik di kawasan Timur Tengah.

You Might Also Like

Menlu Iran Ancam Tindak Lanjut Serangan Ukraina terhadap Kapal Dagang di Laut Kaspia
Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri
Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth
Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran
Rusia Klaim Serang Pusat Logistik dan Fasilitas Drone Ukraina dalam Operasi Terbaru
TAGGED:AmerikaIranKonflik Timur Tengah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article SPMB Jatim 2026 Tahap 1 Tuntas, Lebih dari 54 Ribu Calon Murid Lolos Jalur Domisili
Next Article Takluk dari Chen/Liu, Sabar/Reza Bawa Pulang Gelar Runner-up Australian Open
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian

DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

InternasionalKesehatan

Kasus Campak di Amerika Serikat Tembus 2.300, Lampaui Rekor Sepanjang 2025

4 days ago
Internasional

Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS

5 days ago
EkonomiInternasional

Impor Minyak Rusia Dieksekusi, Stok BBM Nasional Dijaga Tetap Aman

6 days ago
Internasional

Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index