By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

PolitikTerkini

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 weeks ago
Share
4 Min Read
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia Menurut riset Sintesa Strategi Indonesia (SSI), Bahlil menjadi salah satu figur paling dominan dalam percakapan publik positif terkait pemerintahan Presiden Prabowo. (Foto, dok/Setpres)
SHARE

JAKARTA – Hasil riset Sintesa Strategi Indonesia (SSI) menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sebagai salah satu figur paling dominan dalam percakapan publik terkait pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Temuan tersebut dinilai menjadi indikator bahwa kinerja nyata di sektor energi dan investasi ikut menopang reputasi positif pemerintahan di ruang digital.

Riset SSI yang melakukan analisis dan pemantauan terhadap platform X, Facebook, Instagram, YouTube, TikTok, serta media online nasional selama periode 5 Juni–2 Juli 2026 mencatat terdapat 231 juta terpaan konten yang berkaitan dengan kata kunci “Prabowo”. Dari jumlah tersebut, sekitar 33 juta terpaan secara khusus membahas para menteri dan Wakil Presiden yang berada di lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo.

Di antara tokoh-tokoh dengan sorotan terbesar, Bahlil Lahadalia mencatat 8.213.780 terpaan konten, hanya berada di bawah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memperoleh 8.617.236 terpaan.

Namun, dari sisi kualitas sentimen, Bahlil mencatat hasil yang lebih positif. SSI menemukan 40,1 persen percakapan mengenai Bahlil bernada positif, sementara hanya 5,9 persen yang bernada negatif, dan sisanya bersifat netral. Sebaliknya, Gibran memiliki sentimen positif sebesar 31,4 persen dengan sentimen negatif mencapai 25,9 persen.

SSI mengelompokkan lima tokoh dengan paparan terbesar—yakni Gibran Rakabuming Raka, Bahlil Lahadalia, Nanik/Deyang, Letkol Teddy, dan Purbaya — ke dalam klaster “Tier 1 Dominan”, yaitu figur yang memperoleh lebih dari satu juta paparan konten terkait Presiden Prabowo.

Di luar Bahlil dan Gibran, Letkol Teddy memperoleh 3.606.181 terpaan dengan sentimen positif 24,1 persen dan negatif 15,2 persen, sedangkan Purbaya mendapat 1.648.351 terpaan dan sentimen positif 12,2 persen dan negatif 9,5 persen. Adapun Nanik/Deyang meraih 7.451.724 terpaan, namun sebagian besar atau 85,7 persen bernada netral.

Menanggapi hasil riset tersebut, Bustamin Wahid, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sorong, menilai data itu menarik untuk dibaca dalam konteks dinamika komunikasi politik pemerintahan.

“Sebagai pengamat, saya melihat data ini menunjukkan bahwa figur seperti Bahlil Lahadalia relatif jarang menjadi sasaran sentimen negatif dibandingkan tokoh lain yang sama-sama banyak disorot publik. Ini bisa dibaca sebagai indikasi soliditas dukungan kader partai koalisi terhadap pemerintahan, meskipun tentu perlu kajian lebih lanjut untuk memastikan apakah pola ini konsisten dalam jangka panjang,” ujar Bustamin di Sorong, Sabtu (4/7/2026).

Menurut Bustamin, temuan SSI menjadi salah satu indikator awal mengenai persepsi publik terhadap para pembantu presiden, meski tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran keberhasilan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa reputasi positif harus terus diperkuat melalui hasil kerja yang dirasakan langsung masyarakat.

Baca Juga :

Kecelakaan Maut KM 370 Tol Semarang Batang, Berikut Nama Tujuh Korban Meninggal
Tips Mengatasi Obesitas dan Sindrom, Jangan Sering Konsumsi Mi Instan

“Data digital seperti ini bisa menjadi indikator awal, tapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang pembantu presiden. Yang perlu digarisbawahi adalah bagaimana sentimen positif ini dijaga konsistensinya lewat kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar aktivitas di media sosial. Saya juga mendorong agar lembaga riset seperti SSI terus transparan soal metodologi yang digunakan, supaya publik bisa menilai temuan ini secara utuh,”kata Bustamin.

Secara keseluruhan, SSI mencatat sentimen publik terhadap Presiden Prabowo Subianto selama periode penelitian berada pada 41,5 persen positif, 44,7 persen netral, dan 13,8 persen negatif. Hasil tersebut menunjukkan ruang digital masih didominasi percakapan netral hingga positif, sementara Bahlil menjadi salah satu tokoh dengan kombinasi paparan tinggi dan tingkat sentimen negatif yang relatif paling rendah di antara figur utama pemerintahan.

You Might Also Like

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks
Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri
Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth
Febrie Adriansyah Sebut Penetapan Tersangka TPPU Bentuk Kriminalisasi
Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran
TAGGED:Bahlil LahadaliaPresiden Prabowo SubiantoRiset SSI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kisah Cinderella Cape Verde Berakhir, Argentina Harus Mati-Matian Sebelum Lolos
Next Article Gunung Anak Krakatau Siaga: Warga Banten & Lampung Harus Antisipasi!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK Usai Ditetapkan Tersangka, Datang Tanpa Rompi Tahanan

Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Bongkar Aktor Intelektual dan Aliran Dana

Tak Lagi Sekadar Bank KPR, BTN Genjot Strategi Beyond Mortgage

Nama Bahlil Disoraki Kader PKB, Komen Cak Imin : “Gawat, Banyak Penggemarnya!”

Survei LSI: Kepuasan Publik terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Ini Faktor Pendorongnya

Momen Prabowo Guyon soal “Pemimpin Kancil” Warnai Puncak Harlah ke-28 PKB

Prabowo Ungkap Dana Efisiensi Rp300 Triliun Digunakan untuk Program Prioritas Nasional

Tabung CNG Akan Dibuat PT Pindad? Ternyata Sudah Lama Produksi Tabung Gas Nasional

MK Putuskan Izin Tambang ke Ormas Tak Bisa Tunjuk Langsung, Bahlil Siapkan Aturan Baru

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Rusia Klaim Serang Pusat Logistik dan Fasilitas Drone Ukraina dalam Operasi Terbaru

2 days ago
InternasionalKesehatan

Kasus Campak di Amerika Serikat Tembus 2.300, Lampaui Rekor Sepanjang 2025

3 days ago
Internasional

Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS

3 days ago
Terkini

Pendaftaran Magang Nasional 2026 Tahap 1 Masih Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index