By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

PolitikTerkini

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 hours ago
Share
4 Min Read
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia Menurut riset Sintesa Strategi Indonesia (SSI), Bahlil menjadi salah satu figur paling dominan dalam percakapan publik positif terkait pemerintahan Presiden Prabowo. (Foto, dok/Setpres)
SHARE

JAKARTA – Hasil riset Sintesa Strategi Indonesia (SSI) menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sebagai salah satu figur paling dominan dalam percakapan publik terkait pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Temuan tersebut dinilai menjadi indikator bahwa kinerja nyata di sektor energi dan investasi ikut menopang reputasi positif pemerintahan di ruang digital.

Riset SSI yang melakukan analisis dan pemantauan terhadap platform X, Facebook, Instagram, YouTube, TikTok, serta media online nasional selama periode 5 Juni–2 Juli 2026 mencatat terdapat 231 juta terpaan konten yang berkaitan dengan kata kunci “Prabowo”. Dari jumlah tersebut, sekitar 33 juta terpaan secara khusus membahas para menteri dan Wakil Presiden yang berada di lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo.

Di antara tokoh-tokoh dengan sorotan terbesar, Bahlil Lahadalia mencatat 8.213.780 terpaan konten, hanya berada di bawah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memperoleh 8.617.236 terpaan.

Namun, dari sisi kualitas sentimen, Bahlil mencatat hasil yang lebih positif. SSI menemukan 40,1 persen percakapan mengenai Bahlil bernada positif, sementara hanya 5,9 persen yang bernada negatif, dan sisanya bersifat netral. Sebaliknya, Gibran memiliki sentimen positif sebesar 31,4 persen dengan sentimen negatif mencapai 25,9 persen.

SSI mengelompokkan lima tokoh dengan paparan terbesar—yakni Gibran Rakabuming Raka, Bahlil Lahadalia, Nanik/Deyang, Letkol Teddy, dan Purbaya — ke dalam klaster “Tier 1 Dominan”, yaitu figur yang memperoleh lebih dari satu juta paparan konten terkait Presiden Prabowo.

Di luar Bahlil dan Gibran, Letkol Teddy memperoleh 3.606.181 terpaan dengan sentimen positif 24,1 persen dan negatif 15,2 persen, sedangkan Purbaya mendapat 1.648.351 terpaan dan sentimen positif 12,2 persen dan negatif 9,5 persen. Adapun Nanik/Deyang meraih 7.451.724 terpaan, namun sebagian besar atau 85,7 persen bernada netral.

Menanggapi hasil riset tersebut, Bustamin Wahid, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sorong, menilai data itu menarik untuk dibaca dalam konteks dinamika komunikasi politik pemerintahan.

“Sebagai pengamat, saya melihat data ini menunjukkan bahwa figur seperti Bahlil Lahadalia relatif jarang menjadi sasaran sentimen negatif dibandingkan tokoh lain yang sama-sama banyak disorot publik. Ini bisa dibaca sebagai indikasi soliditas dukungan kader partai koalisi terhadap pemerintahan, meskipun tentu perlu kajian lebih lanjut untuk memastikan apakah pola ini konsisten dalam jangka panjang,” ujar Bustamin di Sorong, Sabtu (4/7/2026).

Menurut Bustamin, temuan SSI menjadi salah satu indikator awal mengenai persepsi publik terhadap para pembantu presiden, meski tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran keberhasilan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa reputasi positif harus terus diperkuat melalui hasil kerja yang dirasakan langsung masyarakat.

Baca Juga :

Arti Mimpi Menebang Pohon Pisang yang Sudah Berbuah
Profil dan Biodata Putu Ayu Saraswati, Puteri Lingkungan 2020 Dilamar Arsyah Rasyid Mantan Maudy Ayunda

“Data digital seperti ini bisa menjadi indikator awal, tapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang pembantu presiden. Yang perlu digarisbawahi adalah bagaimana sentimen positif ini dijaga konsistensinya lewat kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar aktivitas di media sosial. Saya juga mendorong agar lembaga riset seperti SSI terus transparan soal metodologi yang digunakan, supaya publik bisa menilai temuan ini secara utuh,”kata Bustamin.

Secara keseluruhan, SSI mencatat sentimen publik terhadap Presiden Prabowo Subianto selama periode penelitian berada pada 41,5 persen positif, 44,7 persen netral, dan 13,8 persen negatif. Hasil tersebut menunjukkan ruang digital masih didominasi percakapan netral hingga positif, sementara Bahlil menjadi salah satu tokoh dengan kombinasi paparan tinggi dan tingkat sentimen negatif yang relatif paling rendah di antara figur utama pemerintahan.

You Might Also Like

Penalti Emas Mbappe Bungkam Paraguay, Prancis Melaju ke Perempat Final
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Kanada Tersingkir, Singa Atlas Ukir Sejarah ke Perempat Final
Gol Cepat Jhon Arias Singkirkan Ghana! Kolombia Melesat ke 16 Besar
Gunung Anak Krakatau Siaga: Warga Banten & Lampung Harus Antisipasi!
TAGGED:Bahlil LahadaliaPresiden Prabowo SubiantoRiset SSI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kisah Cinderella Cape Verde Berakhir, Argentina Harus Mati-Matian Sebelum Lolos
Next Article Gunung Anak Krakatau Siaga: Warga Banten & Lampung Harus Antisipasi!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50

Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menguat, Investor Mulai Lirik Aset Emerging Market

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Kisah Cinderella Cape Verde Berakhir, Argentina Harus Mati-Matian Sebelum Lolos

3 hours ago
Pildun 2026Terkini

Tangis Haru Salah Berujung Duel Lawan Messi di 16 Besar

3 hours ago
Pildun 2026Terkini

Diam-Diam Mematikan! Swiss Belum Terkalahkan dan Siap Jadi Ancaman Besar

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Drama Gila! VAR Hancurkan Harapan Kroasia dan Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index