By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Setoran Negara Melesat! ESDM Kantongi Rp85,58 Triliun di Pertengahan 2026
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Setoran Negara Melesat! ESDM Kantongi Rp85,58 Triliun di Pertengahan 2026

EkonomiTerkini

Setoran Negara Melesat! ESDM Kantongi Rp85,58 Triliun di Pertengahan 2026

Nicholas
By
Nicholas
2 hours ago
Share
2 Min Read
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat capaian positif pada kinerja penerimaan negara sepanjang semester pertama 2026. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis (16/7/2026). (Foto, dok/Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat capaian positif pada kinerja penerimaan negara sepanjang semester pertama 2026. Hingga 12 Juli 2026, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM telah mencapai Rp85,58 triliun, atau 62,84 persen dari target tahunan sebesar Rp136,18 triliun.

Capaian tersebut disampaikan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis (16/7/2026). “Hingga 12 Juli 2026, realisasi PNBP Kementerian ESDM sebesar Rp85,58 triliun atau 62,84 persen dari target Rp136,18 triliun,” ujar Yuliot Tanjung.

Realisasi tersebut menunjukkan kinerja sektor energi dan sumber daya mineral yang tetap solid di pertengahan tahun. Dengan lebih dari 60 persen target telah tercapai sebelum memasuki paruh kedua 2026, sektor ESDM menjadi salah satu penyumbang penting bagi penerimaan negara.

Yuliot menjelaskan, PNBP tersebut berasal dari berbagai sumber penerimaan strategis, antara lain iuran produksi, royalti mineral dan batu bara (minerba), penjualan hasil tambang, keuntungan bersih Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), serta berbagai penerimaan lain dari pemanfaatan sumber daya alam.

Selain memaparkan capaian penerimaan negara, Yuliot juga menyampaikan realisasi anggaran belanja Kementerian ESDM. Sepanjang tahun anggaran 2025, realisasi belanja kementerian mencapai Rp13,19 triliun, atau 91,34 persen dari pagu anggaran sebesar Rp14,44 triliun.

Meski realisasi tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 97,05 persen, Yuliot menegaskan hal itu dipengaruhi perubahan skema pelaksanaan proyek, khususnya pembangunan infrastruktur minyak dan gas bumi.

“Perubahan komposisi kontrak tahun jamak pada pekerjaan pembangunan infrastruktur migas yang semula akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 menjadi tahun anggaran 2027 menyebabkan anggaran sebesar Rp1,1 triliun dikembalikan,” jelasnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa di tengah penyesuaian sejumlah proyek strategis, penerimaan negara dari sektor ESDM tetap terjaga dengan baik. Capaian PNBP sebesar Rp85,58 triliun pada pertengahan 2026 menjadi modal penting untuk mengejar target tahunan sekaligus memperkuat kontribusi sektor energi terhadap pembiayaan pembangunan nasional.

You Might Also Like

Misi Mustahil Messi? Selangkah Ukir Rekor: Juara Dunia Sekaligus Golden Boot 2026
Investasi Rp1.010 Triliun Belum Cukup! Proyek Harus Segera Jalan agar Ekonomi Tak Mandek
Drama 10 Gol! Inggris Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Hadiah Terbaik sejak Juara 1966
Asap Ancam Ganggu Final Piala Dunia 2026
Antrean BBM Di Sumut Mulai Diurai! ESDM Tambah Armada Truk Tangki Distribusi
TAGGED:ESDMPNPBWakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Drama 10 Gol! Inggris Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Hadiah Terbaik sejak Juara 1966
Next Article Investasi Rp1.010 Triliun Belum Cukup! Proyek Harus Segera Jalan agar Ekonomi Tak Mandek
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Jangan Rugikan Tanah Adat! Bahlil Pastikan Warga Blok Masela Dapat Skema Ganti Untung

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif

IHSG Masih Tertekan, Kenaikan Harga Minyak Hingga Utang Luar Negeri Jadi Sorotan

ASN Disorot DPR! PR Besar Kementerian PANRB Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Listrik Warga Jadi Prioritas! Revisi RKAB Batu Bara Utamakan Pasokan PLN

Urusan Batu Bara Murni Bisnis PLN, Kenapa Oposisi Sibuk Serang Menteri ESDM?

Pecah Telur! Blok Masela Resmi Dimulai, Proyek Raksasa Gas Akhirnya Bergerak

Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli Antoni Selesai Dianalisis KPK

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Juara Piala Dunia 2026 Kantongi Rp895 Miliar, FIFA Pecahkan Rekor Hadiah Terbesar

2 days ago
Terkini

Sepanjang 2026, Komnas Perempuan Terima 1.833 Pengaduan, DKI Jakarta Paling Banyak

2 days ago
Terkini

Bergabung dengan WAICO, Indonesia Siap Ambil Peran Strategis di Era Kecerdasan Buatan

2 days ago
Internasional

Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index