JAWA TENGAH, INVERSI – Memasuki puncak arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polda Jawa Tengah mengimbau masyarakat yang berlibur ke berbagai destinasi wisata agar mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan, baik selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah wisatawan di sejumlah daerah menjadi perhatian bersama. Melalui Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jateng mengedepankan strategi hospitality dan safety guna memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.
“Liburan seharusnya menjadi momen kebahagiaan bersama keluarga. Kehadiran petugas di lapangan bukan untuk membatasi, tetapi untuk memastikan setiap aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujar Artanto dalan keterangan resminya, Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan, strategi hospitality diwujudkan melalui kehadiran personel di pos pengamanan dan pos pelayanan yang ditempatkan di jalur wisata serta kawasan destinasi. Di pos-pos tersebut, masyarakat dapat memperoleh bantuan, informasi perjalanan, hingga pertolongan pertama jika diperlukan.
Petugas juga disiagakan untuk membantu pengunjung, memberikan arahan, serta memastikan seluruh aktivitas wisata berlangsung tertib dan kondusif.
Sementara itu, strategi safety difokuskan pada upaya pencegahan risiko, mulai dari pengaturan arus lalu lintas menuju kawasan wisata, pemantauan kepadatan pengunjung, hingga pengawasan potensi gangguan keamanan dan keselamatan, termasuk yang dipicu oleh faktor cuaca dan kondisi alam.
“Keselamatan dimulai sejak perjalanan. Perencanaan yang baik, kondisi kendaraan yang prima, serta kesiapan fisik pengemudi menjadi hal penting agar liburan berjalan aman hingga kembali ke rumah,” jelasnya.
Polda Jateng juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai perubahan cuaca, khususnya di kawasan wisata air dan pegunungan. Cuaca ekstrem seperti hujan deras berpotensi menimbulkan banjir, gelombang tinggi, kabut tebal, jalan licin, hingga tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu, peringatan cuaca, serta arahan dari petugas dan pengelola tempat wisata.
“Kami mengimbau agar masyarakat tetap memperhatikan perubahan cuaca. Ketika kondisi mulai tidak aman seperti hujan deras atau kabut tebal, kami harap dapat memahami dan mengikuti arahan petugas. Meski di tengah momen bahagia, keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama,” tegas Artanto.
Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga ketertiban di lokasi wisata, mengawasi anak-anak dan anggota keluarga, serta memperhatikan barang bawaan agar suasana liburan tetap aman dan nyaman bagi semua pihak.
Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau informasi selama perjalanan dan masa liburan, masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam.
“Dengan kehadiran petugas yang humanis dan dukungan kesadaran masyarakat, kami berharap libur Natal dan Tahun Baru di Jawa Tengah dapat berjalan aman, lancar, dan meninggalkan kesan yang baik,” pungkasnya.