By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Anggaran Rp268 Triliun BGN Fokus untuk Program Makan Bergizi Gratis
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Anggaran Rp268 Triliun BGN Fokus untuk Program Makan Bergizi Gratis

MBG

Anggaran Rp268 Triliun BGN Fokus untuk Program Makan Bergizi Gratis

Adrian
By
Adrian
3 months ago
Share
6 Min Read
Kepala BGN, Dadan Hindayana menjelaskan skema Rp 1 miliar per bulan untuk setiap SPPG akan memicu efek domino bagi perekonomian di tingkat daerah. (Foto, Antara/Dhemas Reviyanto)
SHARE

Inversi Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan pengelolaan anggaran negara untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada tahun anggaran 2026, BGN menerima alokasi dana sebesar Rp268 triliun sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dari total anggaran tersebut, sebesar 93 persen dialokasikan secara langsung untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa informasi mengenai besaran anggaran Rp268 triliun tersebut perlu diluruskan untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa angka yang selama ini beredar sebesar Rp335 triliun bukan merupakan anggaran yang dikelola langsung oleh BGN.

“Anggaran berbasis Undang-Undang APBN, BGN mendapatkan anggaran sebesar Rp268 triliun. Oleh karena itu, apabila ada informasi yang menyebutkan angka Rp335 triliun, hal tersebut tidak tepat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026).

Dadan menjelaskan bahwa selisih angka tersebut berasal dari dana cadangan sebesar Rp67 triliun yang berada dalam Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN). Dana tersebut merupakan cadangan kebijakan pemerintah yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk mendukung program prioritas nasional, termasuk MBG, sesuai dengan arahan presiden.

Dengan demikian, anggaran yang secara langsung dikelola oleh BGN tetap berada pada angka Rp268 triliun, sementara dana cadangan hanya bersifat pelengkap apabila diperlukan dalam kondisi tertentu.

Lebih lanjut, Dadan memaparkan bahwa sebagian besar anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung operasional program MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari total anggaran Rp249 triliun yang digunakan untuk program MBG atau setara dengan 93 persen dari total anggaran sebanyak 70 persen dialokasikan untuk pembelian bahan baku pangan.

Kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi berbagai sektor produktif. Para petani, peternak, nelayan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi pihak yang merasakan manfaat dari meningkatnya permintaan bahan pangan.

“Sebanyak 70 persen anggaran digunakan untuk pembelian bahan baku. Hal ini memberikan keuntungan bagi petani, peternak, nelayan, serta pelaku UMKM di berbagai daerah,” jelas Dadan.

Baca Juga :

8 Cara Mengatasi Sering Mengigau saat Tidur, No 2 Sangat Penting
Fakta-fakta Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Bus, Akibat Berburu Klakson Telolet

Menurutnya, strategi ini menjadikan program MBG tidak hanya sebagai program pemenuhan gizi, tetapi juga sebagai instrumen penguatan ekonomi daerah. Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor pangan, diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Selain untuk pembelian bahan baku, sekitar 20 persen anggaran program MBG dialokasikan untuk kebutuhan operasional. Komponen ini mencakup berbagai biaya pendukung, seperti listrik, sewa kendaraan distribusi, serta pembayaran insentif bagi para relawan yang terlibat dalam pelaksanaan program.

BGN mencatat bahwa hingga saat ini terdapat lebih dari 1,2 juta relawan yang tergabung dalam SPPG dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Para relawan ini memiliki peran strategis dalam memastikan distribusi makanan bergizi dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu kepada penerima manfaat.

Para relawan tersebut menerima penghasilan berkisar antara Rp2,4 juta hingga Rp3,2 juta per bulan, tergantung pada tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kehadiran relawan ini tidak hanya mendukung kelancaran program, tetapi juga membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dadan menegaskan bahwa mayoritas anggaran yang dikelola BGN memang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Mayoritas anggaran kami langsung disalurkan untuk program MBG, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dengan cakupan yang luas, program ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan gizi, termasuk stunting dan kekurangan nutrisi.

Selain memberikan manfaat dalam aspek kesehatan, program ini juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Dengan melibatkan berbagai pihak dalam rantai pasok, program MBG mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung.

Pemerintah optimistis bahwa dengan pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, program MBG dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Upaya klarifikasi terkait besaran anggaran ini juga menjadi bagian dari komitmen BGN dalam menjaga kepercayaan publik.

Ke depan, BGN akan terus melakukan evaluasi serta penyempurnaan dalam pelaksanaan program guna memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia. Inovasi dalam sistem distribusi, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama dalam pengembangan program ini.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Melalui pemenuhan gizi yang optimal, generasi muda Indonesia diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

You Might Also Like

Audiensi Mahasiswa di DPR, Dasco Sambungkan Langsung Aspirasi ke Bahlil dan Kepala BGN
Tolak Penunggangan Politik, BEM Bersatu Ungkap Dugaan Aktor di Balik Aksi Anti-MBG
Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis
BGN Siapkan Evaluasi Besar-besaran MBG, Insentif Dapur Akan Dirombak
BGN Larang Pegawainya Miliki Dapur MBG, Agustina: Hindari Konflik Kepentingan
TAGGED:AnggaranBGNGratisMakan Bergizi GratisProgram Makan Bergizi Gratis
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : www.bgn.go.id) BGN Terapkan Distribusi Adaptif MBG, Gizi Terpenuhi Wilayah 3T
Next Article Foto : Rapat Koordinasi Nasional (Sumber : kemkes.go.id) Penurunan Stunting 5,8 Persen, Jawa Barat Jadi Contoh Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiMBG

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka

2 weeks ago
Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara baru di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. (Foto: Dok. Youtube Sekretariat Presiden)
PolitikTerkini

Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara Baru di Istana Negara

2 weeks ago
Kejagung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi, (4/6/2026). (Foto: Generated AI/Kejaksaan RI)
Terkini

Dadan Cs Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Dugaan Terafiliasi Yayasan SPPG Hingga Markup Motor Listrik, Sepatu, dan Tablet

3 weeks ago
Foto : Kepala BGN, Nanik S. Deyang (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

BGN Tegaskan Isu Penghentian MBG Adalah Hoaks!

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index