JAKARTA – Harapan besar bangsa Indonesia untuk melihat tim nasionalnya kembali ke panggung dunia setelah hampir sembilan dekade penantian kini diabadikan dalam karya sinematik. Sebuah film dokumenter bertajuk “The Longest Wait” resmi diperkenalkan hari ini dalam acara konferensi pers di Jakarta, sekaligus menandai dirilisnya poster dan trailer perdana.
Film yang diproduksi oleh kolaborasi Fremantle Indonesia dan Beach House Pictures ini dijadwalkan akan menyapa penonton di bioskop mulai 18 Juni 2026.
“The Longest Wait” menjanjikan perspektif yang lebih intim dan mendalam, melampaui apa yang selama ini dilihat penonton di atas lapangan hijau. Film ini menggali dinamika di ruang ganti, pengorbanan pribadi para pemain, hingga pergulatan batin dalam memikul beban ekspektasi jutaan rakyat Indonesia.
Dokumenter ini secara khusus menyoroti keberagaman latar belakang para pemain Timnas saat ini—mulai dari mereka yang tumbuh besar di tanah air hingga pemain keturunan yang datang dari luar negeri—yang dipersatukan oleh satu identitas: Merah Putih.
“Sejak awal, kami melihat ini lebih dari sekadar cerita sepak bola. Ini tentang sebuah bangsa yang telah menunggu, berharap, dan tidak pernah benar-benar melepaskan mimpinya,” ujar Donovan Chan, Executive Producer sekaligus Co-founder Beach House Pictures.
Dibalut dengan sentuhan sinematik dari kreator di balik dokumenter fenomenal “Ice Cold: Murder, Coffee & Jessica Wongso”, proses pembuatan “The Longest Wait” memakan waktu hampir dua tahun. Tim produksi mendapatkan akses eksklusif dari PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) untuk mengikuti perjalanan tim secara langsung.
Keseriusan tim produksi dalam mencari sisi autentik bahkan membawa mereka melakukan peliputan hingga ke Eropa untuk berbincang dengan keluarga pemain. Tak jarang, risiko besar dihadapi di lapangan; salah satu anggota tim produksi dilaporkan sempat diamankan oleh otoritas setempat saat melakukan peliputan di Jeddah demi mendapatkan akses yang lebih dalam.
Kehadiran dokumenter ini juga didukung oleh mitra setia Timnas Indonesia. AQUA, sebagai salah satu sponsor, melihat kolaborasi ini sebagai bentuk apresiasi kepada “Pemain ke-12” atau para pendukung setia.
“AQUA ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya tidak hanya kepada para pemain, tetapi juga kepada mereka yang telah berjasa di balik layar dalam setiap pencapaian Timnas,” ungkap Rahman Riza, Head of Marketing AQUA.
Senada dengan itu, Bank Mandiri menyatakan komitmennya dalam mendukung ekosistem olahraga nasional. “Kami percaya, proses pembinaan yang kuat dan berkelanjutan menjadi kunci dalam melahirkan prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia,” tambah Adhika Vista, Corporate Secretary Bank Mandiri.
Sakti Parantean, Managing Director Fremantle Indonesia, menegaskan bahwa film ini adalah milik seluruh masyarakat Indonesia. “Bukan hanya tentang tim nasional, tapi tentang harapan yang kita rasakan bersama—di stadion, di rumah, di mana pun kita berada,” tuturnya.
Dengan arahan sutradara Sam C. Webb, “The Longest Wait” diharapkan tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga, tetapi juga inspirasi bahwa tidak ada mimpi yang terlalu jauh dan tidak ada penantian yang terlalu lama jika diperjuangkan dengan hati.
Detail Film:
Tanggal Rilis: 18 Juni 2026 (Bioskop)
Judul: The Longest Wait
Genre: Dokumenter / Sports / Human Story
Produksi: Beach House Pictures & Fremantle Indonesia
Sutradara: Sam C. Webb