By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Sebanyak 15 Perusahaan Siap IPO di 2026, BEI Bidik 50 Emiten Baru
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sebanyak 15 Perusahaan Siap IPO di 2026, BEI Bidik 50 Emiten Baru

Ekonomi

Sebanyak 15 Perusahaan Siap IPO di 2026, BEI Bidik 50 Emiten Baru

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
3 Min Read
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Bursa Efek Indonesia mengungkapkan terdapat 15 perusahaan yang masuk dalam antrean atau pipeline pencatatan saham untuk melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia hingga 30 April 2026.

Dari total tersebut, sebanyak 11 perusahaan tercatat sebagai perusahaan dengan aset skala besar. Sementara empat perusahaan lainnya masuk kategori perusahaan beraset menengah.

“Hingga saat ini, terdapat 15 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, perusahaan beraset besar merupakan perusahaan dengan total aset di atas Rp250 miliar. Sedangkan perusahaan beraset menengah memiliki aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.

Klasifikasi tersebut merujuk pada aturan Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK Nomor 53/POJK.04/2017.

Nyoman menjelaskan, komposisi perusahaan dalam antrean IPO berasal dari berbagai sektor industri. Tiga perusahaan berasal dari sektor kesehatan, tiga perusahaan bergerak di sektor barang konsumen primer, dan tiga lainnya berasal dari sektor barang konsumen nonprimer.

Selain itu, terdapat dua perusahaan dari sektor infrastruktur serta dua perusahaan sektor teknologi yang juga bersiap melantai di bursa.

Sementara masing-masing satu perusahaan berasal dari sektor energi dan sektor keuangan.

Sepanjang 2026 hingga akhir April, baru terdapat satu perusahaan yang resmi melaksanakan IPO di pasar modal Indonesia dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp302,4 miliar.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Gemi Nastiti, Lengkap dengan Agama, Umur, hingga Instagram
Sinergi Polri & SMA Kemala Taruna Bhayangkara Cetak Kepribadian Unggul Pelajar!

Sampai 30 April 2026, jumlah perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia telah mencapai 957 emiten. BEI sendiri menargetkan sebanyak 50 perusahaan dapat melangsungkan IPO sepanjang tahun 2026.

Tak hanya dari sisi IPO, aktivitas penghimpunan dana di pasar modal juga terlihat melalui penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS). BEI mencatat terdapat 54 emisi dari 35 penerbit EBUS dengan total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp58,90 triliun hingga akhir April 2026.

Di sisi lain, terdapat 47 emisi dari 33 penerbit EBUS yang saat ini masih berada dalam antrean penerbitan.

Sementara untuk aksi rights issue, tercatat sudah ada tiga perusahaan yang melakukan aksi korporasi tersebut dengan total nilai mencapai Rp3,75 triliun hingga 30 April 2026.

Selain itu, saat ini terdapat satu perusahaan dari sektor properti yang tengah berada dalam antrean untuk melaksanakan rights issue.

You Might Also Like

Minyak Dunia Tembus US$100 Lagi! Indonesia Masih Survival Mode
Karimun Masuk PSN! Tangki BBM Raksasa Disiapkan, Stok Energi Makin Aman
Fakta PHK Samarinda ! Disnaker: Proyek Tambang Berakhir, Bukan Sebab RKAB
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian
DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat
TAGGED:bursa sahamIPO20206
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Musim Belum Usai, Inter Milan Kunci Scudetto Setelah Taklukkan Parma di Giuseppe Meazza
Next Article Dominasi China Berlanjut, Prancis Tumbang di Final Piala Thomas 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

Febrie Adriansyah Sebut Penetapan Tersangka TPPU Bentuk Kriminalisasi

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Tak Lagi Sekadar Bank KPR, BTN Genjot Strategi Beyond Mortgage

4 days ago
Ekonomi

Prabowo Ungkap Dana Efisiensi Rp300 Triliun Digunakan untuk Program Prioritas Nasional

5 days ago
Ekonomi

Tabung CNG Akan Dibuat PT Pindad? Ternyata Sudah Lama Produksi Tabung Gas Nasional

5 days ago
Ekonomi

Bandara Husein Bandung Resmi Beroperasi Lagi Mulai Agustus 2026, Layani Rute Domestik dan Regional

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index