By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Dominasi China Berlanjut, Prancis Tumbang di Final Piala Thomas 2026
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dominasi China Berlanjut, Prancis Tumbang di Final Piala Thomas 2026

Olahraga

Dominasi China Berlanjut, Prancis Tumbang di Final Piala Thomas 2026

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
3 Min Read
Pebulu tangkis tunggal putra China Shi Yu Qi. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Tim bulu tangkis China kembali menunjukkan dominasinya di ajang beregu putra dunia setelah sukses mempertahankan gelar Piala Thomas 2026. Pada partai final yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Minggu atau Senin WIB, China berhasil menaklukkan Prancis dengan skor 3-1.

Meski lebih diunggulkan, kemenangan China tidak diraih dengan mudah. Tim Negeri Tirai Bambu harus menghadapi perlawanan sengit dari Prancis yang tampil mengejutkan sepanjang turnamen dan sukses menjadi kuda hitam.

Laga pembuka langsung menghadirkan duel ketat antara Shi Yu Qi menghadapi Christo Popov. Pebulu tangkis nomor satu dunia itu dipaksa bermain hingga rubber game sebelum akhirnya mengamankan kemenangan 21-16, 16-21, 21-17 dalam pertandingan yang berlangsung hampir satu setengah jam.

Shi tampil dominan pada gim pertama lewat kombinasi serangan agresif yang membuat Christo Popov kesulitan mengembangkan permainan. Namun, wakil Prancis tersebut bangkit di gim kedua melalui permainan depan net yang efektif dan agresif.

Pada gim penentuan, Shi Yu Qi mampu tampil tenang di poin-poin penting untuk membawa China unggul 1-0.

Prancis kemudian berhasil menyamakan kedudukan pada partai kedua. Alex Lanier tampil impresif setelah mengalahkan Li Shi Feng dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-10.

Kemenangan tersebut menjadi catatan penting bagi Lanier karena menjadi kemenangan pertamanya atas Li Shi Feng sekaligus menjaga peluang Prancis untuk menciptakan kejutan di final.

Namun momentum itu gagal dimanfaatkan lebih jauh. Pada partai ketiga, Weng Hong Yang kembali membawa China unggul setelah menundukkan Toma Junior Popov dalam duel sengit 22-20, 20-22, 21-19 yang berlangsung selama 96 menit.

Toma sempat memberi tekanan setelah mampu menyamakan skor menjadi 18-18 di gim penentuan. Meski begitu, Weng Hong Yang berhasil menjaga fokus dan mengamankan kemenangan pada momen-momen krusial.

Baca Juga :

Fakta-fakta Pernikahan Kevin Sanjaya dan Valencia Tanoesoedibjo, Digelar Mewah di Paris
Must-Have Applications Transforming Your Smartphone

Gelar juara China akhirnya dipastikan lewat partai ganda putra kedua. Pasangan He Ji Ting dan Ren Xiang Yu tampil solid untuk mengalahkan duet Eloi Adam / Leo Rossi dengan skor 21-13, 21-16.

Keberhasilan ini menjadi gelar ke-12 bagi China di ajang Piala Thomas. Raihan tersebut sekaligus membuat mereka semakin mendekati rekor milik Indonesia yang masih menjadi negara dengan koleksi gelar terbanyak, yakni 14 trofi.

Selain itu, kemenangan tim putra China juga menjadi penghibur setelah tim putri mereka gagal mempertahankan gelar Piala Uber 2026 usai dikalahkan Korea Selatan di partai final.

Sementara bagi Prancis, meski belum berhasil meraih gelar perdana, performa mereka sepanjang turnamen mendapat banyak apresiasi. Penampilan impresif sektor tunggal putra mereka dinilai menjadi pertanda munculnya kekuatan baru dalam peta persaingan bulu tangkis dunia setelah mampu menumbangkan sejumlah negara unggulan, termasuk Indonesia.

You Might Also Like

Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Ceko: Bezzecchi Masih Memimpin, Marc Marquez Kian Mengancam
Marc Marquez Tak Terbendung di Brno, Kemenangan Kedua Beruntun Bikin Rival Waspada
Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama Kena Aturan Prestianni di Piala Dunia 2026
Langkah Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
Alex Marquez Prioritaskan Pemulihan, Absen di Sprint dan Race GP Ceko
TAGGED:Bulu TangkisChina JuaraPiala Thomas 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Sebanyak 15 Perusahaan Siap IPO di 2026, BEI Bidik 50 Emiten Baru
Next Article Aksi Mahasiswa Hari Ini, Polisi Turunkan 3.225 Personel di Jakarta Pusat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Cetak Brace Perdana di Piala Dunia, Cunha Bawa Brasil Makin Percaya Diri

3 days ago
Olahraga

Ronaldinho Dikabarkan Gabung Ravenna FC, Siap Kembali ke Dunia Sepak Bola di Usia 46 Tahun

3 days ago
Olahraga

Siapkan Generasi Emas, Pemerintah Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia 8 Tahun

4 days ago
Olahraga

Herdman Bidik Gelar FIFA ASEAN, Timnas Indonesia Harus Jadi Raja Asia Tenggara

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index