INVERSI.ID – Tim Garuda Baru sukses mengharumkan nama Indonesia usai keluar sebagai juara Street Child World Cup (SCWC) 2026 kategori Boys Shield yang berlangsung di Mexico City, Meksiko, Kamis malam waktu setempat.
Prestasi membanggakan itu diraih setelah Indonesia menaklukkan Argentina lewat drama adu penalti dengan skor 3-2 pada partai final. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal.
Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal. Laga dimainkan dalam dua babak dengan durasi masing-masing delapan menit dan menghadirkan tensi tinggi sepanjang pertandingan.
Garuda Baru mampu membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Raehan Alfarezi pada menit keenam babak pertama. Namun, Argentina berhasil menyamakan kedudukan pada menit kedelapan babak kedua sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, tiga algojo Indonesia yakni Raehan Alfarezi, Aryo Topan Artha Gading, dan Deno Mazra Rasyid sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Sosok penjaga gawang Samuel Steven Siagian kemudian tampil sebagai pahlawan kemenangan. Ia berhasil menggagalkan tendangan terakhir pemain Argentina dan memastikan Indonesia meraih gelar juara SCWC 2026 kategori Boys Shield.
Pada pertandingan final tersebut, Garuda Baru menurunkan Samuel Steven Siagian di bawah mistar. Lini belakang diisi Deno Mazra Rasyid dan Aryo Topan Artha Gading, sementara sektor tengah diperkuat Danar Saputra, Dino Siswanto, serta Izul Hamid.
Raehan Alfarezi dipercaya menjadi ujung tombak serangan Indonesia. Sedangkan pemain cadangan yang turut memperkuat tim antara lain Rizki Firmansyah, Javasha, dan Mohamad Azriel Aliansyah.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Garuda Baru sekaligus melampaui torehan terbaik Indonesia di ajang Street Child World Cup sebelumnya.
Pada SCWC Rusia 2018, tim putra Indonesia hanya mampu menembus babak semifinal. Kini, di edisi 2026, Garuda Baru berhasil membawa pulang trofi juara kategori Boys Shield.
Perjalanan Tim Garuda Baru menuju SCWC 2026 juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia turut memberikan dukungan terhadap keberangkatan tim untuk tampil di turnamen internasional tersebut.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk membuka masa depan yang lebih baik bagi anak-anak melalui pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan potensi diri lewat olahraga.