By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Ekosistem Pangan Wilayah 3T! 28 Unit SPPG di Papua Tengah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ekosistem Pangan Wilayah 3T! 28 Unit SPPG di Papua Tengah

MBG

Ekosistem Pangan Wilayah 3T! 28 Unit SPPG di Papua Tengah

Adrian
By
Adrian
1 month ago
Share
5 Min Read
Foto : Ilustrasi MBG Hadir di Papua (Sumber : Inversi.id)
Foto : Ilustrasi MBG Hadir di Papua (Sumber : Inversi.id)
SHARE

Inversi Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan pembenahan operasional dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh pelosok Indonesia, termasuk di wilayah Papua Tengah.

Contents
Tantangan Operasional dan Komitmen PembenahanMitigasi Inflasi dan Stabilitas Pangan LokalMenjangkau Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)

Hingga akhir Mei 2026, sebanyak 28 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di provinsi tersebut telah kembali aktif melayani kebutuhan nutrisi bagi pelajar serta kelompok rentan 3B, yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Papua Tengah, Nalen Situmorang, mengungkapkan bahwa progres ini dicapai melalui proses evaluasi dan perbaikan tata kelola yang dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, sempat terjadi penghentian operasional sementara terhadap 11 dari total 33 SPPG yang tersebar di wilayah Papua Tengah guna memastikan standar higienitas dan operasional terpenuhi.

“Sejak 4 April lalu, kami secara intensif melakukan perbaikan. Hasilnya, enam SPPG telah berhasil memenuhi kualifikasi standar dan kembali beroperasi. Dengan demikian, saat ini terdapat 28 SPPG yang telah aktif melayani program MBG bagi masyarakat,” ujar Nalen dalam keterangannya di Nabire.

Tantangan Operasional dan Komitmen Pembenahan

Lebih lanjut, Nalen merinci bahwa enam unit yang baru saja kembali aktif tersebut terdiri atas lima unit yang berlokasi di Kabupaten Nabire dan satu unit di Kabupaten Mimika.

Sementara itu, lima unit SPPG lainnya yang masih belum beroperasi saat ini seluruhnya berlokasi di Kabupaten Mimika. Pihaknya menegaskan bahwa unit-unit tersebut masih dalam tahap pembenahan menyeluruh untuk memastikan kualitas pelayanan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BGN pusat.

Secara keseluruhan, wilayah Papua Tengah saat ini memiliki 33 unit SPPG yang terdistribusi ke dalam tiga kabupaten: 14 unit di Nabire, 18 unit di Mimika, dan satu unit di Deiyai. Pengembangan jaringan ini dipandang krusial mengingat tantangan geografis yang cukup signifikan di wilayah Papua.

Mitigasi Inflasi dan Stabilitas Pangan Lokal

Di tengah upaya perluasan jangkauan program, Nalen memberikan catatan penting mengenai potensi dampak ekonomi di tingkat daerah. Ia memperingatkan bahwa peningkatan jumlah unit SPPG yang aktif harus dibarengi dengan strategi manajemen logistik yang tepat agar tidak menimbulkan gejolak pada ketersediaan pangan di pasar lokal.

“Kami menyadari bahwa bertambahnya jumlah SPPG yang beroperasi akan meningkatkan permintaan terhadap bahan pangan secara signifikan. Di Nabire sendiri, dengan 14 unit SPPG yang beroperasi, mulai terlihat sinyal kelangkaan bahan pokok. Oleh karena itu, kita harus sangat berhati-hati agar program MBG tidak memicu inflasi yang dapat memberatkan masyarakat luas,” tegas Nalen.

Baca Juga :

Doa, Empati, dan Salam Hormat: Aksi Keren Anak Pramuka di Kedubes Vatikan
Indra Sjafri Rancang Dua Pemusatan Latihan Tambahan Jelang SEA Games 2025 

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan penyedia bahan pangan lokal untuk memastikan rantai pasok tetap terjaga. Tanpa koordinasi yang kuat, dikhawatirkan program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ini justru akan menciptakan beban ekonomi baru akibat kenaikan harga bahan pokok di pasar setempat.

Menjangkau Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)

Menatap ke masa depan, Badan Gizi Nasional memiliki agenda strategis untuk memperluas cakupan layanan ke lima kabupaten lainnya di Papua Tengah yang saat ini belum memiliki fasilitas SPPG. Rencana ekspansi ini juga mencakup penambahan unit di Kabupaten Deiyai untuk menyeimbangkan distribusi layanan.

Namun, Nalen mengakui bahwa pembangunan dan pengembangan SPPG di wilayah Papua memiliki tantangan unik. Mayoritas lokasi yang disasar masuk dalam kategori wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang minim infrastruktur pendukung.

“Pengembangan SPPG di wilayah 3T menuntut kerja ekstra. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar pembangunan fasilitas dapat berjalan lancar. Dukungan dari pemerintah daerah sangat krusial, mulai dari penyediaan lahan, aksesibilitas logistik, hingga penyelarasan data penerima manfaat,” tutur Nalen.

Program MBG di Papua Tengah bukan sekadar perihal penyaluran makanan, melainkan upaya besar untuk meningkatkan kualitas SDM di wilayah timur Indonesia.

Dengan memastikan akses gizi yang merata dan berkelanjutan bagi pelajar serta kelompok ibu dan anak, BGN berharap dapat menurunkan prevalensi stunting dan meningkatkan angka partisipasi belajar di wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses gizi.

Sinergi antara pemerintah pusat melalui BGN dan dukungan nyata dari pemerintah daerah diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan gizi yang berkesinambungan di Papua Tengah.

Melalui evaluasi yang terus-menerus dan penyesuaian strategi di lapangan, pemerintah optimis bahwa seluruh SPPG dapat segera beroperasi penuh dengan standar kualitas yang terjaga demi kesejahteraan generasi penerus bangsa.

You Might Also Like

Audiensi Mahasiswa di DPR, Dasco Sambungkan Langsung Aspirasi ke Bahlil dan Kepala BGN
Tolak Penunggangan Politik, BEM Bersatu Ungkap Dugaan Aktor di Balik Aksi Anti-MBG
Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis
BGN Siapkan Evaluasi Besar-besaran MBG, Insentif Dapur Akan Dirombak
BGN Larang Pegawainya Miliki Dapur MBG, Agustina: Hindari Konflik Kepentingan
TAGGED:3TEkosistemEkosistem PanganPapua TengahSPPGWilayah 3T
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article BGN Suspend 1.738 Dapur demi Jamin Standar Keamanan Pangan
Next Article Indonesia Ukir Sejarah Garuda Baru Juara di SCWC 2026, Usai Tumbangkan Argentina
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiMBG

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka

2 weeks ago
Kejagung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi, (4/6/2026). (Foto: Generated AI/Kejaksaan RI)
Terkini

Dadan Cs Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Dugaan Terafiliasi Yayasan SPPG Hingga Markup Motor Listrik, Sepatu, dan Tablet

3 weeks ago
Foto : Kepala BGN, Nanik S. Deyang (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

BGN Tegaskan Isu Penghentian MBG Adalah Hoaks!

3 weeks ago
Foto : Yuli, guru di kelas 6 sekolah dasar (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

Sinergi SD Pangudi Luhur Kalirejo Pasok MBG

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index