INVERSI.ID – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie langsung mengalihkan fokus ke ajang Indonesia Open 2026 setelah gagal melangkah jauh di Singapore Open 2026.
Jonatan harus menghentikan langkahnya lebih cepat usai kalah dari wakil India Prannoy H. S. pada babak pertama yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Rabu.
Pemain unggulan kelima itu takluk lewat pertandingan tiga gim dengan skor 21-10, 12-21, dan 18-21.
“Bermain di Singapore Open memang selalu kondisinya sedikit ada menguntungkan dan tidak menguntungkan. Tadi sudah melakukan yang terbaik, sudah mencoba juga caranya di gim ketiga keluar dari tekanan,” kata Jonatan dalam keterangan resmi PP PBSI.
Jonatan sebenarnya tampil cukup meyakinkan pada awal pertandingan. Ia mampu mengontrol ritme permainan dan mendominasi gim pertama hingga menang telak 21-10.
Namun, Prannoy bangkit pada gim kedua dan mulai menemukan pola permainan terbaiknya. Pebulu tangkis India itu sukses mengambil alih kendali laga sebelum merebut gim kedua dengan skor 21-12.
Pertandingan kemudian berlanjut ke gim penentuan yang berlangsung ketat sejak awal. Jonatan sempat tertinggal tipis 10-11 saat interval, tetapi perlahan mampu keluar dari tekanan dan membalikkan keadaan.
Meski begitu, momentum yang dimiliki Jonatan gagal dimanfaatkan secara maksimal pada poin-poin krusial.
“Ketika tertinggal 10-11 di interval, saya tahu itu pasti akan kerjanya lebih double lagi, karena kondisi yang menang angin itu pasti akan lebih sulit,” ujar Jonatan.
Menurutnya, kondisi lapangan cukup memengaruhi jalannya pertandingan, terutama terkait arah angin yang membuat permainan menjadi lebih sulit di sisi tertentu lapangan.
Jonatan juga mengakui kurang tenang saat memasuki fase akhir pertandingan sehingga Prannoy mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk mengunci kemenangan.
“Dari cara bermain tadi sudah benar pola mainnya, sempat unggul juga tapi sedikit kurang tenang,” kata Jonatan.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Jonatan sebelum tampil di Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung pekan depan di hadapan pendukung sendiri.
Ia menegaskan bakal segera memulihkan fokus, mental, dan semangat bertanding agar bisa tampil lebih maksimal di turnamen Super 1000 tersebut.
“Ini jadi bahan evaluasi untuk minggu depan di Indonesia Open. Pastinya saya harus balikin fokusnya, mood-nya dan semangatnya juga,” ujar Jonatan.