By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: BRI Perkuat Benteng Lawan Judi Online, Andalkan Teknologi untuk Putus Aliran Dana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BRI Perkuat Benteng Lawan Judi Online, Andalkan Teknologi untuk Putus Aliran Dana

Ekonomi

BRI Perkuat Benteng Lawan Judi Online, Andalkan Teknologi untuk Putus Aliran Dana

Muhammad dzaudan
By
Muhammad dzaudan
1 hour ago
Share
4 Min Read
Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi. (Foto: BRI)
SHARE

JAKARTA – Judi online (judol) telah berkembang menjadi persoalan nasional yang tidak lagi sekadar menyangkut pelanggaran hukum, tetapi juga mengancam kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Ancaman judi online di Indonesia terus menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Berdasarkan berbagai laporan pemerintah, nilai transaksi judi online diperkirakan mencapai Rp286 triliun dalam satu tahun. Angka tersebut menunjukkan besarnya dana masyarakat yang mengalir ke aktivitas ilegal dan produktivitas ekonomi yang hilang akibat praktik perjudian daring

Contents
Mengandalkan Teknologi untuk Mendeteksi Transaksi MencurigakanSinergi dengan Regulator

Fenomena tersebut mendorong berbagai pihak memperkuat upaya pemberantasan, termasuk sektor perbankan yang memiliki peran penting dalam memutus aliran dana transaksi judi online. Tanpa memutus jalur transaksi keuangan, situs-situs perjudian dapat terus beroperasi meskipun telah diblokir berkali-kali oleh pemerintah.

Dalam konteks tersebut, industri perbankan memiliki posisi yang sangat strategis. Seluruh transaksi deposit maupun penarikan dana dari platform judi online pada akhirnya memanfaatkan rekening perbankan sebagai media perpindahan uang. Dalam kapasitas sebagai bank dengan jaringan dan jumlah nasabah terbesar di Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI pun mengambil langkah strategis melalui penguatan sistem pengawasan transaksi keuangan.

Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) yang juga Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa industri perbankan mendukung penuh langkah pemerintah dalam memberantas judi online. Karena itu, pengawasan terhadap rekening-rekening yang digunakan sebagai penampung dana perjudian menjadi salah satu fokus pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Bank Indonesia, serta perbankan nasional.

“Industri perbankan, termasuk BRI, mendukung penuh upaya pemberantasan judi online dan kejahatan keuangan lainnya. Kami terus meningkatkan pemanfaatan Fraud Detection System untuk mendeteksi transaksi maupun rekening yang menunjukkan pola anomali. Rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas ilegal akan segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Hery.

Mengandalkan Teknologi untuk Mendeteksi Transaksi Mencurigakan

Dalam mengantisipasi jutaan transaksi setiap hari, BRI pun mengandalkan sejumlah teknologi untuk mempersempit ruang gerak pelaku judi online.

Salah satunya melalui Fraud Detection System (FDS), sebuah sistem yang mampu membaca pola transaksi secara real time. Teknologi ini dirancang untuk mengenali aktivitas yang tidak lazim, misalnya perpindahan dana berulang dalam waktu singkat, transaksi dengan nominal tertentu yang berulang, hingga hubungan antarrekening yang menunjukkan pola mencurigakan.

Selain FDS, BRI juga menerapkan sistem Anti Money Laundering (AML) atau pencegahan pencucian uang sebagai bagian dari tata kelola risiko perusahaan.

Sistem tersebut diperkuat dengan penerapan Know Your Customer (KYC) dan Enhanced Due Diligence (EDD). Melalui mekanisme ini, identitas nasabah diverifikasi secara menyeluruh sejak pembukaan rekening, sementara rekening yang memiliki tingkat risiko tinggi akan diawasi lebih ketat.

Baca Juga :

Penting Diketahui: 3 Sayuran yang Potensi Manfaat Kesehatannya Meningkat Drastis Setelah Proses Pemasakan
Nikmati Sensasi Kuliner Kambing dan Bakmi Jowo di Sate Klathak Pak Jede Jakarta

Sinergi dengan Regulator

Penguatan sistem pengawasan yang dilakukan BRI sejalan dengan langkah OJK dalam mempersempit ruang gerak jaringan judi online.

Hingga Mei 2026, OJK telah meminta perbankan melakukan pemblokiran terhadap lebih dari 32 ribu rekening yang terindikasi terkait aktivitas judi online. Selain itu, industri perbankan juga menolak pembukaan sekitar 2,8 juta rekening yang dinilai berisiko tinggi dan menghentikan hubungan usaha dengan lebih dari 51 ribu nasabah yang terindikasi memiliki keterkaitan dengan aktivitas ilegal.

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) juga terus melakukan penindakan terhadap konten perjudian. Hingga pertengahan 2026, pemerintah telah menangani lebih dari 6,7 juta konten bermuatan judi online di berbagai platform digital.

Penguatan teknologi perbankan menjadi langkah penting, tetapi pemberantasan judi online juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Masyarakat diimbau tidak memperjualbelikan rekening pribadi, tidak menerima tawaran menjadi penampung dana dengan imbalan tertentu, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas transaksi yang mencurigakan.

You Might Also Like

Bahlil Bongkar Masa Depan! Mobil Hidrogen Diprediksi Saingi EV dalam 10 Tahun
Stok Batu Bara PLN Tembus 200 Juta Ton, RKAB Bukan Penyebab Gangguan Sektor Kelistrikan
Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan
Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!
Pemerintah Finalisasi Perpres Transportasi Online, Ojol Akan Diakui sebagai Pelaku UMKM
TAGGED:BRIJudi OnlineJudol
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bahlil Bongkar Masa Depan! Mobil Hidrogen Diprediksi Saingi EV dalam 10 Tahun
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

HUT ke-81 RI Digelar di Jakarta, Pemerintah Siapkan Konsep dengan Kejutan

Pembiayaan Perumahan Jadi Mesin Penggerak Laba Rp 441 Miliar Bank BSN

Kredit Perbankan Melonjak, Sinyal Aktivitas Usaha Perlahan Menguat

Minyak Mentah Indonesia Turun 21%! ESDM Pastikan Evaluasi Harga BBM Tetap Transparan

Disorot Said Didu, Ini Alasan Bahlil Ketat Atur Kuota Timah Demi Nilai Tambah Nasional

Investasi Rp1.010 Triliun Belum Cukup! Proyek Harus Segera Jalan agar Ekonomi Tak Mandek

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Setoran Negara Melesat! ESDM Kantongi Rp85,58 Triliun di Pertengahan 2026

3 days ago
EkonomiTerkini

Antrean BBM Di Sumut Mulai Diurai! ESDM Tambah Armada Truk Tangki Distribusi

5 days ago
EkonomiTerkini

Jangan Rugikan Tanah Adat! Bahlil Pastikan Warga Blok Masela Dapat Skema Ganti Untung

5 days ago
Ekonomi

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index