By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Usai Kalah di Final, Argentina Kena Sindir Lamine Yamal Gara-gara Ulah Brutal Paredes
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Usai Kalah di Final, Argentina Kena Sindir Lamine Yamal Gara-gara Ulah Brutal Paredes

Pildun 2026Terkini

Usai Kalah di Final, Argentina Kena Sindir Lamine Yamal Gara-gara Ulah Brutal Paredes

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
5 hours ago
Share
3 Min Read
Lamine Yamal masih sempat menyindir sikap brutal Leandro Paredes yang mendorong Gavi hingga terjatuh usai pertandingan final Piala Dunia 2026 yang dimenangkan, Spanyol saat parade juara di Madrid, Spanyol, Senin (20/7/2026). (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

MADRID – Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 ternyata belum menjadi akhir dari penderitaan La Albiceleste. Setelah takluk 0-1 di partai puncak, tim asuhan Lionel Scaloni kembali menjadi sorotan karena aksi brutal Leandro Paredes, yang kini justru dijadikan bahan sindiran oleh bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, saat parade juara di Madrid, Spanyol, Senin (20/7/2026).

Dalam parade kemenangan yang dihadiri sekitar dua juta pendukung Spanyol, Yamal mengundang tawa publik ketika mengangkat sebuah papan bertuliskan, “Velada del Año VII: Paredes vs Gavi.” Tulisan tersebut menyindir insiden panas seusai final, seolah-olah mengajak Paredes bertarung di ajang tinju selebritas paling populer di Spanyol, Velada del Año, setelah gelandang Argentina itu mendorong Gavi hingga terjatuh.

Sindiran tersebut menjadi simbol bahwa tindakan Paredes telah meninggalkan citra buruk, bahkan setelah pertandingan berakhir.

Kericuhan pecah sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Paredes lebih dulu mencekik bek Spanyol Eric Garcia, lalu mendorong Gavi hingga memicu bentrokan massal antarpemain di tengah lapangan. Aksi itu menuai kecaman luas dari pengamat maupun mantan pemain sepak bola.

Meski demikian, kubu Argentina tetap menunjukkan sikap membela diri. Gelandang Enzo Fernandez, yang juga menerima kartu merah akibat akumulasi kartu kuning pada laga tersebut, menilai timnya telah memberikan segalanya untuk negara.

“Seiring berjalannya waktu, Anda akan menyadari bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan,” kata Fernandez.

“Selama bertahun-tahun, grup ini telah mewakili negara kami dengan cara sebaik mungkin. Mengenakan seragam Argentina adalah kehormatan terbesar dalam karier saya dan saya akan terus memberikan segalanya setiap kali dipanggil membela negara,” lanjutnya.

Pernyataan itu justru memicu kritik. Sejumlah pundit BBC menilai aksi para pemain Argentina sama sekali tidak mencerminkan sportivitas.

Mantan bek Inggris Micah Richards mengatakan perilaku Argentina sangat memalukan. “Ini memalukan. Mereka terus berada di ambang pelanggaran sepanjang pertandingan. Melihat kejadian setelah laga berakhir benar-benar tidak baik. Paredes seharusnya bisa berbuat lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga :

Mobil China Mulai Tekan Dominasi Jepang di Indonesia, Ini Analisis Pakar ITB
Wagub Surya: Perkecil Kesenjangan Digital, Pemprov Sumut Sediakan Internet Gratis di Sekolah

Legenda Inggris, Wayne Rooney juga mengecam keras sikap Argentina setelah kekalahan tersebut. “Ini tidak mengejutkan. Kita sudah sering melihat Argentina seperti ini. Jika kalah dalam pertandingan sepak bola, kalah dengan elegan. Reaksi mereka menunjukkan frustrasi karena dikalahkan tim yang lebih baik,” ujar Rooney.

Bagi Argentina, kekalahan di final kini terasa semakin pahit. Tidak hanya gagal mempertahankan gelar juara dunia, mereka juga harus menanggung rasa malu akibat tindakan Leandro Paredes yang terus menjadi bahan olok-olok dalam pesta kemenangan Spanyol. Sementara itu, La Roja menikmati momen bersejarah mereka dengan membawa pulang trofi Piala Dunia dan merayakannya bersama jutaan pendukung di jalanan Madrid.

You Might Also Like

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak
Bajak Siaran Piala Dunia 2026! Ribuan Situs Streaming Ilegal Diburu dan Ditutup
Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan
Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!
Djakarta Theater Dilanda Kebakaran, BPBD Ungkap Dugaan Penyebabnya
TAGGED:Lamine YamalLeandro Paredespiala dunia 2026Spanyol
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan
Next Article KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

Pemerintah Finalisasi Perpres Transportasi Online, Ojol Akan Diakui sebagai Pelaku UMKM

HUT ke-81 RI Digelar di Jakarta, Pemerintah Siapkan Konsep dengan Kejutan

Pembiayaan Perumahan Jadi Mesin Penggerak Laba Rp 441 Miliar Bank BSN

Kredit Perbankan Melonjak, Sinyal Aktivitas Usaha Perlahan Menguat

Minyak Mentah Indonesia Turun 21%! ESDM Pastikan Evaluasi Harga BBM Tetap Transparan

Disorot Said Didu, Ini Alasan Bahlil Ketat Atur Kuota Timah Demi Nilai Tambah Nasional

Investasi Rp1.010 Triliun Belum Cukup! Proyek Harus Segera Jalan agar Ekonomi Tak Mandek

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Era Baru Dimulai! Spanyol Juara Dunia, Yamal Resmi Ambil Tongkat Estafet Messi

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Misi Mustahil Messi? Selangkah Ukir Rekor: Juara Dunia Sekaligus Golden Boot 2026

3 days ago
EkonomiTerkini

Setoran Negara Melesat! ESDM Kantongi Rp85,58 Triliun di Pertengahan 2026

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Drama 10 Gol! Inggris Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Hadiah Terbaik sejak Juara 1966

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index