INVERSI.ID – Grup musik Mocca sukses menghadirkan suasana hangat dan penuh nostalgia saat tampil di Java Jazz Festival 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Kabupaten Tangerang, Sabtu malam. Penampilan band asal Bandung tersebut semakin berkesan ketika mereka mengajak sejumlah penonton naik ke atas panggung untuk bernyanyi dan berdansa bersama.
Momen spesial itu terjadi menjelang berakhirnya penampilan Mocca. Saat membawakan lagu “Swinging Bob” sebagai lagu penutup, tiga orang penonton beruntung dipersilakan naik ke atas panggung untuk ikut menikmati kemeriahan bersama vokalis Arina Ephipania dan personel lainnya.
Interaksi tersebut langsung memancing antusiasme penonton yang memenuhi area depan panggung. Sorak sorai dan tepuk tangan terdengar meramaikan suasana ketika para penggemar ikut menjadi bagian dari pertunjukan.
Sebelum memasuki lagu terakhir, Arina menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival musik tersebut, termasuk para penggemar yang hadir menyaksikan penampilan Mocca.
Menurutnya, malam itu menjadi salah satu momen istimewa yang layak dikenang oleh semua orang yang hadir.
“Dan yang jelas malam ini patut dikenang. Jadi, kayaknya lagunya harus dibawa ini…” ujar Arina sebelum melanjutkan penampilan dengan lagu “I Remember”.
Lagu tersebut langsung disambut meriah oleh para penonton. Ribuan penggemar tampak ikut bernyanyi bersama sejak awal hingga akhir lagu, menciptakan suasana yang emosional sekaligus penuh kehangatan.
Sepanjang konser, Mocca membawakan sejumlah lagu yang telah menjadi favorit penggemar selama bertahun-tahun. Beberapa di antaranya adalah “The Best Thing”, “My Only One”, “The Conversation”, “Tanda Tanya”, “Let Me Go”, “Be My Bee”, “You”, “Secret Admirer”, “Somewhere in My Dreamland”, “Do What You Wanna Do”, “On the Night Like This”, “Happy!”, hingga “Me and My Boyfriend”.
Selain menghadirkan lagu-lagu populer, Arina juga sempat mencairkan suasana dengan candaan yang mengundang tawa penonton. Momen tersebut terjadi ketika ia memperkenalkan lagu “My Only One”, salah satu karya yang populer pada pertengahan 2000-an.
“Dan berikutnya ini lagu dari album keduanya Mocca, mungkin kalian sangat familiar sama lagu ini pada tahun 2004-an atau 2005. Semoga sudah pada lahir ya? Sudah lahir kan ya? Oh udah, udah gede-gede,” ujar dia, yang disambut tawa penonton.
Candaan tersebut menggambarkan bagaimana musik Mocca berhasil menjangkau berbagai generasi. Tidak hanya penggemar lama yang tumbuh bersama lagu-lagu mereka, tetapi juga generasi muda yang kini turut menikmati karya-karya band tersebut.
Sebagai salah satu grup musik independen paling berpengaruh di Indonesia, Mocca memang dikenal memiliki basis penggemar yang loyal. Sejak dibentuk pada 1999 di Bandung, band ini konsisten menghadirkan warna musik khas yang memadukan unsur indie pop, swing, jazz, dan bossa nova.
Penampilan di Java Jazz Festival 2026 kembali membuktikan daya tarik Mocca yang tetap kuat setelah lebih dari dua dekade berkarya. Melalui kombinasi lagu-lagu nostalgia, interaksi hangat dengan penonton, dan energi panggung yang konsisten, Mocca sukses menciptakan salah satu momen paling berkesan di festival musik tersebut.