INVERSI.ID – Pemilihan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai lokasi konser Avenged Sevenfold yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 dinilai sebagai langkah strategis. Selain mempertimbangkan aspek teknis, venue ini juga dianggap mencerminkan ambisi Jakarta sebagai kota global dengan standar hiburan kelas dunia.
Dalam konferensi pers di Jakarta, CEO Ravel Entertainment, Ravel Junardy, menyebut JIS sebagai salah satu stadion paling representatif di Indonesia, bahkan memiliki daya saing di tingkat Asia. Menurutnya, venue tersebut dinilai ideal untuk menggelar konser berskala besar.
“Kenapa pilihnya JIS, kita sudah tahu venue untuk (kelas) stadium yang paling proper di Indonesia. Bahkan untuk sekarang bisa leading (memimpin) di Asia, salah satunya di JIS ini,” kata promotor grup band heavy metal legendaris tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa konser kali ini dirancang menghadirkan pengalaman berbeda dibanding penampilan sebelumnya di Jakarta yang digelar di Stadion Madya GBK pada 2024.
Dari sisi pasar, Indonesia dinilai memiliki basis penggemar terbesar untuk Avenged Sevenfold. Hal ini menjadi alasan utama band asal Amerika Serikat tersebut kembali menyapa penggemarnya di Tanah Air, dengan konsep konser tunggal di stadion.
“Fanbase Avenged Sevenfold nomor satunya di Indonesia. Itu alasan paling besarnya mereka mau balik lagi ke Indonesia. Awalnya rencana (mereka tampil) ke Hammersonic, tapi saya pikir, mereka cocoknya punya stadium show sendiri,” kata Ravel.
Sementara itu, pihak pengelola JIS memastikan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan acara berskala internasional. Head Strategic Business Unit JIS, Shinta Syamsul Arief, menyampaikan bahwa stadion terus dipersiapkan untuk berbagai kegiatan, baik olahraga maupun hiburan.
“Kami tim dari JIS siap untuk mendukung semua kegiatan apalagi berskala internasional untuk menuju program pemerintah juga tentunya Jakarta Global City dan juga menyambut ulang tahun Jakarta ke-500. Jakarta International Stadium siap untuk memberikan kontribusi terbaik untuk mendukung semua programnya termasuk konser Avenged Sevenfold ini,” ujar Shinta.
Hal senada disampaikan Direktur Bisnis Jakpro, Adi Adyana. Ia menilai kehadiran konser internasional akan semakin menguatkan posisi JIS sebagai venue kelas dunia, seiring dengan persiapan menyambut 500 tahun Jakarta.
“Kalau ditanya bagaimana kondisi kita saat ini, kita akan siap. Apalagi dalam waktu dekat dua tahun itu pendek, kita akan masuk ke 500 tahun kota Jakarta. JIS terus berbenah, JIS terus berusaha meyakinkan siapapun di Asia Tenggara, di dunia bahwa Jakarta juga adalah bagian dari mereka,” imbuh Adi.
Selain konser Avenged Sevenfold, promotor juga telah menjadwalkan penampilan My Chemical Romance di lokasi yang sama pada 22 November 2026.