MONTERREY — Jepang mengirim sinyal kuat kepada para pesaingnya di Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Tunisia 4-0 dalam laga Grup F di Monterrey Stadium, Guadalupe, Monterrey, Meksiko, Sabtu (20/6/2026). Kemenangan telak ini membawa Samurai Biru selangkah lagi menuju babak gugur sekaligus mencatat sejarah baru melalui penyerang andalan mereka, Ayase Ueda.
Pertandingan yang menjadi laga ke-1.000 dalam sejarah Piala Dunia itu sepenuhnya dikuasai Jepang. Tim asuhan Hajime Moriyasu tampil dominan sejak menit awal dengan permainan umpan cepat dan pergerakan dinamis yang membuat Tunisia kesulitan mengembangkan permainan.
Jepang membuka keunggulan saat laga baru berjalan empat menit. Daichi Kamada sukses menyambar umpan rendah Keito Nakamura untuk membawa Samurai Biru unggul 1-0.
Dominasi Jepang berlanjut dan Ayase Ueda menggandakan keunggulan pada menit ke-30 melalui tembakan keras mendatar ke pojok gawang yang gagal dihentikan kiper Tunisia, Aymen Dahmen.
Memasuki babak kedua, Tunisia yang menjalani laga pertama di bawah pelatih baru Herve Renard tidak mampu keluar dari tekanan. Ueda kembali menjadi aktor penting saat mengirim umpan terobosan matang kepada Junya Ito yang mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-69.
Puncak penampilan gemilang Ueda datang pada menit ke-83. Penyerang Feyenoord itu mencetak gol keduanya melalui sundulan melambung yang memastikan kemenangan telak Jepang 4-0.
Dua gol dan satu assist membuat Ueda dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Lebih dari itu, ia mencatat sejarah sebagai pemain Jepang pertama yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Pencapaian tersebut semakin menegaskan status Ueda sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Asia saat ini. Pemain berusia 27 tahun itu dikenal memiliki kemampuan membaca ruang, duel udara yang kuat, serta penyelesaian akhir dengan kedua kaki. Setelah bersinar bersama Kashima Antlers dan Cercle Brugge, Ueda kini menjadi mesin gol Feyenoord dengan torehan 25 gol liga pada musim 2025/2026.
Kemenangan atas Tunisia juga membuat Jepang mencatat rekor sebagai tim Asia pertama yang mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia 2026.
Dengan hasil ini, Jepang mengoleksi empat poin dan sejajar dengan Belanda di puncak Grup F. Sebaliknya, Tunisia menjadi tim ketiga yang tersingkir dari turnamen setelah menelan dua kekalahan beruntun, menyusul Haiti dan Turki.
Bagi Jepang, kemenangan di Monterrey bukan sekadar tiga poin. Ini adalah pesan kepada dunia bahwa Samurai Biru datang ke Amerika Utara bukan hanya untuk meramaikan turnamen, tetapi untuk menjadi ancaman serius di fase gugur. Di garis depan, Ayase Ueda kini muncul sebagai wajah baru ambisi besar Jepang di Piala Dunia 2026.