By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL

EkonomiTerkini

Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
24 seconds ago
Share
3 Min Read
(ilustrasi) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan keberhasilan implementasi E20 membutuhkan dukungan dunia akademik agar pengembangan teknologi, bahan baku, hingga proses hilirisasi berjalan berdasarkan kajian ilmiah yang kuat. (Foto, generateAI/Dede)
SHARE

JAKARTA– Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka babak baru dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional dengan menggandeng perguruan tinggi untuk mengembangkan program bauran energi Bioetanol E20. Langkah ini menjadi strategi pemerintah membangun transisi energi hijau yang lebih terbuka, berbasis riset ilmiah, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Ajakan tersebut disampaikan Bahlil dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (28/6/2026). Menurutnya, keberhasilan implementasi E20 membutuhkan dukungan dunia akademik agar pengembangan teknologi, bahan baku, hingga proses hilirisasi berjalan berdasarkan kajian ilmiah yang kuat.

Program E20 merupakan bahan bakar yang memadukan bensin dengan 20 persen bioetanol. Kementerian ESDM memperkirakan implementasi program tersebut membutuhkan sekitar 4 juta kiloliter (KL) bioetanol murni setiap tahun, sejalan dengan konsumsi bensin nasional yang mencapai sekitar 40 juta KL per tahun.

Karena itu, Bahlil mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia berkolaborasi dalam memperkuat riset dan inovasi pengembangan bioetanol berbasis komoditas lokal seperti tebu, singkong, dan jagung.

Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas melalui pola kemitraan inti-plasma yang melibatkan perguruan tinggi, industri, serta masyarakat sebagai produsen bahan baku.

Yang menarik, pemerintah memastikan hasil produksi bioetanol memiliki kepastian pasar karena negara akan bertindak sebagai offtaker atau penjamin pembelian seluruh produksi.

“Saya mengajak pihak-pihak perguruan tinggi bersama berkolaborasi pada Program E20. Negara akan menjadi offtaker atau penjamin pasar karena E20 membutuhkan 4 juta kiloliter. Ini bisa kita bangun dengan pola plasma inti bersama rakyat. Offtakernya jauh lebih jelas karena negara, daripada kita terus mengimpor dari Amerika atau Eropa,” ujar Bahlil.

Menurutnya, skema tersebut tidak hanya memberikan kepastian usaha bagi petani dan industri pengolahan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

Selain mengembangkan bioetanol, Bahlil juga mengajak kalangan perguruan tinggi ikut berkontribusi dalam pengembangan teknologi kompor listrik sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional.

Baca Juga :

Ditahan Imbang Persib, Teco Nilai Bali United Seharusnya Bisa Menang
6 Wisata Religi di Jakarta, Bisa Dikunjungi saat Libur Lebaran

Pemerintah bahkan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp600 miliar untuk program pengadaan kompor listrik pada 2027. Kesempatan tersebut dibuka bagi kampus yang mampu menghasilkan produk siap pakai melalui hasil riset dan inovasi.

“Kalau ada kampus yang mampu memproduksinya, akan kita pesan langsung pengadaannya di kampus tersebut,” kata Bahlil.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan petani, implementasi Bioetanol E20 diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan impor BBM, tetapi juga menciptakan ekosistem energi baru dan terbarukan yang lebih kuat, transparan, dan berkelanjutan bagi Indonesia.

You Might Also Like

Pecah! Tim Voli Putra Indonesia Ukir Sejarah Baru Rebut Gelar Juara Asia
Kolombia Tahan Imbang Raksasa Eropa, Sikat Status Juara Grup K Piala Dunia 2026
Austria dan Aljazair Kompak Lolos ke 32 Besar, Tuduhan ‘Main Mata’ Langsung Merebak
Cuma Main 30 Menit, Messi Tetap Bikin Rekor!
B50 Resmi Meluncur 1 Juli. Tiga Keunggulan Ini Siap Ubah Masa Depan Energi Indonesia
TAGGED:Bahlil LahadaliaBioetanolE20Menteri ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pecah! Tim Voli Putra Indonesia Ukir Sejarah Baru Rebut Gelar Juara Asia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

28 Tahun Mandek Akhirnya Mega Proyek Blok Masela Mulai Dibangun 2027

Zonder Keluar Uang! CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG, Tabung Baru Disiapkan Pemerintah

Muak Impor! Bahlil Siapkan 3 Jurus Besar Demi Dongkrak Produksi Minyak RI

Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban Resmi Beroperasi, Impor LPG Siap Dipangkas

Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH

BRIN Sebut Tanaman Aren Berpotensi Besar Dukung Transisi Energi Nasional

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PendidikanTerkini

Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026

17 hours ago
Pildun 2026Terkini

Pulang Terhormat, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2 di Laga Penutup

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Tekuk Tunisia 3-1, Oranje Lolos Sebagai Juara Grup dan Hindari Brasil

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Hajar Selandia Baru 5-1, Setan Merah Bangkit dan Melaju ke 32 Besar

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index