By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Austria dan Aljazair Kompak Lolos ke 32 Besar, Tuduhan ‘Main Mata’ Langsung Merebak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Austria dan Aljazair Kompak Lolos ke 32 Besar, Tuduhan ‘Main Mata’ Langsung Merebak

Pildun 2026Terkini

Austria dan Aljazair Kompak Lolos ke 32 Besar, Tuduhan ‘Main Mata’ Langsung Merebak

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
59 seconds ago
Share
3 Min Read
Para pemain Austria merayakan gol ketiga yang dicetak Sasa Kalajdzic dalam partai imbang, 3-3 melawan Aljazair di laga terakhir Grup J di Kansas City, Sabtu (27/6/2026). (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

KANSAS CITY– Austria dan Aljazair memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang dramatis 3-3 pada laga terakhir Grup J di Kansas City, Sabtu (27/6/2026). Hasil tersebut mengantarkan Austria lolos sebagai runner-up grup, sedangkan Aljazair melaju melalui jalur salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Namun, kelolosan dua tim yang bukan unggulan tersebut langsung memunculkan kontroversi. Banyak pendukung Iran menuding pertandingan itu sarat kejanggalan karena hasil imbang memang menguntungkan kedua tim sekaligus menggagalkan peluang Iran lolos ke fase gugur.

Laga ini mengingatkan publik pada pertandingan kontroversial “Disgrace of Gijon” di Piala Dunia 1982, ketika Jerman Barat mengalahkan Austria 1-0 dengan hasil yang menguntungkan kedua tim dan menyingkirkan Aljazair.

Meski demikian, situasi di Kansas City jauh berbeda. Alih-alih bermain aman, kedua tim justru menyuguhkan pertandingan terbuka dengan enam gol dan drama hingga detik terakhir.

Austria membuka keunggulan pada menit ke-28 melalui Marko Arnautovic. Aljazair menyamakan kedudukan lewat Rafik Belghali tepat menjelang turun minum.

Memasuki babak kedua, Marcel Sabitzer kembali membawa Austria unggul pada menit ke-55. Namun keunggulan itu hanya bertahan lima menit setelah kapten Aljazair Riyad Mahrez kembali membuat skor menjadi 2-2.

Drama mencapai puncaknya pada masa injury time. Mahrez kembali mencetak gol pada menit ke-93 yang sempat membuat Aljazair unggul 3-2. Dalam situasi itu, Austria justru terancam tersingkir sementara Iran berpeluang lolos.

Namun hanya berselang beberapa detik, Sasa Kalajdzic mencetak gol sundulan pada menit ke-96 untuk mengubah skor menjadi 3-3 sekaligus memastikan kedua tim melangkah ke fase gugur.

Meski pertandingan berlangsung penuh tensi, berbagai teori konspirasi bermunculan di media sosial. Beberapa suporter menilai kedua tim sengaja bermain aman pada fase tertentu pertandingan, bahkan menuding hasil akhir sudah diatur.

Baca Juga :

Daya Tahan Ekonomi Nasional di Tengah Perang Dagang, Begini Pandangan Presiden Prabowo
Ganjar-Mahfud Janji Perhatikan Masa Depan Atlet, Duta Olahraga Dilupakan Setelah Tak Berprestasi

Pelatih Austria, Ralf Rangnick, langsung membantah keras tuduhan tersebut. “Dalam pertandingan yang berakhir 3-3 seperti ini, tidak ada yang bisa menganggap hasil itu merupakan kesepakatan, terutama setelah apa yang terjadi dalam 90 detik terakhir,” kata Rangnick.

Ia menambahkan drama pertandingan sama sekali tidak masuk akal jika dianggap telah direncanakan. “Kalau tiga menit sebelum laga berakhir seseorang mengatakan hasil akhirnya akan seperti ini, Anda pasti akan menganggap dia gila. Saya sudah hampir 40 tahun menjadi pelatih dan tidak pernah melihat pertandingan dengan alur sedramatis ini. Jika Alfred Hitchcock yang menulis cerita seperti ini, saya juga akan bilang dia benar-benar gila,” ujarnya.

Senada dengan Rangnick, pelatih Aljazair Vladimir Petkovic juga membantah adanya pengaturan hasil. “Saya sangat bahagia karena pada akhirnya sepak bola yang menang. Skor 3-3 sudah menjelaskan semuanya,” tegas Petkovic.

Pada babak 32 besar, Austria akan menghadapi Spanyol di Los Angeles pada 2 Juli, sedangkan Aljazair dijadwalkan bertemu Swiss di Vancouver pada 3 Juli. Bagi kedua tim medioker tersebut, kelolosan ini menjadi pencapaian penting sekaligus bukti bahwa mereka mampu bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia.

You Might Also Like

Cuma Main 30 Menit, Messi Tetap Bikin Rekor!
Sempat Terseok, Kroasia Akhirnya Bernapas Lega Berkat Gol Telat Vlasic
B50 Resmi Meluncur 1 Juli. Tiga Keunggulan Ini Siap Ubah Masa Depan Energi Indonesia
28 Tahun Mandek Akhirnya Mega Proyek Blok Masela Mulai Dibangun 2027
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:AljazairAustriapiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Cuma Main 30 Menit, Messi Tetap Bikin Rekor!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Zonder Keluar Uang! CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG, Tabung Baru Disiapkan Pemerintah

Muak Impor! Bahlil Siapkan 3 Jurus Besar Demi Dongkrak Produksi Minyak RI

Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban Resmi Beroperasi, Impor LPG Siap Dipangkas

Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH

BRIN Sebut Tanaman Aren Berpotensi Besar Dukung Transisi Energi Nasional

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026

Kisah Cinderela Cape Verde. Ketika Negara Kecil Bikin Uruguay dan Arab Saudi Menangis

16 hours ago
Pildun 2026

Nestapa Iran! Sudah Berjuang, Tetap Tersingkir AFC Sisakan Jepang dan Australia

16 hours ago
Pildun 2026

Dembélé Hattrick, Haaland Tak Berkutik, Les Bleus Kirim Sinyal Paling Serius

17 hours ago
Pildun 2026

Bungkam Panama 2-0, Bellingham-Kane Bawa The Three Lions Siaga di Babak Knockout

17 hours ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index