By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK

EkonomiTerkini

Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK

Nicholas
By
Nicholas
26 seconds ago
Share
3 Min Read
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/6/2026) menyatakan penurunan harga gas industri juga untuk menjaga keberlangsungan jutaan lapangan kerja di Indonesia. (Foto, Antara/Muzdaffar Fauzan)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah mengambil langkah cepat untuk menjaga daya saing industri nasional di tengah lonjakan harga gas dunia. Melalui kebijakan terbaru, harga liquefied natural gas (LNG) bagi sektor industri resmi diturunkan menjadi 13 dolar AS per MMBTU dari sebelumnya berkisar 20-23 dolar AS per MMBTU. Kebijakan yang diumumkan Senin (29/6/2026) ini diharapkan mampu meringankan beban biaya produksi sekaligus menjaga keberlangsungan jutaan lapangan kerja di Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, keputusan tersebut bukan sekadar soal penyesuaian harga energi, melainkan bagian dari upaya pemerintah memastikan industri nasional tetap kompetitif dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Ini untuk industri yang menghasilkan produk. Karena kita menjamin dan ingin untuk mempertahankan lapangan pekerjaan yang ada,” kata Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin.

Menurut Bahlil, penurunan harga LNG dilakukan melalui efisiensi menyeluruh di sepanjang rantai pasok. Seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), PT Pertamina, hingga PT Perusahaan Gas Negara (PGN), diminta berbagi beban agar harga gas bagi industri dapat ditekan.

“Semuanya kena. Jadi bagian pemerintah dari hulunya itu kan ada bagian pemerintah. Kemudian di hilir juga kita minta mereka untuk turunkan cost. Pertamina juga kita turunkan. Jadi baik dari KKKS-nya, pemerintahnya, maupun dari PGN-nya juga kena pemotongan,” ujar Bahlil.

Ia menjelaskan, selama ini pemerintah telah menerapkan tiga skema harga gas untuk industri, yakni melalui program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), gas pipa, dan LNG. Namun, kenaikan harga LNG di pasar global membuat biaya energi industri melonjak tajam.

“Yang terjadi kenaikan itu, yang cukup signifikan itulah LNG. Dari harga 13-14 sampai 23 dolar AS,” ungkapnya.

Karena itu, pemerintah memutuskan ikut menanggung beban penurunan biaya dengan mengurangi margin di berbagai lini. Bahlil menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk keberpihakan negara kepada dunia usaha agar industri tetap beroperasi dan tenaga kerja tetap terlindungi.

“Itu yang kemudian pemerintah ikut mengambil bagian tanggung jawab dengan hulu migas, kemudian KKKS dan Pertamina untuk kemudian kita memperkecil cost-nya. Ya ibarat kata begini, ini jangan terlalu banyak minta untung,” tegasnya.

Baca Juga :

Miss Bintang Sumut 2025 Ayu Kinanda: Bawa Semangat dan Harapan Buat Pendidikan!
Bentrokan di Mampang Prapatan: Empat Tersangka Ditangkap, Senjata Tajam Disita

Selain memangkas harga LNG, pemerintah juga mempercepat pembangunan infrastruktur gas nasional. Proyek jaringan pipa antardaerah ditargetkan mulai beroperasi sebagian pada 2027, termasuk pembangunan jalur Dumai–Sei Mangkei di Sumatera serta peningkatan kapasitas pipa eksisting.

Menurut Bahlil, konektivitas tersebut akan membuat distribusi gas nasional semakin fleksibel. “Kalau terjadi surplus gas di Sumatera, bisa kita alihkan ke Jawa. Kalau surplus di Jawa Timur, bisa kita alihkan ke Jawa Barat,” katanya.

Kebijakan penurunan harga LNG ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga iklim investasi, memperkuat daya saing industri nasional, sekaligus memastikan roda produksi tetap berjalan di tengah tekanan harga energi global. Dengan biaya energi yang lebih terjangkau, pemerintah berharap industri dapat terus berkembang tanpa harus mengorbankan keberlangsungan usaha maupun lapangan kerja masyarakat Indonesia.

You Might Also Like

Gol Dramatis Eustáquio Antar Kanada Ukir Sejarah ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL
Pecah! Tim Voli Putra Indonesia Ukir Sejarah Baru Rebut Gelar Juara Asia
Kolombia Tahan Imbang Raksasa Eropa, Sikat Status Juara Grup K Piala Dunia 2026
Austria dan Aljazair Kompak Lolos ke 32 Besar, Tuduhan ‘Main Mata’ Langsung Merebak
TAGGED:Bahlil LahadaliaGas industriHarga LNGMenteri ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

B50 Resmi Meluncur 1 Juli. Tiga Keunggulan Ini Siap Ubah Masa Depan Energi Indonesia

28 Tahun Mandek Akhirnya Mega Proyek Blok Masela Mulai Dibangun 2027

Zonder Keluar Uang! CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG, Tabung Baru Disiapkan Pemerintah

Muak Impor! Bahlil Siapkan 3 Jurus Besar Demi Dongkrak Produksi Minyak RI

Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban Resmi Beroperasi, Impor LPG Siap Dipangkas

Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH

BRIN Sebut Tanaman Aren Berpotensi Besar Dukung Transisi Energi Nasional

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Cuma Main 30 Menit, Messi Tetap Bikin Rekor!

22 hours ago
PendidikanTerkini

Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Pulang Terhormat, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2 di Laga Penutup

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Tekuk Tunisia 3-1, Oranje Lolos Sebagai Juara Grup dan Hindari Brasil

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index