By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan

EkonomiTerkini

Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan

Nicholas
By
Nicholas
5 hours ago
Share
4 Min Read
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyatakan akan terjadi penurunan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, apabila tren harga minyak dunia terus melemah dalam beberapa pekan ke depan. (Foto, Antara/Rivan Angga)
SHARE

JAKARTA – Kabar baik bagi pengguna bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang penyesuaian, bahkan penurunan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, apabila tren harga minyak dunia terus melemah dalam beberapa pekan ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil usai melapor kepada Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026). Menurutnya, pemerintah saat ini terus memantau perkembangan harga minyak dunia dan tengah menyiapkan formulasi terbaik agar penyesuaian harga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengganggu keberlangsungan industri migas.

“Kita akan melihat (soal penurunan Pertamax bulan depan), saya sudah menghitung dan saya akan melakukan rapat dengan badan usaha dari Pertamina maupun beberapa badan usaha lain. Ketika harga minyak dunia turun, kita akan menyesuaikan,” ujar Bahlil.

Peluang evaluasi harga tersebut menjadi sinyal positif bagi jutaan pengguna BBM nonsubsidi. Pemerintah menegaskan setiap keputusan akan didasarkan pada pergerakan Indonesian Crude Price (ICP), harga minyak mentah, yang menjadi acuan dalam penentuan harga BBM.

Bahlil menjelaskan bahwa harga minyak dunia masih bergerak fluktuatif sehingga pemerintah memilih bersikap hati-hati sebelum menetapkan kebijakan baru. Menurutnya, formula penyesuaian harga harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat sebagai konsumen dan pelaku usaha di sektor energi.

“Karena teman-teman tahu kan bahwa kadang-kadang harga ICP hari ini naik, besok turun. Enggak sampai dua hari naik lagi. Jadi dalam kondisi seperti ini kita mencari formulasi yang bijak, yang tidak memberatkan rakyat pengguna khususnya yang non-subsidi,” kata Bahlil.

Ia menambahkan pemerintah juga tetap memperhatikan keberlangsungan investasi dan operasional badan usaha penyedia BBM agar distribusi energi nasional tetap berjalan lancar.

Selain membuka peluang penyesuaian harga, Bahlil memastikan pasokan energi nasional berada dalam kondisi aman. Dalam laporannya kepada Presiden, ia menyampaikan stok BBM nasional saat ini berada di atas standar minimum, sementara pasokan minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri telah dipastikan aman hingga akhir tahun.

“Saya melapor tentang kondisi BBM kita terkini, dan alhamdulillah semuanya di atas rata-rata standar minimum. Yang kedua, saya juga melaporkan tentang kerja sama kita dengan beberapa negara terkait dengan crude BBM, alhamdulillah kita juga clear sampai dengan insyaallah akhir tahun enggak ada masalah,” ujarnya.

Baca Juga :

Tren Potongan Bob Bikin Seleb Dunia Hingga Luna Maya Makin Stylish
Prediksi Skor Euro 2024: Inggris vs Slovakia

Pemerintah juga memastikan tidak ada rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. Bahkan, Bahlil mengungkapkan dirinya telah meminta PT Pertamina (Persero) dan badan usaha swasta mulai menyiapkan skema penyesuaian harga untuk sejumlah BBM nonsubsidi apabila tren harga minyak dunia terus menurun.

“Tentu kita juga memastikan bahwa kenaikan terhadap BBM subsidi insyaallah enggak ada kenaikan sama sekali. Bahkan ada berpotensi untuk beberapa jenis BBM yang ketika harga dunia akan turun, kita sudah mulai meminta kepada pengusaha badan usaha swasta termasuk Pertamina untuk segera melakukan penyesuaian,” tegasnya.

Sebelumnya, Pertamina telah melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Per 1 Juli 2026, harga Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter, Dexlite dari Rp23 ribu menjadi Rp19.700 per liter, serta Pertamina Dex dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter, sementara harga Pertamax masih dipertahankan. Dengan komitmen pemerintah yang terus mengevaluasi kondisi pasar minyak dunia, masyarakat kini memiliki harapan baru bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dapat segera terwujud apabila tren penurunan harga minyak berlanjut.

You Might Also Like

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak
Bajak Siaran Piala Dunia 2026! Ribuan Situs Streaming Ilegal Diburu dan Ditutup
Usai Kalah di Final, Argentina Kena Sindir Lamine Yamal Gara-gara Ulah Brutal Paredes
Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!
Djakarta Theater Dilanda Kebakaran, BPBD Ungkap Dugaan Penyebabnya
TAGGED:Bahlil LahadaliaBBM Non SubsidiPertamax
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!
Next Article Usai Kalah di Final, Argentina Kena Sindir Lamine Yamal Gara-gara Ulah Brutal Paredes
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

Pemerintah Finalisasi Perpres Transportasi Online, Ojol Akan Diakui sebagai Pelaku UMKM

HUT ke-81 RI Digelar di Jakarta, Pemerintah Siapkan Konsep dengan Kejutan

Pembiayaan Perumahan Jadi Mesin Penggerak Laba Rp 441 Miliar Bank BSN

Kredit Perbankan Melonjak, Sinyal Aktivitas Usaha Perlahan Menguat

Minyak Mentah Indonesia Turun 21%! ESDM Pastikan Evaluasi Harga BBM Tetap Transparan

Disorot Said Didu, Ini Alasan Bahlil Ketat Atur Kuota Timah Demi Nilai Tambah Nasional

Investasi Rp1.010 Triliun Belum Cukup! Proyek Harus Segera Jalan agar Ekonomi Tak Mandek

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Era Baru Dimulai! Spanyol Juara Dunia, Yamal Resmi Ambil Tongkat Estafet Messi

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Misi Mustahil Messi? Selangkah Ukir Rekor: Juara Dunia Sekaligus Golden Boot 2026

3 days ago
EkonomiTerkini

Setoran Negara Melesat! ESDM Kantongi Rp85,58 Triliun di Pertengahan 2026

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Drama 10 Gol! Inggris Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Hadiah Terbaik sejak Juara 1966

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index