INVERSI.ID – Pemerintah memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 2026 akan dipusatkan di Jakarta. Saat ini, berbagai persiapan terus dimatangkan, termasuk penyusunan konsep acara yang diklaim akan menghadirkan sejumlah kejutan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah telah menggelar beberapa kali rapat koordinasi guna menyusun rangkaian upacara kenegaraan beserta agenda pendukung lainnya.
Menurut Prasetyo, hingga kini pemerintah masih memfinalisasi konsep pelaksanaan. Sejumlah elemen baru juga tengah dipersiapkan sebelum diumumkan secara resmi kepada publik.
“(Konsepnya) mohon bersabar ditunggu dulu, biar ada ‘element of surprise’-nya,” katanya.
Selain mempersiapkan upacara kenegaraan, pemerintah juga tengah menyusun konsep perayaan yang lebih inklusif. Perayaan HUT RI tahun ini diharapkan tidak hanya berlangsung di lingkungan Istana Kepresidenan, tetapi juga mampu melibatkan partisipasi masyarakat secara lebih luas.
Prasetyo mengungkapkan, persiapan HUT ke-81 RI turut mencakup penetapan logo resmi peringatan. Berbeda dari sebelumnya, proses pemilihan logo tahun ini melibatkan partisipasi masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat keterlibatan publik.
Di sisi lain, pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap mekanisme pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut dilakukan agar kesempatan berpartisipasi dalam perayaan nasional tidak hanya diberikan kepada kelompok binaan tertentu, melainkan dapat dinikmati lebih banyak pelaku UMKM dari berbagai daerah.
Sementara itu, terkait jumlah masyarakat yang akan diundang menghadiri rangkaian perayaan di kawasan Istana Kepresidenan, Prasetyo menyebut pemerintah masih melakukan perhitungan. Jumlah undangan nantinya akan disesuaikan dengan konsep akhir penyelenggaraan HUT ke-81 Republik Indonesia.