By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Mirip Tapi Tak Sama dengan ‘KKN di Desa Penari’, Film ‘Pabrik Gula’ Telah Tembus Lebih dari 1 Juta Penonton
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mirip Tapi Tak Sama dengan ‘KKN di Desa Penari’, Film ‘Pabrik Gula’ Telah Tembus Lebih dari 1 Juta Penonton

Film

Mirip Tapi Tak Sama dengan ‘KKN di Desa Penari’, Film ‘Pabrik Gula’ Telah Tembus Lebih dari 1 Juta Penonton

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Film horor terbaru berjudul Pabrik Gula produksi MD Pictures sukses menarik perhatian publik yang tayang di momen libur Lebaran 2025. Dirilis dalam dua versi, jam kuning (17 tahun ke atas) dan jam merah (21 tahun ke atas), film ini langsung menuai perbandingan dengan fenomena KKN di Desa Penari yang viral beberapa tahun lalu.

Contents
Cerita Buruh, Mitos, dan Teror GaibMirip KKN, Tapi Tidak SamaDeretan Pemain dan Aksi yang MenggigitPabrik Gula: Film Horor Lebaran Rasa Roller Coaster

Dibintangi oleh Arbani Yasiz, Ersya Aurelia, dan Erika Carlina, film ini juga hadir dalam format 4DX dan IMAX, memperluas jangkauan penonton. Hasilnya? Hari pertama penayangan langsung mencetak 203 ribu penonton, menjadikannya pembuka dengan raihan tertinggi tahun ini.

Dalam waktu hanya 3,5 hari, Pabrik Gula berhasil melampaui satu juta penonton, sebuah pencapaian luar biasa untuk film lokal di momen Lebaran.

Cerita Buruh, Mitos, dan Teror Gaib

Film ini mengambil latar era sebelum media sosial menjadi bagian hidup masyarakat. Pabrik Gula mengisahkan tentang sekelompok pemuda yang menjadi buruh musiman di sebuah pabrik gula. Mulai dari memanen tebu hingga memproduksi gula, semua dijalani dengan aturan ketat.

Ada dua aturan utama, jam kuning (menjelang magrib) menandai waktu pulang, dan jam merah (pukul 21.00) sebagai batas terakhir aktivitas. Tidak boleh keluar mes setelah jam tersebut.

Namun sejak hari pertama, aturan itu dilanggar oleh Endah (diperankan Ersya Aurelia). Ia memergoki sosok mencurigakan yang keluar mes dan membuntutinya hingga ke dalam pabrik, membuka tabir misteri yang mengerikan dari tempat kerja mereka.

Mirip KKN, Tapi Tidak Sama

Kemiripan dengan KKN di Desa Penari memang terasa, sekelompok anak muda, larangan sakral, hingga keterlibatan makhluk gaib. Namun, Pabrik Gula tidak sekadar menjiplak. Sutradara Awi Suryadi berhasil mengeksekusi film ini dengan pendekatan visual dan cerita yang lebih matang.

Detail sinematografi diperlihatkan dalam proses kerja di pabrik, dari sabit yang mengayun hingga sistem pengangkutan tebu. Kamera mengikuti karakter dari sudut subjektif, menambah intensitas dan rasa penasaran penonton terhadap misteri pabrik tersebut.

Struktur cerita pun tertata rapi, menggabungkan unsur drama, komedi, horor, dan sensualitas secara seimbang. Kombinasi ini menjadi pembeda utama dibanding film horor lainnya, termasuk Qodrat 2 yang juga tayang di periode yang sama.

Baca Juga :

BREAKING NEWS! Hasil OSN SMA 2025 Tingkat Kab/Kota Diumumkan Hari Ini: Cek Link Resmi Puspresnas Sekarang!
Elektabilitas Prabowo-Gibran Mencapai 53,5 Persen di Kampanye Terakhir

Deretan Pemain dan Aksi yang Menggigit

Di luar trio pemeran utama, penampilan Dewi Pakis dan Budi Ros layak diberi pujian. Ritual mereka sebagai Jinah dan Samin di tengah pohon tua serta momen manten tebu menjadi titik horor paling ikonik sepanjang film.

Sementara itu, akting Erika Carlina sebagai tokoh seksi membawa warna tersendiri. Bahkan, adegan satu menit antara jam kuning dan jam merah menjadi salah satu momen paling menegangkan dan menggoda secara visual.

Tak ketinggalan, departemen komedi dihidupkan oleh Yono Bakrie, Sadana Agung, dan Arif Alfiansyah yang berhasil menyuguhkan kelucuan tanpa mengganggu atmosfer horor.

Pabrik Gula: Film Horor Lebaran Rasa Roller Coaster

Film Pabrik Gula menawarkan paket lengkap, cerita yang kuat, teror yang membekas, visual sinematik, hingga komedi yang menyegarkan. Meski terdapat beberapa adegan dengan scoring yang sedikit berlebihan, secara keseluruhan film ini mampu memenuhi ekspektasi penonton.

Apakah film ini bisa menyaingi 10 juta penonton KKN di Desa Penari? Masih terlalu dini untuk dipastikan. Namun satu hal yang jelas, Pabrik Gula adalah pilihan horor lokal yang wajib tonton saat libur Lebaran!***

You Might Also Like

Badut Gendong Perluas Semesta Qodrat, Hadirkan Teror Baru yang Lebih Gelap
‘Nobody Loves Kay’ Bukan Sekadar Film E-sports, Ini Cerita Tentang Ambisi dan Mental Anak Muda
Desta Mahendra Tulis Lagu “Ndokasin” untuk Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Desta sampai Sariawan Demi Peran Dono di Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Baim Wong Buka Suara soal Film Semua Akan Baik-Baik Saja Disebut Menipu Penonton
TAGGED:Film HororPabrik Gula
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article PIP 2025 Cair Bro! Waktunya Lo Dapet Cuan Sekolah!
Next Article Tarif Impor Trump Bisa Bikin Harga iPhone Melonjak Hingga Tembus Hampir Rp 50 Juta
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Film

Moving Season 2 Mulai Produksi, Kang Full Janji Lebih Spektakuler

2 weeks ago
Film

Soal Film Pesta Babi, Yusril Minta Publik Tonton dan Berdiskusi Secara Kritis

3 weeks ago
Film

Isu Pelarangan Film Pesta Babi Disorot DPR, Puan Minta Penjelasan Resmi

3 weeks ago
Press Conference Film Dokumenter Timnas Garuda “The Longest Wait”. (Foto: Dok. NOC Indonesia)
FilmOlahraga

Menanti 9 Dekade: Kisah Balik Layar Perjuangan Timnas Garuda Diangkat ke Film Dokumenter “The Longest Wait”

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index