By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Ariel Tatum Sempat Menangis Saat Dipercaya Perankan Fatimah di Film ‘Perang Kota’
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ariel Tatum Sempat Menangis Saat Dipercaya Perankan Fatimah di Film ‘Perang Kota’

Film

Ariel Tatum Sempat Menangis Saat Dipercaya Perankan Fatimah di Film ‘Perang Kota’

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Ariel Tatum tampil memukau dalam debutnya bersama sutradara Mouly Surya di film terbaru Perang Kota. Dalam film berlatar Jakarta 1946 ini, Ariel memerankan karakter Fatimah, seorang istri dan ibu yang ikut berjuang di tengah konflik pascakemerdekaan bersama suaminya, Isa (Chicco Jerikho).

Menurut Ariel, Fatimah bukan hanya simbol perempuan tangguh, tetapi juga sosok istri penuh cinta dengan naluri keibuan dan resiliensi tinggi.

“Semangat dan cinta Fatimah sangat besar. Karakter ini sangat inspiratif, banyak saya temukan kualitasnya pada perempuan-perempuan di sekitar saya,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta belum lama ini.

Untuk mendalami perannya, Ariel membaca berulang kali novel Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis yang menjadi inspirasi film. Ia juga memasukkan semangat pahlawan nasional Rasuna Said ke dalam karakternya.

“Fatimah sangat relevan di masa kini. Ia punya kebebasan berpendapat, membuat keputusan, dan tetap menjaga sisi keibuannya,” tambah Ariel, yang mengaku sempat menangis saat pertama kali dipercaya memerankan tokoh tersebut.

Film Perang Kota juga dibintangi Jerome Kurnia sebagai Hazil, sahabat Isa yang diam-diam menaruh hati pada Fatimah. Kisah ini memadukan perjuangan kemerdekaan dengan dinamika cinta dan pengkhianatan.

Film ini menjadi proyek layar lebar pertama Mouly Surya setelah delapan tahun, usai sukses dengan Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017). Sebelumnya, Mouly menyutradarai film Hollywood Trigger Warning yang tayang di Netflix.

Perang Kota merupakan hasil kerja sama produksi Indonesia, Singapura, Belanda, Prancis, Norwegia, Filipina, dan Kamboja. Setelah melakukan world premiere di ajang International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2025, film ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 April 2025, dan di sejumlah negara Eropa seperti Belanda, Belgia, dan Luksemburg mulai 17 April 2025.***

You Might Also Like

Badut Gendong Perluas Semesta Qodrat, Hadirkan Teror Baru yang Lebih Gelap
‘Nobody Loves Kay’ Bukan Sekadar Film E-sports, Ini Cerita Tentang Ambisi dan Mental Anak Muda
Desta Mahendra Tulis Lagu “Ndokasin” untuk Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Desta sampai Sariawan Demi Peran Dono di Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Baim Wong Buka Suara soal Film Semua Akan Baik-Baik Saja Disebut Menipu Penonton
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Danau Hitam Palangka Raya Jadi Destinasi Favorit
Next Article 200 Anak Muda Ikut Pelatihan Iklim Global, Al Gore Kirim Pesan Khusus
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Film

Moving Season 2 Mulai Produksi, Kang Full Janji Lebih Spektakuler

2 weeks ago
Film

Soal Film Pesta Babi, Yusril Minta Publik Tonton dan Berdiskusi Secara Kritis

3 weeks ago
Film

Isu Pelarangan Film Pesta Babi Disorot DPR, Puan Minta Penjelasan Resmi

3 weeks ago
Press Conference Film Dokumenter Timnas Garuda “The Longest Wait”. (Foto: Dok. NOC Indonesia)
FilmOlahraga

Menanti 9 Dekade: Kisah Balik Layar Perjuangan Timnas Garuda Diangkat ke Film Dokumenter “The Longest Wait”

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index