Bayangin deh, lebih dari 80% terumbu karang di seluruh dunia lagi kena masalah serius, namanya pemutihan massal. Jadi, yang dulunya terumbu karang itu warna-warni cantik kayak pelangi, sekarang mendadak jadi pucet pasi kayak orang kurang piknik!
Nih, kata berita dari Reuters, pemutihan yang keempat kalinya ini udah setahun jalan dan kayaknya belum mau berhenti, bro! Data dari Inisiatif Terumbu Karang Internasional (ICRI) sama Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) juga bilang gitu. Parahnya lagi, ini kejadian pemutihan paling luas yang pernah dicatat sejarah! Hampir semua terumbu karang, mulai dari Samudra Hindia, kena dampaknya. Edan!
Kata Mbak Melanie McField, ilmuwan kelautan yang lagi mantengin di Karibia, “Gede banget dan luas banget tekanan panasnya, bener-bener bikin kaget!” Terumbu karang tuh kayak nggak punya kesempatan buat kabur dari panas yang kayak gini. Bahkan, terumbu yang dulunya dianggap kuat dan tahan banting, eh, malah sebagian mati di tahun 2024 kemarin. Sedih banget nggak sih?
Tau nggak kenapa bisa separah ini? Jadi gini, tahun kemarin itu tahun paling panas sepanjang sejarah! Suhu rata-rata bumi aja udah naik lebih dari 1,5 derajat Celsius dibanding zaman sebelum industri. Alhasil, suhu laut juga ikutan nggak karuan panasnya, sampe-sampe gelombang panas di laut jadi tiga kali lebih banyak dari rekor sebelumnya!
Terus, kenapa sih kok bisa jadi “putih” gitu terumbu karangnya? Jadi, gara-gara air lautnya kelewat panas, alga-alga kecil berwarna yang biasanya tinggal di dalam jaringan karang itu pada “minggat” atau diusir. Padahal, alga ini penting banget buat kasih makan si karang. Nah, tanpa alga, karang jadi nggak punya nutrisi dan akhirnya nggak bisa bertahan hidup. Ibaratnya kayak kita nggak dikasih makan seharian, lemes banget kan?
Mbak Melanie juga bilang, “Pemutihan itu selalu kelihatan nyeremin — kayak salju diem-diem turun di atas terumbu.” Kebayang kan, yang tadinya rame warna, tiba-tiba jadi putih semua, sunyi dan kayak nggak ada kehidupan.
Dulu juga pernah kejadian pemutihan, sih, kayak tahun 1998, 2010, sama 2014-2017. Tapi dampaknya nggak separah sekarang. Dulu tuh yang kena tekanan panas paling banter cuma 68% wilayah terumbu. Sekarang udah 84% lebih!
Nah, para ahli biologi kelautan dari tahun lalu udah ngewanti-wanti nih, kalau terumbu karang di seluruh dunia lagi di ambang pemutihan massal. Gara-garanya ya itu tadi, suhu laut yang pecah rekor terus-terusan karena perubahan iklim yang disebabkan sama ulah manusia dan juga karena fenomena alam El Nino yang bikin air laut di sekitar garis khatulistiwa sama Samudra Pasifik jadi super panas.
Intinya sih, kondisi terumbu karang kita lagi nggak baik-baik aja nih, guys! Ini bukan cuma masalah buat ikan-ikan atau biota laut lainnya, tapi juga bisa berdampak ke kehidupan kita juga. Terumbu karang itu penting banget buat ekosistem laut dan juga buat kita sebagai manusia. Jadi, yuk mulai lebih peduli sama lingkungan biar terumbu karang kita nggak makin parah!