By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
5 Min Read
Pengunjung di destinasi wisata Candi Prambanan antusias menyaksikan dan berfoto di instalasi seni kontemporer "Sunflower Angel". (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Sebuah instalasi seni bertajuk “Sunflower Angel” sukses menjadi daya tarik baru di kawasan wisata Candi Prambanan yang berada di perbatasan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kehadiran karya seni tersebut menarik perhatian ribuan wisatawan yang datang untuk menikmati perpaduan antara keindahan seni kontemporer dan megahnya warisan budaya Indonesia.

Perancang instalasi “Sunflower Angel”, Arrofi Ramadhan, menjelaskan bahwa karya tersebut lahir dari pengalaman personal yang sarat makna. Menurutnya, instalasi itu menjadi interpretasi perjalanan hidup yang terinspirasi dari tiga sosok penting, yakni bunga matahari, burung makau, dan Annisa Sekar P yang merupakan pasangannya.

“Sunflower Angel di Candi Prambanan adalah sebuah karya personal yang menginterpretasikan perubahan hidup melalui tiga makhluk yang berarti bagi pribadi, yaitu, bunga matahari, burung makau dan Sekar (pasangannya),” kata perancang seni instalasi “Sunflower Angel” Arrofi Ramadhan di Candi Prambanan, Selasa.

Arrofi menuturkan bahwa ketiga elemen tersebut memiliki arti mendalam dalam kehidupannya. Melalui karya ini, ia ingin menggambarkan perjalanan menemukan jati diri, kebahagiaan, harapan, kesabaran, hingga perubahan besar yang terjadi ketika seseorang mampu berdamai dengan dirinya sendiri maupun dengan semesta.

“Karya ini menggambarkan kebahagiaan, keceriaan, kesabaran dan takdir, penemuan jati diri serta perubahan hidup yang signifikan ketika berdamai dengan diri sendiri dan semesta,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut “Sunflower Angel” merupakan simbol perjalanan cinta, mimpi, dan harapan yang dibangun bersama pasangan. Berbagai pihak sebelumnya memberikan masukan agar karya tersebut dipamerkan di sejumlah lokasi, dan Candi Prambanan menjadi salah satu tempat yang dianggap paling tepat.

“Candi Prambanan menjadi lokasi yang menarik, mengingat adanya kesamaan motif yang menjadi landasan ceritanya,” katanya.

Pameran instalasi seni “Sunflower Angel” berlangsung mulai 21 Mei hingga 14 Juni 2026. Karya berbentuk bunga matahari raksasa yang berdiri dengan latar belakang Candi Prambanan menghadirkan pengalaman visual yang unik dan meninggalkan kesan mendalam bagi para wisatawan.

Sejak resmi dibuka untuk umum, area pameran dipadati pengunjung dari berbagai kalangan. Banyak wisatawan datang bersama keluarga, pasangan, maupun sahabat untuk mengabadikan momen dengan latar instalasi seni tersebut dan siluet ikonik Candi Prambanan.

Baca Juga :

Upaya Lawan TPPO, Kemlu Ungkap 3.428 WNI Terdampak “Online Scam”
TikTok Luncurkan Fitur AI Baru, Bikin Konten Jadi Makin Gampang dan Cepat

Arrofi melihat adanya kesamaan semangat antara kisah yang melatarbelakangi karya “Sunflower Angel” dengan legenda yang melekat pada Candi Prambanan. Meski memiliki cerita berbeda, keduanya sama-sama berbicara tentang pengorbanan, kesungguhan, dan cinta yang diwujudkan melalui karya besar.

“Pembuatan ‘Sunflower’ ini memiliki kesamaan latar belakang cerita seperti legenda di Candi Prambanan. Mungkin ada kesamaan energi dan spirit karyanya yang berawal dari kerelaan membuat, membangun, sebesar, sebanyak apapun untuk menunjukkan keseriusan kepada cintanya,” lanjut Arrofi.

Ia juga mengapresiasi pihak pengelola Candi Prambanan yang telah memberikan ruang bagi karya tersebut untuk hadir di kawasan cagar budaya bersejarah itu. Menurutnya, kesempatan tersebut membuat pesan yang terkandung dalam karya menjadi lebih luas dan dapat dinikmati banyak orang.

“Saya merasa karya ini akan memiliki makna yang lebih luas ketika bisa dinikmati oleh publik. Prambanan memberikan konteks yang sangat istimewa karena merupakan simbol karya besar yang telah bertahan melintasi waktu,” katanya.

Sementara itu, Direktur Komersial InJourney Destination Management (IDM), Gistang Panutur, mengatakan kolaborasi antara situs warisan budaya dan seni kontemporer merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam di kawasan Candi Prambanan.

“Candi Prambanan merupakan ruang budaya yang terus hidup dan relevan dengan perkembangan zaman. Melalui kolaborasi seperti ‘Sunflower Angel’ dan Candi Prambanan, kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda, yang membuka ruang bagi ekspresi kreatif generasi muda,” katanya.

Menurut Gistang, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa perpaduan antara unsur sejarah, seni, dan kreativitas mampu menciptakan daya tarik baru sekaligus meningkatkan apresiasi publik terhadap kawasan cagar budaya.

Ia juga mengajak para seniman dari berbagai bidang, termasuk pelukis dan perupa, untuk memanfaatkan kawasan Taman Wisata Candi sebagai ruang berkarya dan berpameran.

“Kehadiran karya-karya seni yang selaras dengan nilai-nilai budaya, menambah daya tarik Candi Prambanan menjadi destinasi yang lebih artistik dan menawan,” katanya.

Kolaborasi antara seni modern dan warisan budaya seperti yang ditampilkan melalui “Sunflower Angel” dinilai menjadi langkah positif dalam menghadirkan pengalaman wisata yang lebih segar, sekaligus memperkuat posisi Candi Prambanan sebagai destinasi budaya yang terus berkembang dan relevan bagi generasi muda.

You Might Also Like

Menpar: Wellness Tourism Jadi Fokus Baru Pariwisata Indonesia Berdaya Saing Global
Konektivitas Makin Luas, Bandara Ngurah Rai Tambah Rute Penerbangan ke NTT dan Sultra
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Komuter ?
Liburan ke Banyuwangi? Ini Deretan Event Seru Menjelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026
Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
TAGGED:Candi PrambananSun Flower Angel
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Dedi Mulyadi Semprot Pengembang SPMB 2026, Aplikasi Baru Dinilai Jadi Sumber Kekacauan
Next Article Bertemu Prabowo di Istana, Chatib Basri Buka Suara soal Rumor Menteri Keuangan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Impor Minyak Rusia Dieksekusi, Stok BBM Nasional Dijaga Tetap Aman

BRI Perkuat Benteng Lawan Judi Online, Andalkan Teknologi untuk Putus Aliran Dana

Bahlil Bongkar Masa Depan! Mobil Hidrogen Diprediksi Saingi EV dalam 10 Tahun

Stok Batu Bara PLN Tembus 200 Juta Ton, RKAB Bukan Penyebab Gangguan Sektor Kelistrikan

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan

Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal

4 weeks ago
Travel

Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo

4 weeks ago
Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

4 weeks ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index