INVERSI.ID – Sebuah video yang menampilkan perpisahan siswa SMA di Kalimantan Selatan mendadak viral dan ramai diperbincangkan warganet. Video tersebut memperlihatkan sekelompok pelajar berpakaian bebas tengah berjoget diiringi musik, dan disebut berlangsung di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Banjarmasin.
“Viral Perpisahan SMA di Kalsel Gelar di Hexagon Banjarmasin,” tulis akun Instagram yang mengunggah video tersebut @salokal.com.
Cuplikan tersebut pun langsung menyita perhatian publik dan memicu perdebatan, terutama terkait etika dan lokasi acara.
Sekolah Akui Acara di THM, tapi Digelar Siang Hari
Kepala Sekolah SMAN di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Elly Agustina, membenarkan bahwa kegiatan perpisahan tersebut memang digelar oleh siswanya di salah satu tempat hiburan malam di Banjarmasin. Namun, ia menegaskan bahwa acara dilangsungkan pada siang hari.
“Benar itu acara perpisahan siswa kami, tapi digelar siang, bukan malam,” ujar Elly saat diwawancarai wartawan, Senin (12/5).
Menurut Elly, panitia siswa telah lebih dulu menyampaikan rencana perpisahan kepada pihak sekolah. Meski sebelumnya sekolah sempat membentuk panitia resmi, ternyata para siswa memiliki tim panitia tersendiri yang mengatur seluruh rangkaian acara.
“Mereka yang mengatur segalanya, mulai dari tempat, konsumsi, hingga rundown. Kami pihak sekolah hanya mendampingi dan mengawasi jalannya acara,” jelas Elly.
Dikira Kafe dan Resto
Saat ditanya soal pemilihan lokasi acara, Elly mengaku awalnya tidak mengetahui bahwa tempat tersebut merupakan THM.
“Anak-anak bilang itu kafe dan resto. Kami juga baru tahu setelahnya, dan karena ingin mendampingi agar tidak lepas kontrol, kami tetap hadir sebagai pengawas,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah bahkan sempat berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk berjaga-jaga selama acara berlangsung.
Acara Berjalan Aman, Orang Tua Turut Hadir
Meski sempat menuai kontroversi, Elly menyampaikan bahwa acara berjalan aman dan lancar tanpa insiden berarti. Para orang tua siswa juga turut hadir dalam acara tersebut.
“Kami mengapresiasi tim sukses dari OSIS kelas XI yang membantu kelancaran acara. Semua orang tua datang, tidak ada kejadian negatif,” kata Elly menutup pernyataannya.
Pelajaran Penting di Balik Peristiwa Viral Ini
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa komunikasi antara sekolah, siswa, dan orang tua perlu diperkuat dalam menyusun kegiatan sekolah, terutama acara yang melibatkan banyak pihak. Transparansi dan pengawasan tetap menjadi kunci, agar momen penting seperti perpisahan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.***