INVERSI.ID – Tren terbaru di dunia teknologi menunjukkan perubahan pola konsumsi generasi muda Indonesia, khususnya Gen Z, dalam memilih smartphone. Jika sebelumnya kualitas kamera menjadi pertimbangan utama, kini fitur Artificial Intelligence (AI) justru semakin dicari.
Hal ini diungkapkan oleh Miranda V Warokka, Marketing Head Motorola Indonesia, dalam wawancaranya pada Sabtu (28/6).
“Jika dulu orang Indonesia lebih mempertimbangkan kamera sebagai faktor utama, kini tren bergeser ke fitur kecerdasan buatan atau AI yang mulai mendominasi,” jelas Miranda.
AI: Kebutuhan Baru Generasi Digital
Miranda menambahkan, fitur AI di smartphone kini bukan sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi kebutuhan utama, terutama bagi Gen Z yang menginginkan kecepatan dan efisiensi.
“Gen Z maunya serba cepat. Ketika mencari informasi, mereka lebih memilih pakai AI ketimbang Google Search seperti generasi milenial. Misalnya mencari gym terdekat, AI akan memberikan hasil yang lebih spesifik dan relevan,” tuturnya.
AI Tingkatkan Performa dan Efisiensi Smartphone
Lebih dari sekadar alat pencari, AI juga memiliki peran besar dalam optimalisasi kinerja smartphone. Mulai dari pengaturan konsumsi baterai, pengelolaan RAM, hingga percepatan akses aplikasi, semua kini bisa dilakukan secara otomatis berkat AI.
Dengan bantuan AI, pengalaman penggunaan smartphone pun menjadi lebih mulus, hemat daya, dan personal sesuai kebiasaan pengguna.
“Teknologi AI membantu pengguna mendapatkan efisiensi maksimal dalam menggunakan smartphone. Inilah yang membuatnya semakin diminati oleh generasi muda,” tambah Miranda.***